Share Like
Simpan

Bayi yang mungil dan tampak rapuh membuat Ibu seringkali takut untuk melakukan pijat sendiri. Ketakutan ini dikarenakan banyak ibu yang berpikir bayi mereka harus dipijat seperti cara memijat tubuh orang dewasa seperti yang sering dilakukan para 'dukun' bayi. Memijat bayi menimbulkan ikatan yang erat antara Ibu dan bayi, dan sangat menenangkan baik bagi Ibu dan bayi.
Sebelum memijat bayi, Ibu hendaknya mencuci tangan. Hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain, hindari kuku dan perhiasan yang bisa menggores kulit bayi, taruh bayi di ruangan yang hangat dan tidak pengap, bayi dalam kondisi sudah makan, serta pastikan bayi dalam kondisi sehat atau tidak sakit.

Sebelum memulainya, pastikan ruangan hangat dan nyaman. Baringkan bayi telentang di atas permukaan lembut. Ibu mencari posisi yang nyaman. Sebelum memijat, belailah wajah bayi sambil ajak bicara seolah meminta izin. Jika bayi sudah mulai relaks, maka pemijatan dapat dimulai. Saat memijat, usahakan jangan ada yang mengganggu. Gunakan baby oil sebagai pelumas. Mulailah dengan memegang tangan bayi dan memulasnya dengan jempol Ibu beberapa kali. Setelah bayi semakin nyaman, mulailah pijatan dari kakinya.

Perlahan-lahan pijat paha bayi dari paha ke pergelangannya, lakukan beberapa kali, kemudian ulangi untuk kaki lainnya. Setelah itu, lanjutkan ke perut bayi. Letakkan tangan Ibu di pusar bayi dan lakukan gerakan memutar searah jarum jam. Ulangi beberapa kali. Tekuk lututnya ke arah perut dan tahan sekitar 30 detik sebelum dilepaskan. Ulangi beberapa kali. Selanjutnya urut perut ke arah bawah dengan lembut, berikan sedikit tekanan, ini dimaksudkan untuk mendorong gas dalam pencernaan agar dapat keluar.

Salah satu tujuan pemijatan pada area perut adalah melancarkan sistem pencernaan bayi. Tapi apakah perut si Kecil yang terlihat kembung boleh selalu dipijat? Jika penyebabnya akibat penyumbatan usus (ileus obstruktif), area perut tersebut sama sekali tak boleh dipijat. Jadi, tidak semua kembung bayi boleh dipijat. Kalau mau dipijat, periksakan dulu ke dokter untuk menentukan apa penyebab kembungnya.

Selanjutnya, pijat lengan bayi dari bahu hingga pergelangan. Lakukan beberapa kali, kemudian lakukan hal yang sama pada lengan lainnya. Untuk bagian leher, topang kepala bayi dan bagian atas tubuhnya dengan satu tangan. Lakukan gerakan memutar dengan ujung-ujung jari dan lakukan berulang.
Pemijatan yang lembut dan disesuaikan dengan kondisi bayi akan merangsang pengeluaran hormon endorfin. Sentuhan Ibu akan merangsang hormon ini untuk membuat perasaan bayi jadi lebih rileks dan nyaman. Inilah yang menyebabkan bayi biasanya akan tertidur setelah dipijat.

Memijat bayi sangat penting bagi Ibu dan si Kecil, oleh karena itu Ibu tidak perlu takut untuk melakukan pijatan pada si Kecil. Lakukan dengan benar dan hati-hati maka memijat bayi akan menjadi hal yang menyenangkan untuk Ibu dan si Kecil. Jika perlu, Ibu bisa belajar terlebih dahulu dari tenaga ahli terlatih. Selain itu, konsultasikan dengan dokter bila Ibu menghadapi kendala.