Share Like
Simpan

Dunia anak adalah dunia bermain terutama bagi anak yang masih berusia dibawah 5 tahun, menghabiskan waktu bermain di luar rumah adalah aktivitas yang sangat menyenangkan untuknya. Apabila dilihat dari sisi tumbuh kembang Balita, bermain di luar rumah juga menawarkan sejumlah manfaat yang bisa mendukung pertumbuhannya.

Mendukung Perkembangan Balita

Bermain di luar rumah bermanfaat dari sisi kesehatan dan sosial. Untuk kesehatan misalnya, saat si kecil bermain di luar rumah, paparan sinar matahari bisa mengaktifasi vitamin D dalam tubuh. Apabila ia bermain di pagi hari dengan udara yang segar, ini juga sangat baik untuk pernapasan dan mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular. Dengan bermain di luar rumah, frekuensi gerak tubuh si kecil cenderung lebih tinggi, sehingga bisa membakar lemak dalam tubuhnya yang dapat mengurangi risiko obesitas. Selain itu, bermain di luar rumah juga dapat meningkatkan indera penglihatan si kecil, karena obyek yang dilihat lebih bervariasi dari segi warna, bentuk, dan ukuran.

Sedangkan dari segi sosial, bermain di luar rumah membuat si kecil bisa memiliki banyak teman dan mudah bersosialisasi dengan orang lain. Dengan banyak teman baru tentu akan membuat si kecil bisa mengembangkan keterampilan bicara dan berbahasanya.

Oleh karena itu, Ibu tidak perlu khawatir membiarkan si kecil bermain di luar rumah. Namun demi keamanannya, Ibu tetap perlu memperhatikan apa saja yang dilakukannya.

Demi keamanan dan kenyamanannya, berikut adalah tips yang bisa Ibu lakukan saat balita beraktivitas di luar ruangan:

• Periksa tempat bermain
Senangnya bila tempat bermain berada di dekat rumah. Tapi sebelumnya Ibu harus memastikan tempat bermainnya apakah aman untuk anak bermain. Terkadang perawatan tempat bermain lalai diperhatikan oleh pengembang perumahan atau oleh lingkungan warga, jadi Ibu harus aktif memeriksa kelayakan tempat bermain. Sebaiknya tempat bermain anak harus memiliki permukaan rata. Misalnya area bermain bebas dari batu-batuan atau akar pohon yang bisa membuat anak tersandung saat berlari.

• Pilih permainan yang aman
Biasanya ketika anak sudah melihat permainan, mereka tidak peduli dengan risiko cedera. Nah, untuk mengurangi kemungkinan cedera, Ibu harus pilih mainan yang aman untuk mereka. Hindari mainan dari bahan keras, seperti besi, terutama bagian-bagian yang berkarat atau tajam. Untuk itu, misalnya, Ibu bisa memilih bola yang terbuat dari karet ketimbang plastik keras karena tidak akan membuat anak terluka jika bola membentur badannya.

• Memakai body lotion dengan kandungan SPF minimal 14
Paparan sinar matahari di pagi hari memang baik untuk kesehatan bagi anak. Tetapi bila si kecil bermain di luar rumah pada siang hari, maka sebaiknya Ibu memakaikan body lotion yang mengandung SPF minimal untuk melindungi kulit dari sinar UVA (penyebab kerusakan di dalam kulit) dan UVB (penyebab sunburn dan kulit berkelut). Pemakaian tabir surya sebaiknya dilakukan 15-30 menit sebelum beraktivitas dan dipakai ulang setiap 2 jam.

• Pengawasan oleh Orang dewasa
Saat melihat permainan, pasti anak menginginkan kebebasan untuk bermain. Tetapi meskipun begitu, ada baiknya Ibu tidak membiarkan dia dilepas sepenuhnya. Maka sebaiknya Ibu juga mendampinginya saat dia bermain. Untuk memberinya ruang agak bebas, Ibu bisa memilih memperhatikannya dengan jarak tertentu sepanjang masih aman. Kalau Ibu tidak bisa, maka Ibu bisa meminta orang lain yang sudah Ibu kenal untuk menemani si kecil bermain.

Nggak sulit, kan Bu? Mari mulai mengajak si kecil lebih banyak bermain dan bergerak bebas. Itu juga baik buat Ibu lho.