Share Like
Simpan

Bagaimana kabar si Kecil hari ini, Bu? Semoga sehat selalu, ya! Bu, pernah tidak mendengar beberapa orang mengeluarkan komentar negatif mengenai anak yang kidal? Nah, kali ini, saya mau berbagi pengalaman sehubungan dengan kondisi si Kecil yang kidal nih, Bu.

Dulu sewaktu si Kecil berusia 5 tahun, ia pernah ditegur oleh guru di sekolahnya. Katanya, kalau terbiasa menggunakan tangan kiri, itu tandanya tidak sopan. Wah, saat si Kecil cerita kepada saya, rasanya sungguh prihatin. Saat itu saya tidak menyangka bahwa si Kecil yang kidal bisa mendapat reaksi demikian dari lingkungannya.

Kidal memang sering salah diartikan menjadi sebuah sikap tidak sopan. Perlu menunggu sampai seseorang dewasa untuk mengetahui bahwa ia sebenarnya kidal, bukan bermaksud tidak sopan. Namun, jika saya berusaha mengubah si Kecil untuk lebih sering menggunakan tangan kanan juga tidak semudah itu. Bukan hanya masalah budaya, Bu. Proses tumbuh kembang si Kecil pun terganggu sehingga dapat menimbulkan dampak seperti:

  • Kurang percaya diri

Bu, ketika si Kecil belajar menulis dan ia berhasil, tentu akan ada rasa bangga serta timbul kepercayaan diri. Namun, ketika kebiasaan itu harus diubah dan pencapaiannya tidak sebanding dengan anak lain, ia bisa berubah menjadi kurang percaya diri. Akibatnya, si Kecil bisa menjadi anak yang pemalu atau tertutup.

  • Mudah gugup

Saat si Kecil merasa gugup, ada banyak hal yang bisa dialami olehnya, seperti suka menggigit kuku, mudah mengompol saat tidur, bahkan berakibat anak menjadi gagap. Hal ini bisa terjadi karena ketika kebiasaan tersebut diubah, ia merasa ada yang salah pada dirinya. Nantinya, ini bisa berdampak kepada si Kecil yang berpotensi menutup diri, Bu.

  • Konsetrasi lemah

Ibu tahu tidak? Ketika si Kecil belajar, ia mengeluarkan banyak tenaga terutama saat harus berkonsentrasi. Nah, jika proses belajarnya ini terganggu, ia akan mudah merasa lelah yang dapat menyebabkan konsentrasinya ikut melemah.

  • Keterampilan motorik halusnya terganggu

Dampak lain yang bisa terjadi ketika si Kecil harus mengubah kebiasaannya dari kidal menjadi tangan kanan adalah risiko terganggunya motorik halus terutama dalam hal menulis.

  • Berisiko mengidap disleksia

Jika Ibu telaah lebih dalam, gangguan yang dialami si Kecil perihal tulisan tangan juga memiliki pengaruh terhadap kemampuannya membaca, Bu. Apabila kedua hal ini menghambat tumbuh kembangnya, ia bisa berisiko mengidap disleksia atau kondisi ia mengalami kesulitan saat membaca.

Seperti yang sudah sering saya ungkapkan sebelumnya, proses tahap tumbuh kembang si Kecil bisa berbeda-beda pada tiap anak. Nah, di beberapa kasus, ada anak yang sebetulnya kidal namun akhirnya justru bisa menggunakan kedua tangannya dengan baik. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika Ibu dan Ayah tetap membimbing serta mendukung proses belajar si Kecil meskipun ia sedikit berbeda dengan anak-anak lainnya, ya.

Satu lagi, di usia 4-6 tahun si Kecil memiliki kemampuan berimajinasi dan bereksperimen untuk berkarya. Oleh karena itu ia membutuhkan nutrisi untuk mendukung kreativitasnya. Nah, agar tumbuh kembangnya semakin optimal, jangan lupa berikan ia susu Frisian Flag Karya Suprima yang mengandung kombinasi tinggi vitamin D, Selenium, Seng, Kalsium, Fosfor, Vitamin A, C, dan E, serta Inulin. Frisian Flag Karya Suprima diformulasikan untuk setiap tahap penting pertumbuhan si Kecil.

Selamat beraktivitas dengan si Kecil, Bu!