Whatsapp Share Like
Simpan

Saat melahirkan, tentu Ibu perlu perjuangan apalagi jika belum punya pengalaman sebelumnya. Untuk memudahkan, Ibu dapat mengejan ketika melahirkan. Namun, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari ketika mengejan karena dapat membahayakan Ibu maupun janin, lho. Apa saja sih hal-hal yang sebaiknya dihindari ketika mengejan untuk melahirkan? Yuk, simak penjelasan mengenai 5 hal yang sebaiknya dihindari saat mengejan berikut ini.

  1. Hindari lupa bernapas karena terlalu fokus mengejan

    Hah? Lupa bernapas? Mana mungkin! Tentu Ibu berpikir bahwa tidak mungkin orang mengalami lupa napas. Namun hal tersebut mungkin terjadi apabila Ibu hanya fokus mengejan kuat selama proses melahirkan. Akibatnya Ibu akan kelelahan dan kekurangan tenaga. Bernapas dengan sembarangan juga mempengaruhi proses melahirkan, lho.

    Oleh karena itu, Ibu harus bernapas dengan tepat. Hal tersebut akan membantu mengurangi nyeri ketika mengejan serta menambah energi Ibu. Jadi, Ibu sangat disarankan untuk melatih pernapasan selama hamil agar proses mengejan terbantu. Ibu dapat mempelajari teknik bernapas dengan tepat dengan mengikuti kelas Yoga atau senam khusus kehamilan.

  2. Menutup mata rapat-rapat ketika mengejan

    Ketika mengejan, Ibu biasanya akan refleks menutup mata secara rapat dan kuat guna membantu menyalurkan energi. Padahal, hal tersebut mesti dihindari. Menutup mata dengan terlalu kuat dan rapat saat mengejan bisa menyebabkan otot wajah terlalu tegang sehingga setelahnya membuat wajah terlihat lebih tua.

    Menutup mata terlalu kuat saat mengejan juga dapat menyebabkan pembuluh darah di selaput mata pecah karena tekanan. Cara terbaik yang disarankan adalah tetap membuka mata saat mengejan. Arahkan pandangan pada perut sehingga Ibu terus memiliki tenaga untuk mengejan.

    Artikel Sejenis

  3. Hindari mengangkat bokong dan panggul selama proses melahirkan

    Hal yang paling dihindari saat mengejan adalah mengangkat bokong dan panggul. Meski Ibu sangat ingin melakukannya untuk mengurangi rasa nyeri, hal tersebut tidak sebaiknya dilakukan ketika mengejan. Apabila Ibu mengangkat bokong atau panggul saat mengejan, robekan pada jalan lahir akan menjadi lebih lebar. Dengan begitu, jahitan yang harus diterima Ibu setelah usai melahirkan akan semakin banyak. Ibu akan terhambat aktivitas setelah melahirkan jika terlalu banyak jahitan di bagian jalan lahir.

  4. Berteriak terlalu kencang sangat tidak disarankan

    Sudah menjadi hal umum dan natural bahwa Ibu akan berteriak ketika mengejan untuk melahirkan. Hal itu merupakan cara untuk membuat tubuh lebih rileks sehingga nyeri yang dirasakan berkurang. Namun, berteriak terlalu kencang saat mengejan sangat tidak disarankan. Mengapa begitu?

    Berteriak terlalu kencang akan membuat Ibu lebih mudah kelelahan karena terlalu banyak mengeluarkan energi. Selain itu, berteriak terlalu keras serta tanpa kontrol dapat menyebabkan Ibu kehilangan kendali saat mengejan. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu berteriak pelan dan secukupnya sehingga tetap bisa mengatur napas ketika mengejan.

  5. Mengejan tanpa aba-aba dokter sebaiknya dihindari

    Bagi Ibu yang baru pertama kali melahirkan, tentu sering mengira bahwa semakin sering dan kuat mengejan maka bayi dapat lahir lebih cepat dan mudah. Sayangnya mengejan ketika melahirkan tidak bisa dilakukan sembarangan. Ibu harus mengikuti aba-aba dari dokter untuk mengejan ketika melahirkan. Ibu harus mengejan pada saat yang tepat. Jika tidak, bayi yang akan keluar bisa terjepit lalu kehabisan napas.

    Mengejan terlalu awal sebelum bukaan yang sempurna juga bisa menimbulkan efek buruk. Jika mengejan terlalu awal, Ibu bisa mengalami pembengkakan pada mulut rahim yang biasa disebut edema. Untuk itu, mengejan pun diperlukan waktu yang tepat dan sesuai. Meski Ibu sudah merasa ingin sekali mengejan, sebaiknya tahan dulu dan tunggu aba-aba dari dokter. Percayalah bahwa dokter pasti mengusahakan yang terbaik agar proses melahirkan lancar sehingga keduanya selamat, Ibu juga bayinya.

Itulah 5 hal yang sebaiknya Ibu hindari saat mengejan. Meski dirasa sangat mudah, namun sebaiknya Ibu melakukan simulasi kelahiran atau mengikuti kelas khusus selama masa pra melahirkan. Ibu juga dapat bertanya pada dokter agar proses mengejan saat melahirkan tidak membahayakan Ibu dan janin. Selain itu, agar proses melahirkan berjalan normal dan lancar maka Ibu perlu menjaga tubuh kuat dan sehat. Ibu disarankan untuk selalu makan makanan sehat dan bergizi agar nutrisi tubuh terpenuhi. Ibu juga bisa rutin mengonsumsi susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA untuk kebaikan janin dan mama dengan rasa coklat. Dengan begitu, Ibu dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh dan janin. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Ibu hamil yang sedang mempersiapkan kelahiran.