Share Like
Simpan

Akhirnya, setelah kurang lebih satu tahun menunggu, kemarin sore adik saya melahirkan seorang anak laki-laki yang sangat lucu.  Setelah mendengar kabar tersebut, saya dan suami langsung mengunjunginya. Betapa bahagianya melihat anggota keluarga kami kini sudah bertambah.

Jadi ingat waktu saya melahirkan anak pertama. Cemas, bahagia, takut, dan juga semangat semua bercampur aduk menjadi satu. Rasanya semua terbayarkan waktu melihat ia mengedipkan mata dan menangis. Karena terlalu senang, saya seperti nggak mau pisah walau cuma sedetik. Nah, bicara soal kedekatan dengan si Kecil setelah lahir, saya jadi teringat soal fasilitas rooming in yang dulu kami pilih agar kami bisa terus memantaunya dari dekat. 

Ketika mendapatkan kunjungan dari orang-orang terdekat, banyak yang bilang kalau keputusan saya memilih rooming in merupakan hal yang tepat. Nah, dari banyak cerita yang saya dengar, ada beberapa manfaat penting yang perlu Ibu ketahui, yaitu:

  • Bayi akan merasa lebih nyaman dan tenang sehingga tangisannya akan cenderung berkurang. Selain itu, bayi yang berada satu ruangan dengan Ibunya cenderung tidur lebih nyenyak karena terasa seperti “rumah” baginya.
  • Ibu bisa mendapatkan istirahat lebih banyak karena tidak perlu khawatir tentang kondisi si Kecil yang berbeda ruangan. Tapi, usahakan agar Ibu ikut  tidur ketika bayi tertidur. Ibu juga dapat meminta tolong kepada anggota keluarga yang ada untuk sedikit membatasi jumlah pengunjung agar Ibu dan si Kecil dapat istirahat dengan cukup. 
  • Ibu yang berada satu ruangan dengan bayinya memiliki kecenderungan mengeluarkan ASI lebih cepat. Sehingga, kebutuhan si Kecil ketika lapar menjadi lebih mudah dipenuhi karena Ibu bisa langsung menggendongnya segera saat ia menangis. Baiknya lagi, karena adanya perasaan tenang, maka ASI yang Ibu hasilkan menjadi lebih banyak.
  • Berada satu ruangan dengan si Kecil artinya menambah kesempatan bagi Ibu untuk berinteraksi dengannya. Dengan begitu, maka Ibu memiliki kesempatan lebih banyak untuk menyentuh, melihat, dan juga mengenal satu sama lain dengan lebih baik.  
  • Hal ini mungkin terlihat cukup sepele bagi orang lain, namun bagi orang tua terutama seorang Ibu, memastikan perlengkapan bayi sudah lengkap merupakan sebuah hal penting. Maka dari itu, berdekatan dengan si Kecil dalam satu ruangan dapat membuat Ibu merasa lebih tenang karena dapat mengawasi dan memantau keperluannya seperti kapas, popok, bedak, dan sebagainya. 
  • Meskipun rooming in baik untuk kedekatan antara Ibu dan si Kecil, namun Ibu juga membutuhkan istirahat yang cukup selama berada di rumah sakit. Jadi, Ibu tidak perlu khawatir karena kebutuhannya akan dibantu sepenuhnya oleh perawat seperti saat harus mengganti popok, mandi, atau berjemur. 

Sebelum memutuskan rumah sakit tempat melahirkan, ada baiknya apabila Ibu dan Ayah sudah terlebih dulu memeriksa ketersediaan fasilitas ini. I bu bisa memilih antara partial rooming in, Ibu dan si Kecil  berada di dalam satu ruangan hanya pada siang hari dan ia akan kembali ke kamar bayi pada malam hari, atau Ibu bisa memilih full rooming in di mana Ibu dan si Kecil berada di dalam ruangan yang sama siang dan malam hari. Selain karena manfaatnya yang baik bagi ikatan antara Ibu dan si Kecil, rooming in ini juga dapat mengurangi risiko ia menghabiskan waktu berada di dalam penghangat elektronik, Bu. Karena sesungguhnya, kehangatan terbaik yang dapat dirasakan olehnya adalah melalui sentuhan kulit antara ia dengan Ibu/Ayah. 

Bu, jika Ibu sedang menyusun rencana kelahiran atau birth plan, yuk masukkan rooming in sebagai salah satu rencana Ibu. Cobalah menanyakan kepada rumah sakit mengenai fasilitas ini. Dengan begitu, Ibu bisa selalu mengawasi segala kebutuhan si Kecil tanpa perlu merasa khawatir ketika ia berada di ruangan lain. Menarik, kan? 

Tingkatkan terus ikatan Ibu dan si Kecil agar Ibu dapat semakin memahami kebutuhannya. Selamat beraktivitas, Bu!