Merasa akrab dengan tulisan DHA, Kolin, Prebiotik, Probiotik, Taurin dan zat tambahan lain yang tertera pada kemasan susu, tapi belum mengerti apa manfaatnya? Agar tak bingung, yuk contek penjelasannya di sini:

DHA (Docosahexanoic Acid), adalah asam lemak esensial omega-3 yang juga terkandung dalam minyak ikan, seperti salmon, makarel, dan tuna. Bermanfaat untuk meningkatkan tumbuh kembang otak serta mata anak.

AA atau ARA (Arachodonic Acid), sejenis asam lemak esensial omega-6 yang terdapat di dalam telur, daging, dan ikan. Manfaatnya untuk membantu menyeimbangkan kadar DHA di dalam tubuh serta membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.


Taurin, sejenis asam amino yang dibutuhkan sel tubuh untuk membentuk jaringan-jaringan baru, banyak terkandung di dalam daging serta makanan laut. Bermanfaat untuk membantu sistem pencernaan anak mengurai lemak serta membantu fungsi hati.

Kolin, adalah zat gizi yang termasuk dalam kelompok vitamin B. Banyak terkandung di dalam telur, kedelai, gandum, dan hati. Berguna untuk menunjang perkembangan sistem saraf anak serta membantu proses metabolism lemak di dalam tubuh.
Prebiotik, adalah senyawa yang menjadi media pertumbuhan bakteri “baik” di dalam saluran pencernaan. Banyak terkandung di dalam buah, sayuran, gandum dan serealia, kacang polong. Bentuknya bisa berupa senyawa fruktooligosakarida (FOS) atau galaktooligosakarida (GOS). Bermanfaat meningkatkan pertumbuhan kelompok bakteri “baik” dalam usus.

Probiotik, adalah kelompok bakteri asam laktat, salah satunya Bifidobacterium lactis yang hidup di dalam yoghurt. Bermanfaat menambah populasi bakteri “baik” dalam saluran pencernaan supaya sehat dan membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Manfaatnya akan sia-sia jika probiotik dimasukkan susu formula bubuk karena berdasarkan WHO (2009), pembuatan sufor harus dengan air hangat 70% untuk mencegah berkembangkan kuman E. sakazakii, padahal suhu tersebut justru merusak kandungan probiotik.

Nukleotida, adalah zat gizi utama pembangun DNA di dalam sel tubuh anak dan banyak terkandung di dalam daging. Gunanya membantu meningkatkan fungsi dan kekuatan sistem kekebalan tubuh anak.
Glukosamin, adalah senyawa utama pembentuk jaringan tulang rawan pada persendian, seperti lutut dan tungkai. Umumnya ditambahkan pada susu untuk dewasa. Membantu menjaga fungsi dan kerja persendian, terutama lutut dan jaringan tulang rawan. Glukosamin ditambahkan ke dalam susu bersama dengan khondriotin, senyawa yang membentuk tulang rawan bantalan persendian.

Ekstrak sayuran dan buah, adalah sari pati sayuran seperti brokoli, dan sari pati buah-buahan, seperti jeruk, melon, delima yang ditambahkan ke dalam susu. Bermanfaat menambah nilai gizi agar tubuh anak memperoleh tambahan asupan vitamin dan mineral.