Whatsapp Share Like Simpan

Setiap anggota keluarga pasti memiliki kewajiban di rumah. Kewajiban ini berkaitan juga dengan hak yang diterima oleh Ibu, Ayah, dan anak-anak. Antara hak dan kewajiban di rumah harus berjalan beriringan ya, Bu, sama seperti hubungan sebab dan akibat.

Itulah sebabnya, kewajiban di rumah antara Ibu dan anak harus diketahui supaya bisa menghadirkan hubungan dan komunikasi yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui ya, Bu, menjadi seorang Ibu itu nggak mudah. Ada banyak tanggung jawab dan kewajiban di rumah yang harus dilakukan untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

Lantas, apa saja ya perbedaan antara kewajiban Ibu dan anak di rumah? Kita simak penjelasannya dalam artikel ini, yuk! 

Apa Saja Kewajiban Ibu di Rumah?

Setiap keluarga mungkin punya pembagian kewajiban di rumah yang berbeda-beda, apalagi antara Ibu dan Ayah. Secara umum, berikut ini beberapa kewajiban seorang Ibu yang perlu diketahui, antara lain: 

  1. Mendidik si Kecil

    Ibu memiliki kewajiban di rumah untuk mendidik si Kecil sesuai dengan pola asuh yang diterapkan. Kewajiban mendidik anak bukan hanya tugas guru di sekolah ya, Bu, tetapi Ibu dan Ayah juga berperan dalam hal ini. 

    Artikel Sejenis

    Untuk dapat mendidik si Kecil dengan tepat, Ibu perlu memastikan pola asuh yang sesuai. Sebab, pola asuh orang tua akan berdampak terhadap kesuksesan si Kecil di masa depan. Ibu bisa memanfaatkan fitur Parenting Style Test dari Akademi Keluarga Prima dan Rumah Dandelion. Fitur ini memudahkan Ibu untuk mengetahui jenis pola asuh yang tepat dan stimulasi yang bisa dilakukan. 

  2. Memastikan kesehatan si Kecil

    Selain mendidik, Ibu juga memiliki kewajiban di rumah untuk memastikan kesehatan si Kecil. Ibu perlu memastikan kesehatan fisik dan mental si Kecil karena kedua aspek ini akan mempengaruhi kebahagiaan, kesehatan, dan kesuksesan si Kecil di masa depan.

    Untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, Ibu bisa memanfaatkan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Fitur ini memudahkan Ibu untuk memantau tumbuh kembang si Kecil sesuai dengan grafik pertumbuhan dari WHO dan CDC.

  3. Memberikan ruang untuk si Kecil berkembang

    Kewajiban di rumah yang selanjutnya yaitu memberikan ruang untuk bereksplorasi. Supaya si Kecil bisa lebih berani, sebaiknya Ibu perlu memberikan ruang untuk berkembang. Namanya anak-anak, si Kecil pasti memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi dan jiwa bereksplorasi yang luas. Dengan memberikan ruang yang tepat, Ibu bisa lho membuat si Kecil jadi lebih percaya diri.

  4. Menanamkan rasa nyaman dan aman

    Sebenarnya ini bukan kewajiban Ibu saja, tetapi juga ada kewajiban ayah dan anak-anak yang harus saling bekerja sama. Kewajiban di rumah dalam hal kenyamanan dan keamanan sangat penting agar menciptakan hubungan yang harmonis di dalam keluarga. Sebab, saat ada sesuatu hal terjadi, pasti kita akan kembali kepada keluarga, kan? Oleh karena itu, diharapkan setiap keluarga menanamkan rasa nyaman dan aman untuk masing-masing anggota keluarga. 

  5. Mempererat hubungan keluarga

    Yang nggak kalah penting, Ibu juga punya kewajiban di rumah untuk mempererat hubungan keluarga. Ibu merupakan sosok yang dekat dengan ayah dan anak-anak. Itulah sebabnya, terkadang peran Ibu bisa menjadi perantara untuk meningkatkan keharmonisan antara ayah, anak-anak, maupun anggota keluarga lainnya. 

  6. Mengelola keuangan

    Ibu juga punya kewajiban di rumah yang penting dan krusial lho, yaitu mengelola keuangan dengan baik. Kewajiban di rumah ini penting dilakukan agar bisa mencukupi seluruh kebutuhan sesuai dengan pemasukan. Meskipun demikian, kewajiban ini sebenarnya cukup fleksibel ya, Bu, mungkin ada juga keluarga yang keuangannya dikelola oleh ayah. Yang terpenting, antara Ibu dan Ayah harus ada kerjasama yang baik.

  7. Menyajikan makanan bergizi

    Nah, kewajiban di rumah yang lainnya yaitu menyajikan makanan bergizi bagi anggota keluarga, terutama anak-anak. Yup! Si Kecil membutuhkan asupan nutrisi prima agar tumbuh kembangnya lebih optimal. 

    Apalagi kalau si Kecil masih dalam tahap golden age, ia pasti membutuhkan makanan bergizi seimbang, termasuk makanan tinggi protein yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap.

