Share Like
Simpan

Halo Bu, apa kabar si Kecil saat ini? Seiring dengan perkembangan kemampuannya, ia tentu semakin lincah dan aktif, ya. Ibu, di usia 1-3 tahun ini, daya imajinasi si Kecil sudah luar biasa, lho. Karena itu, jangan heran jika saat bermain, ia bisa menyulap kotak kardus yang Ibu berikan menjadi robot-robotan lengkap dengan detail tangan dan kaki.

Permainannya itu mungkin terlihat sederhana. Namun, bermain peran atau bermain pura-pura merupakan proses belajar yang menyenangkan dalam mengembangkan pertumbuhan fisik dan psikologi anak. Berikut adalah beberapa manfaat yang didapatkan si Kecil lewat permainan yang imajinatif ini:

Melatih Kemampuan Bahasanya

Tak hanya menggemaskan, tingkah lucunya saat berpura-pura menjadi putri di negeri khayalan atau dokter juga ikut berperan penting dalam melatih kemampuan bahasa si Kecil.  Lewat bermain peran, ia pun dapat mencoba berbagai dialog yang sering didengarnya sehari-hari. Inilah mengapa permainan ini memiliki peran tersendiri dalam menambah perbendaharaan kata si Kecil saat ini. Karena itu, siap-siap ya untuk mendengar kata-kata baru yang jarang diucapkannya..

Mengembangkan Kemampuan Sosial dan Emosional

Lewat tokoh dan karakter yang diperankannya saat bermain, si Kecil berkesempatan menjadi orang lain dan merasakan bagaimana rasanya berada di posisi yang berbeda. Hal tersebut baik bagi perkembangan psikologi anak karena ikut mengasah rasa empati di dalam dirinya.  Seperti yang diungkapkan oleh Whatoexpect.com, inilah salah satu alasan mengapa bermain dokter-dokteran dapat ikut mengurangi rasa takutnya saat berkunjung ke rumah sakit. 

Baik untuk Perkembangan Fisiknya

Aktivitasnya saat si sibuk bereksperimen dengan alat dokternya, atau asyik melompat-lompat ketika menjadi superhero yang sedang melawan monster raksasa,  membuat si Kecil bisa bergerak aktif dan mengeksplorasi berbagai kemampuan motorik, koordinasi fisik, serta keseimbangan tubuhnya. 

Wah, manfaatnya bagi proses tumbuh kembang fisik dan psikologi anak banyak sekali, ya? Ayo Bu, mari dukung aktivitas bermainnya itu agar si Kecil semakin leluasa dalam menjelajahi daya imajinasinya yang luas tersebut. Salah satunya dengan menyediakan alat bermain seperti:

  • Kotak plastik atau kardus kosong yang bisa disulapnya menjadi robot-robotan, rumah, mobil-mobilan, pesawat terbang, dan masih banyak lagi.
  • Kostum atau seragam mainan untuk anak-anak.
  • Boneka dengan berbagai ukuran.
  • Perlengkapan mainan dengan tema khusus, misalnya alat-alat dapur, peralatan dokter, perlengkapan di bengkel, dan sebagainya.

Aktivitasnya sehari-hari bersama Ibu juga dapat membantu si Kecil dalam mengembangkan daya imajinasinya.  Sebagai contoh, lewat kunjungannya ke aquarium raksasa, si Kecil mungkin akan tertarik untuk menjelajahi lautan saat berada di atas bak mandi atau menduduki kotak kardusnya. Begitu pula dengan membaca buku bergambar tentang ikan dan variasi hewan di dalam lautan yang membuatnya memiliki materi baru dalam permainan imajinatifnya. 

"Ibu, ayo masuk ke dalam pesawat terbang aku!" Bu, jangan ragu juga untuk ikut masuk ke dunia imajiner si Kecil dan bermain bersamanya. Biarkan ia memegang kendali permainan dan hindari mengatur alur bermainnya. Selalu berikan juga dukungan dan pujian untuknya agar si Kecil semakin bersemangat untuk bermain, misalnya dengan memberikan pujian pada kue bolu buatannya yang terbuat dari kertas, atau bertepuk tangan saat melihat si Kecil mengendarai pesawat terbang dari kotak kardusnya. 

Bu,  apa peran atau tema favoritnya saat bermain peran? Apapun cerita yang ia pilih, mari terus memberikan bimbingan bagi si Kecil dalam aktivitas bermainnya sehari-hari agar ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga besar nanti. Selamat bermain bersama si Kecil, Bu!