Share Like
Simpan

Menjadi orang tua, tak melulu hanya memerhatikan tumbuh kembang si Kecil. Namun, Ibu juga harus mengatur keuangan keluarga, mulai dari uang belanja, tabungan pendidikan, sampai dana liburan. Semuanya harus diatur sebaik mungkin sehingga keluarga Ibu tercukupi dan jauh dari masalah finansial.

Mengingat hal ini sering kali menjadi isu sensitif dalam kehidupan rumah tangga, saya ingin berbagi sedikit tips yang tepat untuk mengatur keuangan supaya keluarga Ibu tetap harmonis dan tumbuh kembang balita pun dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Berikut adalah beberapa tips mengelola keuangan yang mudah dan sederhana dari sebuah situs finansial dan saya terapkan sampai sekarang.

1. Kenali dan perhatikan benar pengeluaran

Cara terbaik untuk mulai mengatur keuangan rumah tangga adalah membuat daftar pengeluaran keluarga Ibu. Pengeluaran Ibu dapat dibagi menjadi empat kategori berikut ini:

* Kebutuhan Bulanan (sewa rumah, makan, bayar listrik, air, telepon, dll)

* Tagihan dan Pinjaman (kartu kredit, cicilan mobil, biaya pengobatan, dll)

* Tabungan Jangka Panjang (tabungan dan dana tak terduga, dll)

* Hiburan dan Rekreasi (arisan, liburan dengan anak-anak, dll)

Kategori ini bisa Ibu tambahkan dan kurangi sendiri sesuai kondisi ya, Bu. Setelah mendaftar semua pengeluaran Ibu, kurangi penghasilan dengan semua pengeluaran ini. Nah, apabila hasilnya lebih banyak pengeluaran, Ibu tidak perlu panik dulu. Inilah mengapa Ibu perlu mengatur keuangan. Agar prioritas keuangan tersusun dengan baik, tentukan porsi persentase dari pendapatan ke masing-masing kategori yang telah Ibu buat. Misalnya, 50% pendapatan masuk ke kategori kebutuhan bulanan, lalu 20% untuk tagihan dan pinjaman, dan seterusnya. Kalau saya boleh saran, sebaiknya diskusikan pembagian ini dengan suami terlebih dahulu ya, Bu.

2. Buang yang kurang penting

Jika pengeluaran keluarga Ibu lebih besar daripada pendapatan, ini berarti Ibu harus mulai lebih selektif dalam mengeluarkan uang. Salah satu solusinya adalah membuang pengeluaran-pengeluaran yang kurang penting. Kategori yang pertama yang harus dikorbankan adalah kategori Hiburan & Rekreasi. Walaupun Ibu ingin menyenangkan keluarga, jauh lebih penting untuk menghindari masalah finansial dari keluarga Ibu. Cobalah untuk berhemat seperti lebih sering makan di rumah supaya tidak terlalu boros.

Sedangkan, apabila pendapatan Ibu lebih besar, berarti Ibu sudah berada di jalur yang benar. Ibu hanya perlu memeriksa lagi apakah persentase pengeluaran Ibu sudah tepat untuk keempat kategori pengeluaran yang sudah saya sebutkan sebelumnya.

3. Jujur pada diri sendiri

Kesalahan terbesar dalam pengaturan keuangan adalah menutupi keadaan. Jika keadaan finansial keluarga Ibu tidak baik, jangan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Jika setelah melakukan perhitungan, Ibu sadar bahwa tidak punya dana untuk selalu pergi ke mal setiap akhir pekan, ada baiknya Ibu mulai mencari alternatif lain sebagai hiburan.

4. Persiapkan untuk yang terburuk

Meskipun pendapatan Ibu masih lebih besar dari pengeluaran, bukan berarti Ibu bisa bersantai dan membelanjakan sisa uang Ibu tanpa terkendali. Bersiap untuk sesuatu yang terburuk adalah yang terbaik, Bu. Banyak pengeluaran tak terduga yang mungkin akan datang seperti biaya tambahan untuk ulang tahun, pesta seni di sekolah atau hari raya. Menyisihkan sebagian sisa uang Ibu untuk biaya tak terduga tiap bulannya, merupakan salah satu tanda bahwa Ibu bersiap untuk masa depan.

5. Lihat kembali dan revisi pengaturan keuangan

Selalu lihat kembali pemasukan serta pengeluaran Ibu pada akhir bulan dan seterusnya. Apakah pengeluaran Ibu sesuai rencana? Ataukah Ibu salah membuat perhitungan? Lakukan revisi terhadap rencana keuangan Ibu jika dibutuhkan. Ini bisa membantu Ibu mengatur keuangan rumah tangga dengan jauh lebih baik.

6. Lebih hemat dengan poin hadiah Ibu & Balita

Salah satu tips mengelola keuangan yang bisa Ibu coba adalah dengan memanfaatkan program hadiah dari Ibu & Balita. Caranya mudah kok, Bu. Ibu hanya perlu membeli produk Frisian Flag Mama, Frisian Flag Jelajah, atau Frisian Flag Karya, kumpulkan poinnya, dan tukarkan dengan beragam hadiah menarik seperti voucher belanja buku cerita di Gramedia, liburanakhir pekan dengan si Kecil dengan voucher tiket masuk Waterbom PIK, atau voucher prabayar listrik agar biaya listrik bulanan lebih hemat.

Menjaga tumbuh kembang balita tidak hanya memastikan si Kecil dalam kondisi yang baik. Ibu juga harus cerdas dalam mengatur keuangan rumah tangga sehingga masa depan si Kecil pun tetap terjamin. Selamat mencoba , Bu!