    9AAE merupakan protein esensial yang harus dikonsumsi secara rutin setiap hari karena tubuh nggak bisa memproduksinya sendiri. 9AAE ibarat mobil yang dapat mengangkut nutrisi-nutrisi lain untuk memenuhi kebutuhan sel-sel tubuh. Kebayang dong Bu kalau si Kecil nggak mendapatkan 9AAE yang lengkap? Tumbuh kembangnya bisa terhambat lho. 

    Penelitian dari J.Nutr dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan semua jenis 9AAE bisa menghambat hormon pertumbuhan si Kecil sebanyak -50%. Ibu pasti nggak mau si Kecil mengalami hal ini, kan? 

    Eits, Ibu nggak perlu khawatir karena 9AAE yang lengkap bisa didapatkan dari sumber protein hewani, salah satunya susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+. Selain 9AAE, di dalamnya juga mengandung DHA 4x lebih tinggi, omega 3 (ALA), asam lemak omega 6 (LA), minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi untuk meningkatkan akal kreatif si Kecil.

    Susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung nutrisi prima untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Apa Saja Kewajiban Anak di Rumah?

Selain orang tua, anak juga memiliki kewajiban di rumah yang sebaiknya sudah Ibu tanamkan sejak dini. Dengan begitu, si Kecil dapat terbiasa dengan kewajiban ini hingga dewasa, bahkan saat harus hidup mandiri. Berikut ini kewajiban anak di rumah, antara lain: 

  1. Menghormati dan mematuhi orang tua

    Si Kecil punya kewajiban di rumah untuk menghormati dan mematuhi orang tua. Kewajiban ini tentu harus ada kerjasama juga dengan orang tua. Ibu sebagai orang tua harus berperilaku dengan baik agar dapat dihormati dan dipatuhi oleh anak-anak. 

    Menghormati dan mematuhi orang tua bukan berarti si Kecil harus selalu tunduk dan patuh tanpa adanya kebebasan menyuarakan pendapat. Si Kecil memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat dan bereksplorasi sesuai dengan minatnya. 

  2. Belajar 

    Belajar menjadi salah satu kewajiban anak di rumah yang harus Ibu tanamkan sejak dini. Sekolah bukan satu-satunya tempat belajar bagi anak, sebaiknya Ibu dan Ayah menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan menyenangkan untuk dijadikan tempat belajar si Kecil. 

  3. Membantu orang tua

    Si Kecil juga punya kewajiban di rumah untuk membantu orang tua. Namanya sebuah rumah, setiap anggota keluarga harus saling bekerja sama untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan dengan baik kan, Bu? Nah, kewajiban anak yang tak kalah penting yaitu membantu orang tua saat sedang kewalahan. Poin ini pun berlaku saat di luar rumah, sehingga si Kecil punya sikap peduli terhadap orang tua. 

  4. Bersikap jujur, tanggung jawab, dan sopan

    Setiap anak juga punya kewajiban di rumah untuk bersikap jujur, tanggung jawab, dan sopan. Sikap ini perlu Ibu tanamkan sedari dini dan nggak cuma berlaku di rumah, tetapi juga di luar rumah dan terhadap siapa pun. Biasakan si Kecil untuk mengatakan terima kasih, tolong, dan maaf. 

    Selain itu, Ibu juga perlu membiasakan si Kecil untuk berbicara dengan sopan, tidak berteriak, dan tidak kasar terhadap anggota keluarga dan orang lain. Untuk menanamkan sikap tanggung jawab, Ibu bisa menerapkannya saat si Kecil selesai bermain. Cobalah untuk meminta ia membersihkan kembali mainan setelah digunakan. 

  5. Menjaga kebersihan 

    Yang tak kalah penting, si Kecil juga harus melakukan kewajiban di rumah untuk menjaga kebersihan diri maupun lingkungan. Kewajiban ini bisa dilakukan dengan banyak cara, misalnya membiasakan si Kecil membuang sampah ke tempatnya, membersihkan sisa makanan, membereskan mainan, dan lain sebagainya. 

Itulah beberapa kewajiban di rumah antara Ibu dan si Kecil yang perlu diterapkan sejak dini agar menciptakan keluarga prima yang lebih harmonis. Menerapkan kewajiban kepada si Kecil memang nggak mudah ya, Bu, yang terpenting Ibu harus sabar dan telaten. Cobalah menerapkan kewajiban tersebut dengan cara-cara sederhana.

Ibu nggak perlu khawatir dalam memantau tumbuh kembang si Kecil agar lebih optimal, karena sekarang Ibu bisa memanfaatkan Akademi Keluarga Prima yang dapat menemani Ibu sejak masa kehamilan hingga 6 tahun pertama kehidupan si Kecil. 

Di dalam Akademi Keluarga Prima, Ibu bisa memanfaatkan berbagai fitur menarik dan bermanfaat, di antaranya fitur Parenting Style Test untuk menyesuaikan tipe pola asuh Ibu dan Ayah yang berpengaruh terhadap karakter si Kecil di masa depan, fitur Emo Meter untuk mengetahui kondisi sosial dan emosional si Kecil, dan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima untuk memantau tumbuh kembang si Kecil berdasarkan grafik pertumbuhan WHO dan CDC. Yuk, langsung manfaatkan semua fiturnya di sini.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz