Hai Bunda, daftar disini

Ulya Fikriyati

Ulya Fikriyati

Umum

Susah Makan

Neiva (15 bulan) susah banget makannya. Sejak usia tujuh bulan, saya udah mencoba memberikannya makanan padat, tapi ditolak. Hingga sekarang, dia sulit sekali mengonsumsi makanan padat seperti nasi dll, bahkan kalau dipaksain dia muntah. Untungnya, dia kuat banget minum susunya (FF 123). Praktis, dia hanya minum susu saja selama ini. Apakah susu saja cukup untuk memenuhi nutrisinya? Mohon bantuan dan solusinya.

Komentar
7 Komentar
SUSI LOWATI
SUSI LOWATI -

salam kenal bunda semua.....

Linny Ong
Linny Ong -

Neiva anak cantik kenapa gak doyan maem??? Kalo bisa saran sama ibu, mungkin variasi u/ makanan neiva pada umur 7 bulan, neiva tidak menyukainya.. Coba dibuatkan nasi tim yang dicampur dengan ikan, mungkin saja neiva tidak muntah/keselek lagi...... kemudian selagi neiva makan mungkin bisa diajak u/ bermain atau diajak jalan2 keliling taman. Semoga saran ini dapat membantu ibu dan neiva biar doyan makan neiva.

Khayati Mumtazatul
Khayati Mumtazatul -

emang sih, sebenarnya susu aja belum cukup. Tapi ya gitu deh..klo si kecil menolak makan qt emang harus cerdik n bijak. klo dipaksa malah berantem jadinya. akhirnya saya jg ganti ma sereal. say jg srg kreasi makanan. misal aja sosis, saya buat bntuk lingkaran ma bulan sabit. trus maem nugget bentuknya persegi, persegi panjang atau segitiga. klo gitu said kecilku langsung mau... tapi klo harus dicampur nasi...langsung kabur lagi deh. klo buah dijuice aja, susu harus tetp jalan juga

PakarPsikologi FrisianFlag
PakarPsikologi FrisianFlag -

Bunda, dari sisi nutrisi akan dijawab oleh pakar nutrisi. Namun dari sisi psikologis, sebetulnya proses makan gunanya buanyak sekali lho, dan tak bisa digantikan oleh susu semata. Coba ingat deh, warna susu kan relatif terbatas pada putih dan coklat, tapi kalau warna bahan makanan dalam supnya berwarna-warni, misalnya wortel jingga, tomat merah, kacang polong hijau, labu kuning, dll. Bunda sekaligus bisa mengenalkan warna, bentuk, rasa, dan kuliner kita. Artinya itu akan memperkaya wawasan anak, kalimat canggihnya adalah menstimulasi perkembangan kognitifnya.

Jangan lupakan juga bahwa dengan dia makan makanan padat, akan menstimulasi otot bicaranya (stimulasi perkembangan fisik), sehingga dia akan lebih cepat belajar bicara dengan benar. Dengan Bunda memperkenalkan nama-nama makanan dan bahan makanan (termasuk bumbunya), Bunda memperluas kosa kata. Ini semua adalah stimulasi untuk perkembangan bahasa.

Dari sisi emosional, makan bisa menimbulkan perasaan puas, yang mengarah kepada rasa percaya diri. Makan pun dapat menimbulkan perasaan nyaman. Jika anak makan bersama orang lain, anak juga bisa sekaligus belajar etiket makan, sehingga nantinya lebih mampu menjalin hubungan sosial yang baik karena sudah mengenal etiket makan sejak kecil.

Tentu saja susu tak boleh dilupakan, tapi jangan sampai menggantikan proses makan. Jangan berikan susu terlalu dekat dengan jam makan anak agar anak tidak kekenyangan susu dan jadi bernafsu makan, setidaknya 1-2 jam sebelum atau sesudah makan. Artinya anak masih punya kesempatan banyak minum susu kan.

Karena anak terbiasa makan makanan halus / minum susu saja, untuk mengejar ketertinggalannya, Anda harus segera mulai kerja keras. Sekarang Anda perlu sabar untuk mengulangi proses belajar makan sejak 6 bulan. Tetapkan jam berapa saja jam makan anak. Selain menjauhkan jarak minum susu dengan makan, usahakan anak banyak bergerak, sehingga pada jam makan anak sudah cukup lapar dan bernafsu makan. Pada saat itu, mulailah memberikan makanan bubur (lebih padat daripada susu). Karena anak bernafsu makan, kemungkinan makanan ini akan dia asup lebih baik dibandingkan ketika dia agak kenyang susu. Tentu saja berikan dengan senyum lebar, bukan dengan wajah khawatir karena takut dia memuntahkannya. Kalau dia memuntahkan, berikan lagi yang baru dengan sabar beberapa waktu kemudian.

Kalau sudah terbiasa dengan bubur, bisa segera ditingkatkan dengan nasi tim. Semakin terbiasa, tingkatkan lagi dengan nasi lembut dan sayur plus lauk cacah. Langkah selanjutnya adalah makanan padat seperti makanan keluarga. Targetnya, di usia 2 tahun nanti dia sudah bisa makan dengan makanan keluarga ya Bunda. Kalau Bunda masih khawatir, Bunda boleh bertanya lagi kok.

Sari Wulaningtyas
Sari Wulaningtyas -

Rangga juga sama seperti neiva..Sebenarnya dia bukannya ga mau makan apapun karena seperti jajanan dia mau makan. Akhirnya saya mengalah selain susu,dia saya kasih jajanan yang cukup mengenyangkan seperti cereal+susu, keju, es krim, kentang goreng, nagasari, telur ceplok...ya dimakan gitu aja tanpa nasi. Meskipun begitu dia kadang mau juga makan nasi walaupun sedikit & terkadang saya tambahin margarin spy ada kalori tambahan. Atau sesekali saya beri lontong pake sayur yang sedang saya masak. .semoga bisa sedikit bantu ya bunda neiva..

Ulya Fikriyati
Ulya Fikriyati -

Terima kasih ibu. Sebenarnya, neiva itu punya keinginan untuk makan. Tapi setiap kali disuap, dia pasti menolaknya. Sesekali dia makan sendiri, meski harus belipotan. Dan sayangnya, ia mudah keselek dan akhirnya muntah. Satu lagi, dia sangat suka dengan ikan. Tapi begitu dicampurkan dengan nasi, dia langsung menolaknya. Akhirnya, saya biarkan dia makan ikannya saja dengan cara dihaluskan. Terima kasih masukannya ibu.

Dwi Widiastuti
Dwi Widiastuti -

sebenarnya susu aja belum cukup. Nutrisi yang harus dikonsumsi harus seimbang (4 sehat 5 sempurna). Apalgi dalam usia golden age kita harus terpenuhi segala asupan baik dari segi karbohidrat, protein, lemak dan vitamin dan mineral. Mungkin saja ada yang tidak seimbang dengan sistem pencernaan nya sehingga sulit untuk mengkonsumsi makanan padat. Konsultasikan dengan dsa. semoga mebantu ya bunda neiva.