Share Like
Simpan

Wah, senangnya melihat si Kecil bisa terus tumbuh dengan optimal! Kini, ia pun sudah memasuki tahapan baru lagi di tumbuh kembangnya, yaitu mulai mengenal makanan padat. Seperti yang kita tahu, di usia 8 hingga 10 bulan, biasanya bayi sudah mulai terbiasa untuk menyantap menu MPASI-nya. Bagaimana dengan si Kecil, Bu?

Kalau lihat pengalaman saya dan juga ibu-ibu lainnya, kesiapannya menerima MPASI ini tidaklah bergantung dari usia saja. Ibu bisa menerka-nerka saat yang tepat untuk mengenalkan si Kecil kepada makanan padat, jika ia sudah menunjukkan tanda-tanda seperti: sudah kuat mengangkat lehernya saat duduk tegak, atau terlihat masih lapar meskipun ia sudah diberi ASI sebelumnya.

Namun, walaupun sudah siap, bagaimana kalau ia selalu menolak untuk makan MPASI yang Ibu sajikan? Dulu, si Kecil sempat seperti itu, Bu. Awalnya saya cukup bingung dan mencoba untuk mencari tahu alasannya. Ternyata, ada beberapa hal yang bisa jadi faktor pemicu, seperti: tekstur yang berbeda, bau yang asing, atau bahkan memang ia sudah kenyang.

Setelah mencari tahu dan mencoba-coba, kini saya punya beberapa cara untuk menangani kebiasaan menolak menu MPASI yang dilakukan si Kecil itu, Bu. Berikut strategi jitu yang bisa Ibu coba:

 

Jangan dipaksa

Sebagai Ibu, tentu kita ingin si Kecil bisa menerima serta menikmati menu makanan lezat yang kita berikan. Namun, jika ia tidak menginginkannya sebaiknya jangan dipaksa ya, Bu. Memaksa si Kecil justru bisa membuatnya trauma yang berakibat ia menolak makanan tersebut untuk waktu yang cukup lama. Jadi, tetaplah bersabar dan coba untuk mendekatkan sendok berisi makanan terlebih dahulu ke depan mulutnya sambil membujuknya. Apabila ia menolak, coba lagi beberapa saat hingga ia mau membuka mulutnya tanpa perlu dipaksa.

Makan bersama

Saat si Kecil melihat Ibu makan, ia biasanya ikut terdorong untuk turut menyantap MPASI-nya. Nah, sambil makan nanti, Ibu juga bisa mengajarkan cara ia menyantap makanannya dan menunjukkan ekspresi bahwa makanan tersebut terasa lezat. Cara ini bisa membuatnya jadi lebih tertarik untuk menyantap menu MPASI-nya.

Sajikan sedikit demi sedikit

Bu, memperkenalkan makanan yang terlihat asing bagi si Kecil sebaiknya disajikan sedikit demi sedikit. Jika Ibu menyajikannya secara sekaligus, bisa-bisa ia malah kehilangan nafsu makannya, lho. Perkenalkan si Kecil dari satu sendok per hari hingga ia terbiasa. Setelah itu, Ibu bisa menambahkan takaran porsinya.

Tambahkan ASI di menu MPASI-nya

Sebagai awal pengenalan si Kecil terhadap makanan padat, ada baiknya jika Ibu menyampurkan sedikit ASI agar rasanya tidak terlalu asing. Apabila ia tetap menolak, coba Ibu perhatikan kombinasi antara MPASI-nya dengan ASI yang Ibu tambahkan.

Coba dengan variasi menu

Saat Ibu menyajikan bubur labu kuning namun si Kecil menolak, coba ganti menu tersebut dengan satu sendok makan bayi buah pepaya yang sudah dihaluskan atau jeruk peras yang manis. Selain mengenalkan jenis-jenis makanan, variasi menu ini juga bisa menjadi alternatif Ibu untuk mengetahui apa yang disukai olehnya.

 

Bu, mengenalkan menu MPASI memang tidaklah mudah. Ibu harus tetap sabar dan gigih untuk mencobanya terus. Nah, sebelumnya, coba periksakan terlebih dahulu apakah ia memiliki alergi pada jenis makanan tertentu untuk memastikan bahwa menu-menu yang akan Ibu sajikan cukup aman bagi si Kecil. Pada beberapa kasus, ada jenis-jenis buah yang belum bisa diterima olehnya, meskipun anak lain sudah bisa mengonsumsi dengan aman. Tetaplah cermat dalam memilih menu nutrisi tambahan bagi si Kecil ya, Bu agar ia terhindar dari masalah yang nantinya justru bisa mengganggu atau bahkan membuatnya trauma.

Selamat mencoba!