Share Like
Simpan

Tes kehamilan dapat dilakukan sendiri di rumah dan hasil tes yang dapat langsung dibaca cukup akurat, selama pemakaian alat tes kehamilan dilakukan sesuai petunjuk. Umumnya alat tes kehamilan bekerja dengan cara mendeteksi hormon kehamilan (Human Chorionic Gonadotropin/hCG) pada urin Ibu yang diproduksi segera pada awal kehamilan.

Alat tes kehamilan yang paling sensitif dapat mendeteksi kadar hCG di bawah 20 mIU, yang umumnya ditemukan pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah keluarnya sel telur yang matang. Bila tes dilakukan terlalu awal, kadar hCG belum cukup untuk terdeteksi, sehingga mungkin hasilnya meragukan atau negatif, walau Ibu telah hamil. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu mengulangi tes kehamilan seminggu kemudian. Urin yang digunakan untuk tes sebaiknya urin pagi hari, karena kadar hCG lebih banyak atau terkonsentrasi. Semakin bertambah usia kehamilan, kadar hCG dalam tubuh Ibu hamil akan semakin bertambah.

Alat tes kehamilan terdapat dalam dua bentuk, yakni berbentuk strip atau berupa kotak dengan lubang atau ‘jendela’ di tengah sebagai tempat untuk ditetesi sampel urin. Belilah alat tes kehamilan di apotek besar atau toko kesehatan dengan tenggat kedaluwarsa produk tidak terlalu pendek, serta kemasannya masih utuh dan terlihat baik. Demikian pula, bila Ibu telah memiliki persediaan alat tes kehamilan di rumah, pastikan tenggat waktu kedaluwarsanya masih jauh dan tidak dalam keadaan lembab, karena umumnya alat ini disimpan di lemari kamar mandi. Bacalah dengan seksama petunjuk alat sebelum melakukan tes, karena tiap merek memiliki cara berbeda-beda.

Sepuluh langkah menggunakan alat tes kehamilan :

  1. Siapkan alat tes kehamilan, jam, cawan/cangkir plastik kecil yang bersih dan kering ( bila diperlukan), dan tempat yang datar.
  2. Cuci tangan dengan air hangat dan sabun.
  3. Duduklah di toilet.
  4. Lakukan sesuai petunjuk, apakah urin perlu ditampung dalam wadah atau Ibu dapat langsung berkemih dan membasahi stik langsung.
  5. Saat berkemih, ambillah aliran urin tengah. Artinya, buang urin awal, tampung urin selanjutnya, namun tidak sampai aliran urin terakhir.
  6. Bila petunjuk menginstruksikan berkemih langsung pada stik, tempatkan bagian stik yang dapat menyerap urin menghadap atas dan berkemihlah dengan aliran urin tengah selama 5-10 detik atau sesuai petunjuk.
  7. Jika petunjuk mengharuskan untuk menampung urin dalam cawan, gunakanlah pipet yang disertakan dalam paket alat untuk mengambil sampel urin. Namun, bila paket alat tidak ada pipet, Ibu dapat mencelupkan ujung strip ke dalam cawan/cangkir penampung urin dan tahanlah selama 5-10 detik, atau sesuai petunjuk alat.
  8. Letakkan stik pada permukaan datar dan kering dengan petunjuk indikator hasil tes menghadap ke atas. Tunggu sesuai petunjuk pada alat hingga terlihat hasilnya. Hasil dapat terlihat satu hingga lima menit kemudian. Beberapa alat lain dapat terlihat hingga 10 menit untuk hasil yang lebih akurat.
  9. Cek hasil tes sesuai petunjuk alat. Biasanya hasil tes dapat ditunjukkan dengan lambang garis atau simbol. Hasil positif menunjukkan Ibu hamil, Sementara hasil negatif menunjukkan tidak hamil. Hasil tes dapat terlihat sebagai garis merah muda atau biru, tanda plus atau negatif berwarna merah, atau warna pada tempat hasil urin berubah atau muncul kata-kata ‘pregnant’ atau ‘not pregnant’. Beberapa alat akan memberikan lambang berbeda, sehingga pastikan untuk membaca arti hasil tes pada petunjuk alat.
  10. Bila hasil tidak tampak setelah ditunggu lebih dari batas waktu yang tertera pada petunjuk, mungkin alat tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya atau tidak valid. Ibu perlu mengulang dengan alat tes kehamilan yang lain. Pengulangan pun sebaiknya dilakukan pada Ibu yang mengalami usia kehamilan muda.

 

Jika hasil tes negatif dan Ibu belum juga datang bulan, ulangi pemeriksaan dua hingga tujuh hari kemudian untuk memastikan hasil yang didapatkan. Sebaiknya Ibu tidak terlalu cepat mengasumsikan hasil tes negatif, terutama bila melakukan tes dalam periode waktu tujuh hari sebelum terlambat datang bulan. Mungkin alat tes kehamilan belum dapat mendeteksi kadar hCG yang masih rendah. Jika Ibu melakukan tes kehamilan yang kedua setelah tujuh hari tes kehamilan pertama dan hasilnya masih negatif serta belum juga datang bulan, sebaiknya temui dokter untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Demikian pula bila hasil tes kehamilan positif, konsultasilah pada dokter atau bidan untuk pemeriksaan kehamilan.