Hai Bunda, daftar disini

Suryanti -

Suryanti -

Umum

mengatasi masalah kulit bayi

Banyak bayi cenderung mengalami iritasi pada beberapa bulan pertama setelah kelahiran. Berikut beberapa cara mengatasi masalah kulit bayi tercinta Anda:
Bayi yang baru lahir rentan terkena bintil-bintil merah(rash)
Kabar bagus mengenai bintik-bintik merah pada bayi Anda: Sebagian besar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius dan akan hilang dengan sendirinya.
Menjaga kulit bayi kedengarannya sangat kompleks, tetapi hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah 3 hal sederhana berikut: Kondisi mana yang dapat Anda tangani sendiri di rumah? Yang mana yang membutuhkan penanganan medis? Dan bagaimana cara mencegah masalah kulit pada bayi?
Hindari bintik merah karena popok (diaper rash)
Jika kulit bayi merah-merah di area tempat popok, berarti bayi Anda mengalami diaper rash. Biasanya diaper unreasonable terjadi karena kulit teriritasi popok yang terlalu ketat; popok basah yang dibiarkan terlalu lama; atau bisa juga karena merek deterjen atau popok yang tidak sesuai dengan kulit bayi.
Anda bisa menghindari diaper unreasonable dengan membiarkan daerah tempat pemasangan popok terbuka selama mungkin, atau mengganti popok bayi Anda begitu basah, mengelap dengan kain hangat, serta mengoleskan krim oksida seng.
Jerawat
Jerawat bayi dimulai saat dia masih dalam kandungan karena terekspose hormon ibu. Hormon tersebut memicu produksi minyak, dan mengganggu kelenjar minyak bayi. Jerawat pada hidung dan pipi bayi biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Jadi Anda tidak perlu mengobati atau menggunakan pelembab.
Tanda lahir
Banyak bayi yang mempunyai tanda lahir, pada kenyataannya lebih dari satu dari sepuluh orang bayi mempunyai tanda lahir. Tanda lahir, tidak diwariskan. Tanda lahir mungkin ada saat bayi lahir atau muncul beberapa bulan kemudian.
Pada umumnya, tanda lahir tidak perlu dicemaskan dan tidak memerlukan penanganan khusus. Tetapi jika Anda cemas, berkonsultasilah dengan dokter.
Radang atopic (atopic dermatitis) atau eksema
Eksema merupakan bintik-bintik merah yang gatal dan biasanya muncul karena suatu pemicu. Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak yang mempunyai sejarah keluarga terserang asma, alergi, atau atopicdermatitis . Eksema bisa timbul pada wajah. Seringkali bintik ini bertambah tebal, kering, dan bersisik. Eksema juga bisa timbul di siku, dada, lengan, atau dibelakang lutut.
Untuk menanganinya, kenali dan hindarilah pemicunya. Gunakan sabun dan deterjen yang lembut serta gunakan pelembab dalam jumlah sedang.
Kulit kering pada bayi
Anda sebaiknya tidak perlu cemas jika kulit bayi Anda mengelupas atau kering, hal ini sering terjadi jika Bayi Anda terlambat lahir. Lapisan kulit di bawahnya tetap sehat, lembut, dan lembab. Jika kulit kering pada bayi Anda tetap bertahan, berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak.
Kelebihan minyak menyebabkan cradle cap
Cradle top biasanya muncul pada bulan pertama atau kedua setelah lahir, dan biasanya hilang pada tahun pertama. Cradle top disebabkan oleh kelebihan minyak dan muncul dalam bentuk bintik-bintik merah bersisik seperti lilin pada telapak tangan, alis mata, kelopak mata, disamping hidung, atau di belakang telinga.
Dokter anak akan merekomendasikan penanganan terbaik untuk cradle top yang bisa meliputi shampoo khusus, minyak bayi, atau krim dan pelembab tertentu.
Panas terik merupakan penyebab iritasi kulit
Panas terik bisa menyebabkan timbulnya bentol-bentol kemerah-merahan pada bagian tubuh bayi yang mudah berkeringat seperti leher, tempat popok, ketiak, serta lipatan kulit. Yang Anda perlukan adalah lingkungan yang sejuk dan kering serta pakaian yang sesuai.
Kulit bayi tidak memerlukan bedak
Bayi bisa menghirup butiran yang pale halus dan bisa menimbulkan masalah paru-paru. Jadi, Anda sebaiknya menghindarinya penggunaan bedak.
