Whatsapp Share Like
Simpan

Tahukah, Ibu? Memasuki usia tiga tahun, si Kecil akan kian aktif bergerak dan bermain. Anak saya pun sedang berada di fase yang sama, Bu. Sayangnya, kalori yang masuk ke tubuh si Kecil tak sebanding dengan energi yang ia keluarkan. Alhasil, kurva pertumbuhannya mulai menurun. Khawatir ia mengalami malnutrisi, saya pun mengonsultasikan hal ini ke dokter gizi anak. Dari situ barulah saya mengerti kalau ciri anak kurang gizi tidak selalu berpatok pada berat badan saja, tapi juga beberapa tanda fisik berikut ini: 

1. Rambut Kering

Bu, rambut kering bisa menjadi tanda si Kecil kekurangan nutrisi. Menurut penjelasan dokter, ketika mengalami malnutrisi, tubuh si Kecil akan mengutamakan kebutuhan nutrisi organ penting seperti jantung. Nah, jika seluruh asupan nutrisi sudah terserap oleh organ penting dalam tubuh, rambut pun tidak mendapat nutrisi yang cukup sehingga terlihat kering dan rusak. Namun, Ibu tidak perlu khawatir. Masalah ini bisa Ibu atasi dengan memperbanyak asupan Protein dan Vitamin B pada menu makanan si Kecil.

2. Terlihat Lesu

Apakah si Kecil sering terlihat lesu dan mudah lelah? Ini bisa menjadi tanda ia kekurangan nutrisi. Perlu Ibu mengerti bahwa kekurangan Zat Besi dan Mineral dalam tubuh dapat meningkatkan risiko anemia. Nah, kondisi anemia inilah yang pada akhirnya menyebabkan si Kecil sering merasa lemas dan tidak aktif bergerak. Jika si Kecil mengalami gejala serupa, coba perbanyak asupan Proteinnya ya, Bu.

3. Sering Sakit

Dari hasil konsultasi, dokter menjelaskan bahwa malnutrisi juga dapat menyebabkan si Kecil mudah terserang penyakit, Bu. Ini dikarenakan si Kecil butuh asupan nutrisi seimbang untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuhnya. Oleh sebab itu, dokter menyarankan agar si Kecil mulai memperbanyak konsumsi makanan kaya Zink, Protein, serta Vitamin A, C, dan E.

4. Mudah Memar

Apakah Ibu sering menemukan memar pada tubuh si Kecil? Bisa jadi ini merupakan tanda bahwa tubuhnya kekurangan nutrisi, Bu. Menurut program penelitian asal Amerika Serikat, National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), kadar Vitamin C dan Protein dapat memengaruhi kekuatan pembuluh darah dalam tubuh. Hal inilah yang menjadi penyebab si Kecil sering muncul memar meski hanya sedikit terbentur.  

5. Sembelit

Salah satu jenis nutrisi yang perlu si Kecil penuhi adalah kebutuhan Serat. Oleh sebab itu, masalah pencernaan seperti sembelit dapat terjadi jika tubuh si Kecil tidak mendapatkan serat yang cukup. Jadi, pastikan Ibu memenuhi kebutuhan Serat si Kecil dengan memberinya sayur dan buah-buahan setiap hari sesuai porsinya

6. Tidak Tumbuh Sesuai Usia

Selain berhubungan dengan berat badan, kekurangan asupan nutrisi juga bisa memperbesar risiko stunting. Bila ini terjadi, si Kecil akan sulit untuk tumbuh sesuai usianya. Kemungkinan si Kecil mengalami gangguan kesehatan lain juga akan semakin besar. Untuk mengecek apakah si Kecil tumbuh sesuai usianya atau tidak, Ibu bisa berpedoman pada kurva pertumbuhan WHO (World Health Organization).

Ternyata ada banyak ya Bu, tanda-tanda malnutrisi yang bisa Ibu perhatikan secara kasat mata. Jika si Kecil mengalami ciri anak kurang gizi di atas, coba untuk mulai lebih perhatikan asupan nutrisi hariannya atau konsultasikan dengan dokter gizi ya, Bu. Semoga si Kecil menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya dengan asupan nutrisi yang cukup!