* Bayi Tersedak

Ada kalanya, produksi ASI begitu melimpah dan ASI pun mengalir begitu derasnya. Jadi, ketika bayi mengisapnya, ia pun tersedak. Jika hal itu terjadi, sebaiknya ubah posisi menyusui Anda. Ambil posisi yang memungkinkan mulut bayi agak lebih di atas dari letak puting sehingga ASI yang diisapnya tidak lagi mengalir terlalu deras.

* Perut Bayi Kembung (Kolik)

Disebabkan adanya udara yang masuk ke dalam mulut bayi bersamaan saat ia mengisap ASI. Udara itu, memenuhi lambungnya dan membuat perutnya kembung. Menghadapi hal ini, segera sendawakan bayi Anda dengan cara:

1. Telungkupkan tubuh bayi di atas pangkuan Anda. Tahan dadanya dengan lengan Anda. Upayakan posisi kepalanya lebih tinggi dari badannya. Lalu, elus-elus punggungnya hingga ia bersendawa.
2. Dapat pula dilakukan dalam posisi sambil menggendongnya, di mana kepala bayi diletakkan dan bersandar di atas bahu Anda. Lalu, elus-elus punggungnya hingga ia bersendawa.

* Bayi Gumoh

Mungkin disebabkan oleh pemberian ASI yang terlalu banyak (overfeeding), sedangkan perutnya tidak sanggup lagi menapungnya. Bisa juga terjadi pada bayi yang sudah diberi MPASI (Makanan Pendamping ASI) dan pemberian makanannya terlalu banyak. Hal ini dapat diatasi dengan menyendawakannya.

* Bayi Muntah

Penyebabnya karena adanya luka atau infeksi pada tenggorokan. Rasa nyeri pada tenggorokan, dapat membuat ASI yang diisap dimuntahkan kembali. Jika ini penyebabnya, bisa jadi cairan muntah yang keluar disertai dengan bercak darah.

Penyebab lainnya adalah adanya kelainan pada organ dan sistem pencernaan bayi. Misalnya, kelainan pada katup pemisah lambung dan usus 12 jari. Jika ini terjadi, biasanya cairan muntahnya agak kehijauan. Baik muntah karena infeksi tenggorokan maupun muntah karena kelainan organ pencernaan, sebaiknya segera hubungi dokter.