Whatsapp Share Like
Simpan

Bu, inget nggak dulu waktu kecil kita pernah main arsir koin di atas kertas? Nah, waktu si Kecil umur empat tahun, saya coba mengajak dia bermain arsir seperti kita dulu. Tapi, kali ini permainannya adalah mengarsir benda-benda bertekstur yang ada di sekitar rumah. Ada kalanya si Kecil merasa bosan dengan mainan yang itu-itu saja, Bu. Jadi, saya ajak dia main ke luar rumah supaya ia bisa belajar mengenai hal-hal di sekitarnya juga.

Supaya hasil karyanya nanti bisa tersimpan dengan rapi, kertas yang sudah berhiaskan corat coret si Kecil saya kumpulkan dan kujadikan buku. Jadi, buku ini nantinya bisa dijadikan sebagai alat bercerita kepadanya. Selain kertas, saya juga menyiapkan beberapa alat mewarnai seperti pensil warna dan juga krayon. Cara bermainnya juga nggak susah, kok. Begini caranya:

Cara membuat:

  1. Pertama-tama, siapkan benda-benda yang akan dijiplak terlebih dahulu. Misalnya, batu, daun, kayu, atau benda-benda lain. 
  2. Ambil selembar kertas, lalu tempelkan di atas permukaan benda tersebut. Sebelum menempelkan kertas, Ibu bisa meminta si Kecil untuk memegang serta merasakan tekstur pada benda tersebut terlebih dahulu. Biarkan ia mengenali permukaan tersebut menggunakan tangannya ya, Bu.
  3. Setelah itu, ajak si Kecil untuk mengarsir kertas di atas permukaan yang halus. Lalu lanjutkan lagi dengan permukaan yang lebih kasar. Supaya si Kecil lebih semangat bermain, biarkan ia bereskplorasi dengan menggunakan warna-warna yang berbeda.
  4. Setelah selesai mengarsir, Ibu bisa mengumpulkan kertas-kertas tadi dan gabungkan menjadi sebuah buku. 

Ternyata, lewat permainan seperti ini si Kecil bisa melatih kemampuan motorik halusnya dan juga melatih kepekaan indra perabanya, lho. Ketika ia merasakan permukaan pada masing-masing benda, ia juga sekaligus belajar dan bisa mengenal tentang tekstur halus dan juga kasar. 

Nggak cuma itu, bermain di luar rumah juga merupakan aktivitas yang baik bagi tumbuh kembang si Kecil. Interaksinya dengan bermacam-macam hal baru di sekitarnya dapat merangsang kemampuan berpikirnya untuk ikut berkembang. Aktivitas menyenangkan seperti menunjuk benda-benda yang memiliki tekstur berbeda tidak hanya mempertajam kemampuan mengamati padanya, tetapi juga membantu perkembangan motorik si Kecil. Baiknya lagi, aktivitas ini juga ikut membantu perkembangan sosial dan juga kemampuan bergeraknya karena anggota tubuhnya menjadi lebih tangkas. Seru kan? Aktivitas ini dapat menstimulasi banyak hal untuk si Kecil. Oleh karenanya, di akhir aktivitas berikan si Kecil apresiasi misalnya dengan peluk dan cium, karena dia telah banyak belajar hal baru. 

Nah, untuk menyeimbangkan aktivitasnya yang bermacam-macam, pastikan ia mendapatkan asupan gizi yang seimbang ya, Bu. Di usianya saat ini, si Kecil membutuhkan banyak nutrisi. Salah satunya adalah Isomaltulosa. Agar kebutuhan Isomaltulosa nya terlengkapi dengan baik, jangan lupa berikan ia Susu Frisian Flag Karya sebanyak tiga kali sehari. Kandungan Isomaltulosa yang terdapat pada susu Frisian Flag Karya dapat membantu perkembangan serta kerja otak pada si Kecil. Baiknya lagi, susu pertumbuhan ini diperkaya dengan lebih banyak kandungan Kolin untuk pembentukan membran pada otak.

Sudah siap beraktivitas bersama si Kecil, Bu?