Share Like
Simpan

Bu, masih ingat dengan permainan “Bangku Musik” yang sering kita mainkan dulu? Nah, kali ini saya akan menuliskan manfaat-manfaat penting dari permainan semacam ini. Bedanya, nama permainannya kali ini adalah “Tarian Gajah”. Ibu masih ingat, kan cara bermainnya?

Sebetulnya hampir mirip, sih dengan permainan “Bangku Musik” yang sewaktu kecil sering kita mainkan. Bedanya, si Kecil harus menirukan bentuk belalai gajah dengan kedua tangannya, kemudian mengayunkan lengannya sambil menari-nari. Selama musik dimainkan, ia tidak boleh berhenti bergerak, tapi, ketika musik dimatikan, pemain harus berhenti dengan pose terakhir tarian mereka. Seru, kan?

Nah, manfaat penting dari permainan “Tarian Gajah” ini adalah:

 

1. Merangsang Pertumbuhan Otak

Bermain “Tarian Gajah” ternyata bisa menjadi stimulasi penting untuk melatih tumbuhnya jaringan-jaringan pada otak. Ini terjadi ketika otak memberikan perintah kepada tubuh untuk bergerak atau berhenti saat lagu dimainkan dan kemudian dimatikan.

 

2. Menstimulasi Perkembangan Mental, Fisik, dan Sosial

Melalui pengalaman menyenangkan sebagai proses belajar, ia tidak hanya menstimulasi perkembangan mental saja, Bu. Secara fisik, si Kecil juga dapat lebih aktif bergerak dan belajar mengenai keseimbangan tubuh. Selain itu, ia menjadi lebih percaya diri ketika harus bermain bersama dengan teman-temannya.

 

3. Mencegah Obesitas

Mengajak si Kecil bermain aktif seperti ini, bisa mencegahnya dari risiko obesitas. Aktivitas melompat dan bergerak ke sana kemari, menjadikan permainan ini sebagai salah satu pengganti olahraga baginya. Selain itu, yang perlu Ibu ketahui adalah pola makan berlebihan bukanlah satu-satunya pemicu obesitas. Ternyata faktor genetik juga memiliki peran penting dalam peningkatan risiko kelebihan berat badan pada si Kecil. Akan tetapi, hal ini dapat dicegah kok, Bu. Caranya adalah dengan sering mengajaknya bermain aktif di luar dan juga menerapkan disiplin akan pentingnya mengonsumsi makanan sehat. Misalnya, perbanyak porsi sayur berserat tinggi dan juga buah-buahan dalam menu makanan  sehari-hari.

 

Kalau saya boleh saran, Ibu bisa memulainya dari pemilihan menu sarapan si Kecil. Sebagai contoh, ganti menu sarapannya dari roti tawar menjadi roti gandum atau variasi menu dari oatmeal. Kandungan serat yang tinggi, glukosa dan karbohidratnya lebih aman untuk menjaga kadar gula pada si Kecil. Namun, tidak apa-apa kok, Bu jika membiarkan ia untuk mengonsumsi beragam jenis makanan cepat saji, permen, atau makanan manis sesekali. Asalkan Ibu tetap disiplin untuk menjaga menu makanannya sehari-hari.  

Tidak hanya itu, dari dulu saya memilih susu Frisian Flag Karya sebagai pelengkap asupan nutrisi si Kecil. Kandungan Isomaltulosa, Selenium, Seng, Kalsium, Fosfor, serta Inulin yang ada pada susu Frisian Flag Karya, baik untuk pertumbuhan otak, serta menjaga kesehatan si Kecil yang mulai aktif bermain dan berkarya. Baiknya lagi, kandungan Vitamin dan Mineral ini dapat merangsang kreativitasnya. Sehingga, waktu bermain menjadi saat yang menyenangkan bagi si Kecil.

Bagaimana, Bu? Sudah siap berolahraga sambil bermain bersama si Kecil?