Whatsapp Share Like
Simpan

Hai, Bu! Tidak terasa bulan puasa kini sudah datang kembali. Di bulan Ramadan ini, rasanya kurang pas apabila tidak mengonsumsi buah kurma ya, Bu. Buah yang lebih sering ditemui ketika puasa ini memiliki manfaat yang sangat banyak, lho. Selain bagi orang dewasa, buah kurma ini juga baik dan aman dikonsumsi oleh si Kecil. Apa sajakah manfaatnya bagi nutrisi pada balita? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Memperkuat Stamina Tubuh

Selain mengonsumsi buahnya, kurma juga dapat direbus dan diminum airnya. Air rebusan kurma dapat diminum langsung atau dicampur dengan susu. Kurma juga dapat menjadi stimulan yang baik bagi otot sehingga baik pula untuk pertumbuhan si Kecil. 

2. Menjaga Mata Tetap Sehat

Selain manis, buah ini juga tinggi akan vitamin A sehingga baik untuk kesehatan serta kecantikan mata. Buah kurma dapat mencegah terjadinya rabun senja jika dikonsumsi sejak dini. 

3. Membantu Pertumbuhan Gigi

Kandungan kalsium yang tinggi pada kurma dapat membantu si Kecil memperkuat gusi serta dapat mempercepat pertumbuhan gigi. 

4. Memperlancar Pencernaan

Seperti buah pada umumnya, kurma juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Hal ini dapat membantu si Kecil memperlancar pencernaan serta mencegah disentri.

5. Memperbaiki Fungsi Hati

Di tumbuh kembangnya saat ini, ia rentan terhadap virus serta bakteri yang menyerang fungsi hatinya. Akan lebih baik apabila menambahkan kurma sebagai menu pelengkap makanannya agar fungsi hati si Kecil tetap terlindungi. 

 Tak hanya itu saja, buah kurma juga dapat mengatasi penyakit anemia, diare, serta baik untuk menambah berat badan si Kecil lho, Bu. Buah lezat ini diperkaya oleh nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan sangat disarankan untuk dikonsumsi sebagai menu pendamping makanan pokok.  Namun tahukah Ibu, bahwa buah kurma juga dapat mengurangi risiko terjadinya alergi? Selain mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, kurma juga mengandung zat sulfur organik yang memiliki dampak positif bagi pengidap alergi termasuk SAR (Seasonal Allergic Rhinitis). 

Memberikan tambahan nutrisi pada balita penting untuk mendukung tumbuh kembangnya saat ini. Salah satunya adalah dengan memberikan kurma sebagai menu tambahan pada makanannya. Namun, ketika memberikan buah kurma, sebaiknya Ibu sudah memastikan bahwa buahnya sudah matang ya, Bu. Hal ini disebabkan oleh zat tannin pada kurma yang belum matang dan dapat memicu reaksi pada si Kecil. Meskipun zat tannin dikenal sebagai antioksidan yang anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik,   tapi ada baiknya apabila Ibu memastikan bahwa zat tersebut tidak akan mengganggunya, ya. Selain itu, agar risiko terjadinya alergi pada si Kecil dapat diminimalisir, sebaiknya Ibu tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan kurma kepadanya.

Jika si Kecil tidak menyukai rasa dari buah ini, jangan terburu-buru putus asa, ya. Ibu bisa memberikan variasi penyajian buah kurma yang menarik demi melengkapi nutrisi pada balita, seperti menghaluskan dan mencampurnya dengan susu, menyajikannya bersama dengan potongan buah segar, atau agar-agar supaya lebih nikmat dikonsumsi olehnya. 

Bagaimana, Bu? Sudah siap menyajikan menu kurma untuk berbuka puasa nanti?