Whatsapp Share Like
Simpan

Memasuki usia pra-sekolah (4-6 tahun), perkembangan balita sedang melalui tahap yang cukup krusial. Selain perkembangan fisik, kondisi psikologisnya juga ikut berkembang. Pernahkah Ibu mengalami kondisi si Kecil enggan tampil di acara sekolahnya karena malu? Jika iya, jangan terburu memarahinya ya, Bu. Yuk, kita ketahui lebih dalam alasan di balik sifatnya tersebut.

Rasa malu yang dialami si Kecil merupakan hal yang lumrah terjadi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri pada dirinya. Proses perkembangan balita yang dialami oleh si Kecil membutuhkan rasa percaya diri yang cukup tinggi. Seperti misalnya, masuk ke dalam kelompok bermain, masuk sekolah pertama kali, atau bahkan datang ke acara-acara keluarga. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk melatih rasa percaya dirinya sejak dini. 

Melatih rasa percaya diri pada si Kecil tidak cukup hanya dengan memberikan semangat. Ibu perlu menghindari terlalu banyak memberi larangan kepadanya agar ia bebas bereksplorasi. Anak yang bereksplorasi dengan bebas dan memuaskan rasa ingin tahunya, dapat berkembang menjadi anak yang pintar dan juga kreatif.  Sebagai panduan bagi Ibu agar si Kecil dapat mengembangkan rasa percaya dirinya, berikut adalah tips yang dapat Ibu coba:

Berikan Pujian

Saat si Kecil merasa frustasi, si Kecil akan berhenti mencoba dan menyerah. Ibu bisa mengembalikan rasa percaya dirinya dengan memberikan ia pujian dan semangat agar ia belajar bahwa hambatan dapat diatasi asalkan ia mau terus mencoba. Semakin sering Ibu memujinya, maka citra positif pada dirinya akan tertanam dan membuat si Kecil merasa berharga. 

Biarkan si Kecil Mengambil Keputusan

Ketika si Kecil dibiasakan untuk memilih dan mengambil keputusan, ia akan mengembangkan rasa percaya dirinya karena merasa pendapatnya dihargai oleh Ibu maupun orang lain. Walaupun begitu Ibu bisa tetap memegang kendali akan keputusan si Kecil . Hindari terlalu banyak mengontrolnya karena justru dapat membuat ia merasa frustasi.

Ajak si Kecil Mengobrol

Saat si Kecil memasuki usia pra-sekolah, berikan ia gambaran tentang lingkungan sekolah. Ceritakan kepadanya bahwa dunia sekolah itu menyenangkan karena ia akan mendapat lebih banyak teman dan belajar banyak hal baru. Dengan mempersiapkannya sebelum ia terjun ke dunia luar, rasa percaya diri si Kecil akan berkembang menjadi lebih besar. 

Tampil di depan umum bisa jadi merupakan hal yang baru bagi si Kecil, terutama apabila ia harus melakukan sesuatu dengan banyaknya mata yang tertuju kepadanya. Walaupun rasa percaya dirinya sudah berkembang, tapi terkadang melihat anak lain dengan kemampuan yang lebih baik darinya dapat membuatnya merasa kecil hati. Tenang, Bu. Inilah saat dimana ia sangat membutuhkan kehadiran Ibu maupun anggota keluarga lain. Ketika hal ini terjadi, berikan motivasi kepadanya, misalnya dengan menjelaskan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan masing-masing begitu juga dengannya, sehingga apapun yang terjadi, Ibu akan tetap merasa bangga kepadanya karena sudah berani tampil di depan umum. 

Walaupun begitu, ada satu yang perlu diperhatikan, Bu. Memberikan semangat serta pujian memang baik untuk pertumbuhannya. Namun, melakukannya secara berlebihan justru dapat membuatnya berhenti berusaha. Rasa percaya diri tumbuh dari proses mencoba. Ketika ia mengalami kegagalan dan tumbuh keinginan untuk terus mencoba, artinya si Kecil belajar untuk mengalahkan hambatan yang ia hadapi. Ia juga belajar untuk mengambil risiko dari keputusan yang ia ambil. 

Dukung dan dampingi terus si Kecil dalam membangun rasa percaya dirinya ya, Bu.  Agar kelak ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan pintar.