kulit bayi yang baru lahir: bentol putih (milia)
Satu dari dua bayi yang baru lahir biasanya mengalami milia. Bentol putih ini biasanya muncul di hidung dan wajah, bentol ini timbul karena lipatan kulit memblok kelenjar minyak. Milia kadang-kadang disebut juga “jerawat bayi”, tetapi jerawat bayi dihubungkan dengan perubahan hormon.
Anda tidak perlu cemas, karena kelenjar bayi akan terbuka dalam beberapa hari atau beberapa minggu kemudian, bentol-bentol ini biasanya akan hilang sendiri dan tidak memerlukan penanganan khusus.
Infeksi baby yeast
Infeksi baby leavening serig muncul setelah bayi mengkonsumsi sejumlah antibiotik, serta muncul dalam bentuk yang berbeda-beda tergantung tempatnya di kulit bayi. Thrush muncul di lidah dan mulut, serta terlihat seperti susu kering. Sedangkan leavening diaper unreasonable muncul dalam bentuk bentol-bentol merah.
Berkonsultasilah dengan dokter anak: thrush diatasi dengan cairan obat anti-yeast, sedangkan krim anti-fungal digunakan untuk mengatasi leavening diaperrash.
Tips mencuci untuk pemeliharaan kulit bayi
Terhindar dari masalah kulit akan membuat bayi Anda riang dan senang. Gunakan deterjen yang lembut untuk mencuci segala sesuatu yang akan bersentuhan dengan kulit bayi, mulai dari peralatan tidur dan selimut, handuk bahkan baju Anda sendiri. Dengan cara ini Anda telah memotong penyebab iritasi atau kulit gatal.
Kulit kuning bisa berarti jaundice
Biasanya terjadi dua atau tiga hari setelah kelahiran, jaundice adalah warna kuning yang mempengaruhi kulit dan mata bayi. Biasanya dialami oleh bayi yang lahir prematur dan disebabkan oleh terlalu banyaknya bilirubin (produk sel darah merah yang rusak), dan kondisi ini biasanya menghilang saat bayi berusia 1 atau 2 minggu.
Penanganan dapat dilakukan dengan meningkatkan frekuensi memberi makan atau menyusui, atau untuk kasus yang lebih parah, bisa digunakan terapi cahaya(phototherapy).
Kulit bayi terbakar sinar matahari
Cahaya matahari mungkin terasa nyaman, tetapi bisa menyebabkan kulit bayi Anda terbakar. Hindari masalah kulit bayi dengan melindunginya dari panas terik: jagalah agar bayi Anda tidak terekspose cahaya matahai secara langsung selama 6 bulan pertama setelah kelahiran. Selanjutnya, gunakan sunscreen yang kuat untuk kulit bayi, topi, serta gunakan payung.
Sunscreen bayi
Pakaikan sunscreen pada area di kulit bayi yang tidak bisa ditutup dengan pakaian. Anda juga bisa menggunakan oksida seng pada hidung, telinga, serta bibir bayi. Tutuplah bagian tubuh bayi yang lain dengan pakaian serta topi lebar. Sunglasses juga melindungi mata anak-anak dari sinar yang berbahaya.
Menghindari masalah kulit saat mandi
Ingatlah, kulit bayi yang baru lahir sangat lembut dan sensitif. Tetaplah menjaga hidrasi kulit bayi dengan memandikannya di air hangat hanya selama 3-5 menit. Setelah mandi segera pakaikan pelembab.
Pijat bayi
Jika kulit bayi Anda iritasi dan mengalami bintik-bintik merah atau kondisi lainnya, cobalah pijat bayi. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa, memijat kulit bayi secara lembut tidak hanya membuatnya rileks tetapi juga membuatnya tidur nyenyak dan mengurangi frekuansi menangis atau membuatnya berhenti menangis.
Kapan harus mengunjungi dokter anak
Sebagian besar masalah kulit bayi tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius, tetapi beberapa diantaranya mungkin merupakan tanda-tanda infeksi dan membutuhkan perhatian penuh. Jika pada kulit bayi muncul titik-titik kecil yang berwarna merah keungu-unguan, jerawat berisi cairan kuning, atau jika bayi demam, berkonsultasilah dengan dokter untuk menemukan solusi pengobatannya.

Komentar
2 Komentar
JULI SUSILOWATI
JULI SUSILOWATI -

makasih infonya bunda

Trijana Wati
Trijana Wati -

thx infonya ya kl anakku pd merah2 bintik2 merah di kakinya nich