Share Like
Simpan

Bu, kemampuan si Kecil untuk meniru orang tua sudah terlatih sejak bayi. Seiring bertambahnya usia, terutama sejak umur 2-3 tahun, si Kecil mulai meniru dan belajar lebih banyak hal dari Ibu dan Ayah. Oleh karena itu, apa yang orang tua lakukan akan berperan penting dan memengaruhi perilaku si Kecil, termasuk soal pola makan sehat.

Sebagai salah satu cara mengatur pola makan anak dalam periode emas tumbuh kembangnya ini, Ibu bisa mengajak Ayah berperan. Partisipasi Ayah membantu Ibu dalam memenuhi kebutuhan asupan nutrisi si Kecil bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

1. Membuat Suasana Makan Bersama Lebih Menyenangkan

Ibu bisa menyarankan Ayah untuk membuat suasana makan bersama si Kecil menjadi lebih menyenangkan, lho, baik ketika sarapan maupun makan malam. Ayah bisa menjelaskan apa saja hidangan saat itu dengan cara yang seru. Selain itu juga bisa sekadar membuat gestur lucu saat menyuap makanan sehingga si Kecil juga bisa mengikuti dan terpacu untuk makan dengan lahap. Jika waktu makan bersama selalu menyenangkan, si Kecil akan selalu semangat untuk makan sesuai jamnya setiap hari bersama Ayah dan Ibu. Dengan pola dan jam makan yang teratur, kebutuhan nutrisi si Kecil akan terpenuhi dengan teratur pula.  

2. Jadi Teladan Menyantap Makanan Sehat

Ayah bisa jadi teladan si Kecil dalam hal rajin menyantap makanan sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, serta rajin minum susu. Selain itu, Ayah juga bisa memberitahu si Kecil secara lisan sekaligus menggunakan bahasa tubuh seperti mengukur tinggi badan Ayah dengan si Kecil, bahwa jika terbiasa mengonsumsi makanan sehat maka ia akan kuat, tinggi, dan cerdas seperti Ayah. Jika si Kecil sudah meniru kebiasaan baik itu, tugas Ibu dan Ayah dalam membentuk pola makan sehat anak pun semakin mudah, karena cukup menentukan variasi menu bergizi yang akan disantap setiap harinya.

3. Bantu Ibu Cari Informasi Soal Kesehatan dan Kebutuhan Nutrisi si Kecil

Ibu bisa mengajak Ayah untuk membantu mencari info tentang kebutuhan nutrisi sesuai usia si Kecil. Misalnya, informasi tentang sumber makanan yang mengandung Zat Besi, Vitamin A, Vitamin C, Protein, Serat Pangan, dan sebagainya. Menjaga kebutuhan nutrisi si Kecil pada dasarnya bukanhanya tugas Ibu, tapi juga kewajiban Ayah sebagai orang tua. Selain menambah pengetahuan soal makanan sehat, Ayah juga akan semakin memahami kebutuhan nutrisi bagi si Kecil.

4. Membuatkan si Kecil Menu Makanan Sehat

Tahukah Ibu, saat ini koki terkenal dan naik daun didominasi oleh pria? Jadi, pria sebenarnya juga bisa berkreasi di dapur lho, Bu. Sesekali saat senggang, urusuan menyiapkan menu makanan sehat di rumah bisa digantikan oleh Ayah sambil berperan layaknya koki handal. Tentu saja, si Kecil bisa ikut membantu sehingga ia lebih bersemangat mengonsumsi makanan sehatnya. 

Nah, bagaimana Bu? Ternyata Ayah juga bisa diajak bahu-membahu dalam mengatur pola makan anak, bukan? Peran Ayah dalam membantu Ibu membentuk pola makan sehat bagi si Kecil ini juga penting baginya kelak. Jika kebutuhan nutrisi si Kecil tercukupi sejak dini, tumbuh kembangnya pun akan optimal. Semoga artikel ini menginspirasi, ya!