Share Like
Simpan

Kapan terakhir kali Ibu membersihkan telinga si Kecil? Jangan lupa, telinga si Kecil juga perlu dibersihkan layaknya bagian tubuh lainnya, lho. Pada dasarnya, telinga memang memiliki mekanisme untuk membersihkan diri sendiri. Namun, telinga bagian luar tetap harus dibersihkan secara rutin, Bu.

Salah satu bentuk sakit telinga yang perlu diwaspadai adalah radang telinga tengah. Ternyata, penyakit ini menduduki peringkat ke-2 penyakit yang paling sering menyerang anak berusia 4-5 tahun, sedangkan batuk dan pilek menduduki peringkat pertama.

Penyakit yang sering menyerang balita ini disebabkan oleh saluran penghubung (eustachius) antara telinga tengah dan atap tenggorokan yang berdekatan dengan lubang hidung bagian belakang. Wajar saja, karena saluran penghubung milik si Kecil pada usia tersebut belum sempurna.

Dulu, waktu si Kecil berusia 4 tahun, dia pernah terserang penyakit ini, Bu. Awalnya, saya pikir dia hanya menderita demam biasa. Tiba-tiba, keluar cairan kental dari telinganya, lantas saya langsung membawanya ke dokter untuk segera diobati. Untunglah penyakitnya dapat ditangani sebelum terlambat.

Nah, agar Ibu lebih familiar dengan penyakit ini. Berikut sederet gejala yang dialami oleh si Kecil jika terserang radang telinga tengah : 

  • Demam Tinggi

Gejala awal dari penyakit ini biasanya adalah demam yang cukup tinggi. Bila terjadi peradangan, saluran eustachius akan tersumbat dan kuman dapat masuk, lalu menginfeksi rongga telinga bagian tengah. Peradangan itulah yang biasanya disertai demam pada tubuh si Kecil.

  • Nyeri Telinga

Rasa sakit tersebut muncul karena tekanan dari cairan yang memenuhi bagian dalam telinga tengah, pada gendang telinga. Di usia 4-6 tahun, si Kecil pasti sudah bisa mengeluhkan sakit pada telinganya saat gejala ini mulai dia rasakan.

  • Hilangnya Selera Makan

Jika terserang penyakit ini, si Kecil akan merasa nyeri pada telinganya ketika sedang mengunyah atau menelan. Hal tersebut secara langsung dapat mengurangi selera makannya secara drastis, Bu.

  • Sulit Tidur

Rasa sakit yang diderita oleh si Kecil yang sedang terserang radang telinga memang sangat mengganggu. Oleh sebab itu, tak jarang si Kecil jadi kesulitan tidur karena rasa nyeri di telinganya.

  • Keluar Cairan dari Telinga

Gendang telinga yang robek menyebabkan tekanan cairan yang sangat kuat. Ketika cairan kental tersebut keluar, rasa sakit akan berkurang, dan demam juga menurun. Namun, jangan tertipu ya, Bu. Ini adalah fase di mana cairan tersebut akan mengganggu pendengaran si Kecil.

  • Gangguan Pendengaran

Kondisi ini disebabkan oleh cairan yang menggumpal pada telinga tengah. Cairan tersebut menghambat gelombang suara untuk mencapai gendang telinga. Hal tersebut akan menyebabkan si Kecil tidak dapat mendengar dengan baik.

Itulah beberapa gejala radang telinga tengah yang perlu Ibu ketahui. Sebaiknya, cegah  penyakit ini dengan memeriksakan si Kecil ke dokter THT setiap 6 bulan sekali. Hal ini sangat penting untuk mengecek kesehatan telinganya secara menyeluruh termasuk kemampuan pendengarannya. Biasanya, penyakit ini berlangsung selama lebih dari satu minggu. Oleh karena itu, segera bawa si Kecil ke dokter jika terlihat gejala-gejala yang mencurigakan

Semoga informasi dari saya ini dapat membantu Ibu dalam menjaga kesehatan si Kecil saat ini, ya. Terima kasih sudah membaca, Bu!