Share Like
Simpan

Bu, waktu mengadakan pesta ulang tahun si Kecil, apa saja momen seru yang sampai saat ini selalu Ibu kenang? Kalau saya sih, masih ingat betul bagaimana keseruan acara ulang tahun ke-5 si Kecil. Saat itu, balon warna-warni, badut lucu, serta iringan musik yang ceria membuat suasana pestanya jadi makin seru.

Selain seru, pesta perayaan ulang tahunnya dulu juga semakin meriah dengan konser musik yang diadakan bersama teman-teman sekelasnya dari taman kanak-kanak. Lho, kok bisa? Tentu saja, Bu! Pasalnya, saya sendiri yang menyiapkan ide tersebut. Tidak hanya berpesta, saya ingin si Kecil dan teman-temannya juga bisa sambil belajar membuat alat musik sederhana dari alat rumah tangga.

Awalnya saya mengundang teman-teman si Kecil untuk hadir dalam pesta ulang tahunnya yang ke-5. Supaya lebih seru, saya kemudian mengajarkan mereka bagaimana membuat instrumen musik dari peralatan rumah tangga, seperti wadah plastik atau kaleng bekas dan sepasang sumpit yang disulap menjadi drum bersuara nyaring. Setelah itu, saya membebaskan ia dan teman-temannya bereksplorasi untuk membuat dan memainkan alat musiknya sendiri. Wah, mereka terlihat antusias sekali, Bu!

Sekarang, mungkin Ibu sedang bertanya-tanya, apa sih gunanya bermain musik dengan alat rumah tangga? Nah, ini dia manfaatnya:

  • Bermain musik dengan teman-temannya dapat melatih kemampuan si Kecil untuk bersosialisasi dan bereksplorasi. Aktivitas tersebut juga akan melatih koordinasi tangan dan mata mereka.
  • Membuat alat musik sederhana dengan alat-alat yang ada di rumah bisa memperluas imajinasi si Kecil. Selain itu, aktivitas ini juga merupakan cara yang baik untuk bersantai dan membuatnya tenang.
  • Membebaskan si Kecil untuk bekreasi dan bereksplorasi saat memainkan alat musiknya dapat membuat ia belajar berpikir kreatif dan melatih koordinasi motoriknya.
  • Bermain musik di depan orang banyak juga bisa melatih rasa percaya dirinya, lho. Oleh sebab itu, saat selesai bermain nanti, berikan apresiasi kepada si Kecil ya, misalnya dengan bertepuk tangan atau memberikan pelukan dan kecupan hangat.

 

Banyak manfaatnya, bukan? Oh iya Bu, tapi waktu itu ada satu hal lagi yang mengganggu saya, nih. Jika sedang asyik bermain, si Kecil biasanya jadi rewel saat waktunya makan. Awalnya sih, saya sempat bingung. Namun, setelah mencari tahu informasinya, ternyata ada beberapa penyebab kenapa ia tidak mau makan, di antaranya karena:

  • Terlalu banyak minum di sela-sela waktu makan sehingga membuat perutnya kenyang dan tidak nafsu makan.
  • Sering ngemil saat bermain juga dapat menyebabkan si Kecil tidak ingin mengonsumsi makanan berat saat jam makannya tiba. Jadi, batasi pemberian camilan pada waktu-waktu tertentu saja.
  • Si Kecil sedang tidak mau makan makanan berat. Jika hal ini terjadi, Ibu bisa mengakalinya dengan memberikan makanan ringan. Namun, tentunya camilan ini harus tetap sehat ya, Bu.
  • Ia sedang fokus bermain, sehingga tidak mau diganggu. Oleh karena itu, Ibu bisa mengajak si Kecil makan di ruang makan dulu bersama teman-temannya agar konsentrasinya tidak terganggu dengan hal yang lain.

 

Kini, apakah Ibu sudah siap bermain musik dari perlengkapan rumah tangga bersama si Kecil? Aktivitas yang satu ini memang tak hanya seru tapi juga ikut mengoptimalkan perkembangan kemampuan imajinasi dan kreativitasnya, lho. Apalagi, pada usia 4-6 tahun, si Kecil sedang senang-senangnya berkreasi dan belajar tentang hal-hal baru, Bu.

Nah, untuk mendukung daya kreativitas si Kecil agar bisa terus berkarya, saya selalu memberikannya susu pertumbuhan Frisian Flag Karya 3 kali sehari. Pasalnya, susu untuk si Kecil usia 4-6 tahun ini mengandung kombinasi tinggi Vitamin D, Selenium, Seng, Kalsium, Fosfor, Vitamin A, C, dan E, serta Inulin yang diformulasikan untuk membantu proses tumbuh kembang fisik dan otak, serta ikut menjaga daya tahan tubuhnya.  Jadi, ia bisa terus belajar untuk menciptakan berbagai kreasi baru bersama Ibu setiap hari!