Share Like
Simpan

Hai, Bu! Bagaimana perkembangan si Kecil saat ini? Pastinya Ibu merasa lega, ya, karena si Kecil telah menjalani enam bulan pertamanya dengan baik. Berkat perhatian dan dukungan dari Ibu, si Kecil bisa tetap sehat dan tumbuh dengan optimal.

Seperti yang Ibu mungkin sudah tahu, di usia 6 bulan ini, saatnya si Kecil berkenalan dengan MPASI. Ya, biasanya MPASI mulai dikenalkan pada anak setelah ia mencapai usia 6-7 bulan. Dulu saat si Kecil mulai mencapai usia tersebut, saya sangat semangat mencari ide MPASI. Wah, daftarnya banyak sekali, Bu. Ada sereal, bubur, puree, dan masih banyak lagi. Senang deh, banyak pilihan yang bisa dicoba.

Sayangnya, saya melupakan satu hal penting: bagaimana cara mengenalkannya? Terbiasa dengan ASI, si Kecil jadi terlihat kurang nyaman setiap kali saya hendak memberikannya MPASI. Kebingungan, saya pun mencari-cari informasi di Internet mengenai cara mengenalkan makanan pada si Kecil.

Dari pencarian tersebut, banyak sekali cara yang saya temukan. Namun, ada satu yang menarik perhatian saya: nyanyian. Bu, ternyata Ibu bisa mengenalkan makanan pada si Kecil melalui nyanyian, lho. Saya senang sekali dengan hasil temuan tersebut. “Kenapa tidak pernah terpikirkan ya, sebelumnya?”

Sejak saat itu, dalam beberapa kesempatan saya sering bernyanyi di saat menemani si Kecil makan. Tentu saja lagu yang saya nyanyikan ialah lagu anak-anak. Akan lebih baik apabila Ibu memilih lagu yang bercerita mengenai makanan sehat. Selain bernyanyi, Ibu juga bisa memutarkan musik pada saat si Kecil makan untuk menggugah semangatnya.

Kalau saya, dulu saya sering bersenandung tatkala menyuapi si Kecil makan. Tidak perlu repot memilih lagu, secara spontan saya bersenandung mengenai makanan yang ia makan hari itu. Ternyata, si Kecil suka lho, Bu, dengan cara saya. Meski belum mengerti apa yang dinyanyikan, Ia terlihat menikmati kehadiran saya yang bernyanyi untuknya.

Manfaat dari nyanyian tersebut sangat efektif, Bu. Si Kecil akan merasakan bahwa jam makan MPASI merupakan saat yang menyenangkan. Ia tidak hanya akan merasa kenyang. Lebih dari itu, si Kecil terhibur mendengar suara Ibu yang bernyanyi untuknya. Dengan begitu, setiap kali waktu makan tiba, si Kecil pun akan jadi lebih bersemangat dan tidak sabar menunggu nyanyian dari Ibu.

Nyanyian atau musik juga bermanfaat untuk perkembangan si Kecil. Don Campbell, penulis buku anak ternama dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa musik membantu si Kecil untuk meningkatkan kinerja otak. Tidak hanya itu, saat mendengarkan musik, sebenarnya si Kecil sedang mengembangkan kesadaran emosionalnya. Perlahan ia akan paham bahwa ketika mendengarkan nyanyian Ibu, dirinya akan menjadi lebih relaks dan bahagia.

Pengalaman saya untuk mengenalkan makanan pada si Kecil tersebut berjalan dengan sangat menyenangkan. Ibu bisa mencobanya di rumah untuk dilakukan bersama si Kecil. Jangan lupa, berikan menu MPASI yang kaya akan nutrisi ya, Bu. Sebagai pilihan, Ibu bisa membuatkan puree kacang merah untuk si Kecil. Kacang merah kaya akan Seng yang dapat membantu si Kecil untuk mengoptimalkan proses pertumbuhannya. Mineral ini juga membantu dalam melancarkan sistem pencernaan pada tubuh si Kecil.

Semoga cerita ini dapat membantu Ibu, ya. Jangan lupa juga untuk menceritakan pengalaman Ibu di bawah ini. Selamat mencoba!