Balita gembira dan semakin pintar karena bermain. Sayang jika manfaat yang luar biasa itu tak diimbangi upaya menjaga keamanannya. Ayah dan bunda juga harus memperhatikan keamanan balita saat bermain. Usahakan lokasi bermain, bentuk dan jenis permainan sesuai dengan usianya.

Usia 0-18 Bulan
Lokasi bermain:

Sediakan ruang yang cukup luas agar bayi bebas merangkak, pastikan tidak ada benda-benda tajam dan berbahaya di atas lantai.
Lipat sementara taplak meja agar tak terjangkau tangannya, sehingga ia terhindar dari bahaya kejatuhan barang-barang di atas meja.

Bentuk permainan:

Sesuaikan dengan kemampuan motorik bayi, jik aia belum bisa duduk sendiri tanpa bantuan jangan ajak melakukan permainan yang butuh kemampuan ini.
Durasi bermain tidka terlalu lama agar bayi tidak kelelahan.

Jenis permainan:

Terbuat dari bahan-bahan lembut dan bisa dicuci. Ingat, bayi sukan memakan dan membuang mainan.
Tidak mengandung zat-zat berbahaya.
Tidak ad abagian-bagian kecil yang mudah terlepas karenaanak suka memasukkan mainan ke mulut.
Hindari mainan dengan tali panjang (lebih dari 30 cm) untuk menghindari anak terjerat.

Usia 18-36 bulan
Lokasi bermain:

Jauh dari area dapur karena di tempat ini ada bermacam peralatan yang berbahaya. Sediakan ruangan khusus tempat bermain.
Bila bermain di halaman rumah, kunci pagar untuk mencegah balita berlari k ejalan.
Jangan pernah tinggalkan balita sendirian saat bermain di kolam renang untuk mencegah kemungkinan ia tenggelam.

Bentuk permainan:

Hindari permainan yang dapat membuat balita agresif atau memicu kemarahan dan frustasi, misalnya main perang-perangan atau mainan yang sulit ia lakukan.
Perhatikan waktu bermain agar balita tak lupa waktu, tidka maiu makan dan istrirahat karena keasyikan.

Jenis permainan:

Sesuai usia balita.
Tak mudah pecah.
Bisa menyokong bobot balita jika mainan bis aditunggangi.
Tidak memiliki bagian-bagian tajam.
Ada perlengkapan keamanan, seperti pelampung saat berenang atau ayunan dengan sabuk pengaman.