Share Like
Simpan

Salah satu cara untuk membantu mengembangkan kecerdasan spiritual si Kecil adalah dengan mengenalkan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi besar umat Islam. Sebagai umat Islam, tanamkan sejak dini pada diri si Kecil untuk mencintai dan menyayangi Rasulullah sebagai wujud dari keimanan kita kepada Allah swt dan rasulnya. Bagaimana kisahnya dan teladan apa yang bisa dipelajari?

Nabi Muhammad saw adalah seorang sosok yang wajib dijadikan teladan karena penuh kebaikan dan kasih sayang kepada umat manusia dan mahluk lainnya. Mengenalkan Nabi Muhammad saw sebagai salah satu utusan Allah swt, merupakan tugas pertama dan utama orangtua. Ibu dapat melakukannya sedini mungkin melalui cerita-cerita yang Ibu bacakan menjelang si Kecil tidur.

Awali perkenalan si Kecil dengan menceritakan kelahiran Nabi Muhammad saw di Mekah. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, ibunya bernama Aminah binti Wahab. Muhammad adalah bahasa Arab yang artinya “yang terpuji”. Sejak lahir Nabi Muhammad sudah yatim jadi beliau tidak pernah bertemu dan mengenal sosok ayahnya. Ibunya kemudian meninggal ketika beliau menginjak usia 6 tahun sehingga Nabi kecil pun diasuh dan dibesarkan oleh kakeknya Abdul Muthalib.

Ibu juga bisa memperkenalkan Nabi kepada si Kecil dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari teladan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Diantaranya memelihara hewan peliharaan dan menyayanginya, karena Rasulullah adalah juga seorang penyayang binatang; membiasakan makan dan minum sambil duduk, karena itulah yang dicontohkan oleh Rasulullah. Rasulullah juga mencontohkan untuk senantiasa menyayangi dan menghormati orangtua, menyayangi orang miskin, membantu orang yang sedang dalam kesusahan.

Nabi juga senang bersedekah, memberi dan berbagi. Ajaklah si Kecil sesekali berkunjung ke panti asuhan untuk sedikit berbagi dengan anak-anak seusianya yang kurang beruntung karena telah ditinggal ayah atau ibunya dan harus hidup sendiri. Jika di lingkungan tempat tinggal ada perayaan Maulid Nabi, ajaklah si Kecil untuk ikut serta. Peringatan hari kelahiran Nabi ini merupakan wujud suka cita umat Islam menyambut kelahiran beliau dan sebagai tanda hormat kepada beliau. Melalui peringatan Maulid Nabi, si Kecil juga senantiasa diingatkan untuk selalu menjadikan Nabi Muhammad saw sebagai tuntunan dalam bersikap dan berperilaku agar menjadi muslim yang baik.