Tanda-tanda bayi sembelit?



Frekuensi pup setiap bayi itu berbeda. Yang penting bukan frekuensinya, tapi bentuk pupnya. Bayi yang mengalami sembelit akan tegang dan kesulitan saat mengeluarkan feses yang keras dan kecil-kecil.



Dia mungkin merasakan nyeri kolik karena sisa tinja di ususnya dan dia mungkin tidak mau makan. Karena merasa sakit saat mengeluarkan tinja, bayi Ibu mungkin secara tidak sadar juga berusaha dan berhenti pup. Hal ini dapat membuat masalah sembelit berlanjut.

Apakah penyebab sembelit?



Sembelit bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk perubahan menu, dehidrasi atau penyakit ringan, misalnya demam. Sembelit jarang dijumpai pada bayi yang disusui dengan ASI karena ASI lebih mudah dicerna.


Apa yang dapat dilakukan?



Ada beberapa hal yang dapat Ibu lakukan untuk membantu bayi Ibu yang mengalami sembelit:


Beri bayi Ibu banyak minum air putih. Pastikan air matang yang tidak panas.

Kekurangan makanan bisa menyebabkan sembelit. Pastikan Ibu cukup memberikan ASI.

Pijat perut bayi Ibu dengan lembut searah jarum jam. Oleskan sedikit minyak bayi untuk membantu memijat.

Mandikan bayi Ibu dengan air hangat

Gerakkan kedua kaki bayi Ibu dengan gerakan seperti mengayuh sepeda.

Apabila Ibu mengkhawatirkan kesehatan bayi Ibu, Ibu sebaiknya berkonsultasi dengan bidan atau dokter Ibu.