Whatsapp Share Like Simpan

Banyak ibu yang membawa bayinya ke baby spa untuk melakukan pijat bayi. Aktivitas ini dilakukan supaya si Kecil bisa dipijat dengan teknik yang tepat. Tapi, jika Ibu penasaran dengan teknik pijat bayi dan ingin mencobanya di rumah, ada beberapa teknik sederhana yang bisa dicoba, nih, Bu.

Sebaiknya pijat bayi pula memang sebaiknya pijat bayi dilakukan oleh Ibu sendiri. Manfaatnya tidak hanya untuk si Kecil tapi juga untuk Ibu. Karena selama memijat, Ibu akan banyak melakukan kontak mata sambil si Kecil merasakan kelembutan pijatan dari tangan Ibu. Dengan begini hubungan Ibu dan si Kecil akan jadi lebih terjalin dengan erat. Terutama bagi si Kecil; dengan sentuhan lembut mereka akan merasa lebih disayangi dan dicintai sekaligus akan menumbuhkan ikatan batin mereka dengan orang tuanya.

Cara Memijat Bayi

Saat Ibu mau melakukan pijat bayi, pastikan suasana ruangan mendukung, ya. Ruangan untuk melakukan pijat bayi harus hangat, tenang dan nyaman. Siapkan juga perlengkapannya; handuk sebagai alas bayi, baju bersih, popok dan juga minyak untuk memijat. Ibu bisa menggunakan minyak zaitun, minyak telon, atau minyak khusus untuk memijat bayi.

Jika semua sudah siap, lakukan pijat bayi dengan cara berikut:

Kalau pijat bayi sudah selesai, Ibu bisa lanjutkan dengan memakaikan pakaian bersih kepada si Kecil.

Perhatikan Hal ini Saat Melakukan Pijat Bayi

Saat Ibu mempersiapkan pijat bayi, pastikan si Kecil dalam kondisi terjaga dan tenang. Selain itu, pastikan si Kecil dalam kondisi yang tidak terlalu kenyang, tapi juga tidak terlalu lapar. Jika si Kecil dipijat dalam kondisi terlalu kenyang, gerakan pijat yang lembut masih bisa memicu mereka untuk muntah.

Jangan lupa, coba lakukan memijat bayi setelah mereka mandi. Hal ini akan menambah sensasi rileks dan nyaman bagi si Kecil.

Perhatikan juga respon si Kecil saat Ibu melakukan pijatan. Jika si Kecil menggoyangkan lengan dan wajahnya terlihat bahagia, maka bisa diasumsikan kalau si Kecil suka dengan gerakan pijatan yang Ibu berikan. Tapi kalau saat memberikan pijatan si Kecil tampak gelisah bahkan menangis, maka segera hentikan gerakan pijatannya ya.

Manfaat Pijat Bayi

Berikut beberapa manfaat pijat bayi untuk kesehatan si Kecil:

  • Meningkatkan kualitas tidur si Kecil

    Pijat bayi membuat tubuh si Kecil jadi rileks sehingga mempengaruhi pola tidurnya menjadi lebih baik

  • Membantu mengatasi kolik

    Ibu tahu yang dimaksud dengan kolik kan? Kolik adalah kondisi saat gas menumpuk di usus si Kecil yang tentu bikin mereka tidak nyaman. Nah, pijat bayi efektif mengatasi risiko kolik atau masalah pencernaan si Kecil yang lainnya. 

  • Meningkatkan sirkulasi darah si Kecil

    Gerakan pijat bayi yang lembut memicu sirkulasi darah di dalam tubuh bayi untuk meningkat lebih baik.

  • Meredakan otot si Kecil yang tegang

    Karena si Kecil masih terbatas dalam bergerak, sering kali mereka akan berada dalam posisi terbaring atau digendong di posisi yang sama dalam waktu yang cukup lama. Pijat bayi yang lembut bisa membuat otot persendian mereka lebih rileks dan tidak tegang.

  • Meningkatkan berat badan si Kecil

    Gerakan pijat bayi bisa merangsang aktivitas di dalam tubuh si Kecil khususnya di pencernaan sehingga dapat menyerap lebih maksimal nutrisi di dalam ASI.

  • Menurunkan risiko stres bahkan depresi pada ibu

    Wajar sekali kalau Ibu merasakan banyak perubahan dalam hidup Ibu setelah melahirkan. Nah, aktivitas pijat bayi ini bisa membantu stres atau adaptasi yang Ibu alami karena interaksi akan terjalin lebih hangat dengan sentuhan lembut dan kontak mata ibu dengan si Kecil.

Meski manfaatnya terlihat banyak, Ibu tetap perlu berhati-hati ya. Jika dirasa dibutuhkan atau si Kecil punya kondisi kesehatan khusus, Ibu bisa bertanya dulu ke dokter sebelum melakukan pijat bayi. Selain konsultasi, sering kali dokter akan menyarankan beberapa gerakan yang pijat bayi yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan si Kecil. Jadi saat melakukannya Ibu akan merasa lebih tenang dan aman.

Pijat bayi jadi salah satu aktivitas selingan untuk menjaga kesehatan si Kecil. Meski begitu, asupan nutrisi tetap jadi hal yang paling penting dalam perkembangannya ya, Bu. Hal ini bisa dimulai dari memaksimalkan asupan nutrisi ibu demi memberikan ASI yang berkualitas bagi si Kecil. 

Untuk meningkatkan kualitas nutrisi ASI, ibu bisa jadikan susu Frisian Flag PRIMAMUM jadi pilihan asupan nutrisi tambahan ibu karena mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil.

Susu Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil.

Untuk memaksimalkan tumbuh kembang si Kecil, Ibu juga bisa memanfaatkan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Fitur ini memudahkan Ibu untuk memantau berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, lingkar perut, indeks massa tubuh, dan hal-hal penting lainnya sesuai dengan grafik pertumbuhan dari WHO dan CDC. Ibu bisa langsung manfaatkan fiturnya di sini.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz