Tips membuat rumah aman bagi bayi memang sangat penting. Setiap orangtua tentu ingin menciptakan lingkungan yang paling aman bagi buah hati tercintanya, baik itu di dalam rumah sekalipun.
Memiliki seorang buah hati yang baru lahir memang sangat riskan dan perlu berhati-hati. Jika anak telah berusia 2 tahun ke atas tentu ia akan sangat lincah dan senang bermain dengan apapun yang ada di sekelilingnya. Oleh karena itu, Anda harus selalu siaga dalam mengawasi si kecil. Mungkin dalam pengawasan Anda sudah merasa cukup ketat dalam memantau kegiatan si kecil, tetapi siapa sangka jika anak Anda dapat melakukan atau memainkan sesuatu yang berbahaya yang ada di sekitarnya terutama di dalam rumah.
Untuk itu, saat anak beranjak lebih besar agar supaya lebih memperhatikan situasi dan keamanan di rumah. Berikut ini beberapa tips membuat rumah aman bagi bayi yang perlu Anda perhatikan dan hindari di dalam rumah agar anak tidak sembarangan memainkannya, antara lain yaitu :
Ruangan umum
Pastikan dahulu semua ruangan yang terdapat di dalam rumah tidak berbahaya yang dapat mengundang anak untuk memainkannya. Dan yakinkan bahwa setiap ruangan di rumah Anda aman bagi si kecil. Pasanglah bantalan atau alat pengaman yang dapat menutupi benda-benda tajam atau berbahaya di sekitar rumah. Saat membeli mainan, pertimbangkan juga untuk penempatan ruang tempat bermainnya.
Kamar anak
Setelah setiap ruangan Anda pastikan dengan aman, maka cek kembali kamar tidur bayi. Untuk posisi boks tidur jauhkan dari lampu, kabel, jendela, dan hiasan lainnya. Jangan menempatkan mainan ataupun boneka di dalam boks tidurnya karena ini dapat mempengaruhi gerak tubuhnya yang terbatas, sehingga bisa membuatnya merasa sempit dan sulit bergerak. Persediaan popok simpanlah pada tempatnya seperti di lemari atau laci pakaian si kecil. Jauhkan anak dari jangkauan lotion, salep, atau apapun yang berbahaya agar menghindari anak memainkannya.
Pusat listrik dan kabel
Agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya saat si kecil sedang berada di kamarnya sambil bermain, Anda perlu mengawasinya juga dengan ketat. Jauhkan dari jangkauan tempat listrik ataupun kabel. Jika perlu untuk mencegahnya, buatlah penutup dari bahan plastik atau kain di setiap pusat listrik agar anak tidak tertarik untuk memainkannya.