Share Like
Simpan

 Ibu, sebagai orang tua kita pasti menginginkan sang buah hati tumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas, berperilaku baik dan menjadi pribadi yang menyenangkan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan hasil interaksi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Oleh karena itulah, tugas kita sebagai orang tua adalah untuk menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal, baik fisik maupun psikisnya.

Berikut adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepribadian bayi:

Keturunan
Etnis dan jenis kelamin mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan buah hati. Setelah melewati masa pubertas, anak laki-laki cenderung lebih besar dibandingkan anak perempuan. Genetik bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak, karena potensi ini bisa menjadi ciri khasnya.

Lingkungan dalam Rahim
Nutrisi Ibu hamil, terutama di trisemester akhir kehamilan, akan mempengaruhi pertumbuhan janin. Untuk itulah, Ibu yang sedang hamil sebaiknya memperbanyak konsumsi makanan sehat agar janinnya bisa tumbuh dengan baik. Ibu hamil yang kurang mendapat asupan gizi, berisiko memiliki anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan saat sang anak memasuki usia dewasa.

Lingkungan setelah lahir
Gizi atau nutrisi sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Selama periode ini, bayi sepenuhnya tergantung pada perawatan dan pemberian makanan yang diberikan oleh Ibu. ASI bisa mencukupi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan dan sesudahnya memerlukan makanan pendamping. Untuk memenuhi kebutuhan gizi, maka pada usia 6 sampai 24 bulan di samping ASI juga diberikan makanan pendamping ASI atau MPASI yang diberikan secara bertahap dan bervariasi. Selain itu, perlu juga diperhatikan adanya risiko alergi pada bayi. Bila bayi memiliki alergi makanan tertentu, hendaknya Ibu tidak memberikan makanan yang membuat si Kecil menjadi alergi.

Psikologis
Hubungan anak dengan orangtua dan lingkungan sekitarnya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan buah hati. Senantiasa upayakan agar anak mendapatkan kasih sayang terbaik dari orangtua, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Jangan sampai anak merasa ia tidak dikehendaki oleh orang tuanya, atau membuat anak menjadi tertekan. Hal ini tentu bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.

Sosio-Ekonomi
Keterbatasan ekonomi terkadang dapat membuat pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi terhambat karena kekurangan makan yang sehat dan bergizi, ditambah lagi lingkungan yang kurang mendukung serta ketidaktahuan orang tua dalam memberikan kehidupan yang layak untuk buah hatinya.