Share Like
Simpan

Halo Bu! Apa kabar si Kecil? Pasti makin menggemaskan, ya. Bagaimana aktivitas bermain si Kecil dengan teman-temannya saat ini? Apakah ia senang berbagi? Atau justru cenderung egois? Tenang Bu, pada masa prasekolah (usia 2-5 tahun) dimana si Kecil sudah mulai memiliki teman atau kelompok bermain, sifat egoisnya merupakan hal normal dan bagian dari proses tumbuh kembang balita untuk membentuk karakter.  

Untuk mengajarkannya sifat berbagi, berikut ini ada beberapa tips yang dapat Ibu coba terapkan:

  • Ajarkan si Kecil bermain peran dengan temannya. Misalnya, bermain dokter-dokteran. Jadikan temannya seorang dokter dan si Kecil sebagai Ibu dengan boneka sebagai anaknya yang harus dibawa ke rumah sakit. Kemudian, minta ia untuk menyerahkan boneka kepada temannya untuk diperiksa.
  • Ajaklah si Kecil untuk menginap di tempat saudaranya yang sebaya. Dengan begitu, ia bisa belajar berbagi, misalnya berbagi makanan, mainan, atau buku. Apabila memungkinkan, Ibu juga bisa mengajak si Kecil untuk berbagi tempat tidur dengan saudaranya.
  • Tunjukkan bahwa Ibu pun memiliki rasa berbagi, misalnya dengan menanyakan apakah si Kecil menginginkan coklat yang sedang Ibu makan, lalu membagikan separuh untuknya. Memberikan contoh nyata kepadanya merupakan cara yang efektif untuk mengajarkan pentingnya berbagi.
  • Ajarkan juga pada si Kecil untuk mengenal kebutuhan orang lain. Ketika si Kecil menginginkan permen sebelum sarapannya habis, Ibu bisa balik bertanya kepadanya tentang apa yang Ibu inginkan. Dengan begitu, si Kecil dapat belajar untuk memahami bahwa orang lain juga memiliki keinginan dan keperluan.  

Bu, apakah si Kecil sulit untuk diminta berbagi dengan temannya? Sifat keras kepalanya itu mungkin ada sebabnya, Bu. Coba selidiki, apakah hubungan dengan temannya kurang baik? Atau, apakah ia sering mendapat perlakuan yang serupa dari temannya? Sebelum memberi hukuman kepadanya karena bersikap egois, penting untuk Ibu mengetahui alasannya agar ia merasa dihargai juga. Perasaan saling menghargai ini sangatlah berguna untuk mendukung proses tumbuh kembang balita saat ini.

Apabila Ibu terpaksa harus memberikan hukuman untuk mendisiplinkan si Kecil, ada beberapa cara yang bisa Ibu coba, yaitu:

  • Perlihatkan kepada si Kecil bahwa Ibu tidak menyukai sikap egois dengan memberikan teguran yang tegas, konsisten, tapi tidak kasar. Cara seperti in lebih efektif ketimbang memarahi atau membentaknya.
  • Ajarkan pada si Kecil bahwa sikap tidak mau berbagi akan membuatnya dijauhi teman-temannya.  Beritahukan juga jika si Kecil tetap egois, maka sikapnya itu justru akan merugikan dirinya karena kehilangan teman bermain.

Bu, jika si Kecil saat ini sudah bisa berbagi, mari berikan pujian kepadanya. Dengan begitu, ia pun akan semakin bersemangat untuk menerapkan sikapnya tersebut dalam aktivitas bermainnya sehari-hari. Untuk mendukung sikap berbaginya ini, bangunlah kepercayaan antara Ibu dan si Kecil. Minta izin kepadanya setiap kali Ibu ingin meminjam barangnya dan hargai kepercayaannya dengan menjaga barang miliknya dengan baik.  Dengan begitu ia akan terlatih untuk percaya bahwa orang lain yang menggunakan barang miliknya akan menjaganya dengan baik.

Selain mengajarkan pentingnya berbagi kepada si Kecil, Ibu juga sebaiknya mengimbangi dengan mengajarkan ia untuk tahu kapan saatnya berkata tidak, misalnya saat ada temannya yang hendak membawa pulang mainan si Kecil.   Biarkan si Kecil memahami sedikit demi sedikit ya, Bu. Karena apabila dipaksakan, justru dapat mengganggu proses tumbuh kembang balita. Semoga tips ini bisa membantu Ibu, ya!