Hai Bunda, daftar disini

Endny Supardjo

Endny Supardjo

Umum

Benarkah Kejang Demam Picu Kerusakan Otak?

Anak Anda sering kejang demam? Jika iya, apakah kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak? Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut.

Kejang demam biasanya terjadi pada anak usia tiga bulan sampai lima tahun. Namun, hingga kini, tidak terbukti bahwa kejang demam mengakibatkan kerusakan pada otak Anak.

Berdasarkan sifatnya, kejang demam bisa dibagi menjadi kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Apa bedanya?

Kejang demam kompleks adalah kejang demam yang berlangsung lebih dari 15 menit dan bersifat lokal (kejang pada sebagian dari anggota tubuh, seperti hanya pada tangan sebelah kiri atau bagian muka tertentu).

Kejang yang terjadi lebih dari satu kali dalam satu periode demam juga dinamakan kejang demam kompleks.

Nah, yang sering dialami anak-anak adalah kejang demam sederhana, yang tidak pernah menimbulkan kelainan otak di kemudian hari. Penanganan kejang demam sederhana tidak memerlukan obat-obatan khusus, seperti pengobatan dengan phenobarbital yang diberikan dalam jangka waktu panjang.

Pengobatan berlebihan justru bisa menimbulkan efek samping, berupa gangguan ginjal dan sebagainya.

Komentar
6 Komentar
Al_chanifah
Al_chanifah -

putraku mengalami kejang demam dulu setelah tes EEG ternyata hasilnya abnormal dan harus pengobatan rutin 2 tahun
itu gimana bun..

Yuliyana Puspitaningsih
Yuliyana Puspitaningsih -

Alhamdulilah anakku tidak pernah sampai kejang, & semoga jangan deh..
Makasi bunda infonya.. :)

Christiana M.n.e. Setyorini
Christiana M.n.e. Setyorini -

thx bun infonya...

Khoirun Nisa
Khoirun Nisa -

artikel yg bagus. trims

Imaniah Kusuma Wardani
Imaniah Kusuma Wardani -

kejang demam....berawal dari kondisi sepele namun pada akhirnya menyebabkan kondisi fatal yg bisa menyebabkan kerusakan otak atau bahkan kematian.
berawal dari beberapa kondisi seperti flu, batuk, diare dan yang lainnya yang disertai demam. demam tinggi yang tdk tertanagani dengan baik akhirnya menyebabkan kejang. pada saat terjadi kejang, ada fase tdk bernafas yang menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.
otak merupakan organ yang sangat vital bagi tubuh, saat terjadi kejang otak tidak teraliri oksigen dan akibatnya otak mengalami hipoksia, kondisi hipoksia menyebabkan iskemik otak atau kerusakan otak. keadaan ini bisa meyebabkan penurunan kesadaran bahkan kematian.
kejang yang berulang dapat juga menyebabkan anak mengalami keterbelakangan di kemudian hari.
hal inilah yang membuat saya sebagai petugas medis prihatin melihat banyaknya kasus kejang demam di rumah sakit, karena tidak sedikit dari mereka yang tidak tertolong.
tanganilah kondisi demam dengan bijaksana, bawalah ke dokter dan konsultasikan agar mendapat penanganan yang tepat sesegera mungkin

Yuri Andriana
Yuri Andriana -

dr pengalaman, ank sya jg pernh demam tinggi lalu kejang sampe 3hr opnume d RS. trus diberi obat dokter salah satuny obat untuk epilepsi dan dianjurkan tuk diminum slama 1th. tp saya dan suami sepakat tuk tdk meminumkannya. justru kami terkadang memberiny kopi.dan alhamdulillah 2 th ini tidah pernah kejang lg.