Share Like
Simpan

Wah, senangnya si Kecil yang kini menginjak usia 6 tahun sudah mulai ikut menjalankan ibadah puasa bersama dengan Ayah dan Ibu! Itu artinya, keinginannya untuk mengikuti kebiasaan yang Ibu lakukan juga semakin besar. Dalam rangka memotivasinya selama berpuasa, Ibu bisa menciptakan aktivitas bersama si Kecil yang menyenangkan.

Meluangkan waktu bersama si Kecil sambil ngabuburit tidak harus selalu dengan bermain lho, Bu. Ibu juga bisa mengajaknya ke dapur dan belajar memasak bersama. Yuk, ajak si Kecil menyiapkan menu berbuka puasa bersama-sama. 

Bubur Kacang Hijau

Bahan-bahan:

- 100 gr kacang hijau 

- 1 ¼ ml air 

- ½ sendok teh garam 

- 1 ruas jari jahe, bakar, kupas, memarkan

- 150 gr gula pasir 

- 1 sendok makan tepung sagu + 1 sendok makan air, larutkan

- 150 gr cincau hitam, potong kotak

- 150 gr agar-agar, potong kotak


Kuah Santan:

500 ml santan 

1/2 sendok teh garam 

2 sendok teh tepung maizena + 2 sendok teh air, larutkan untuk pengental

Cara Membuat :

1. Yuk mulai dengan menyiapkan kacang hijaunya terlebih dahulu. Ketika akan merebus kacang hijau, minta si Kecil untuk menuang kacang hijau ke dalam panci menggunakan mangkuk. Setelah itu, minta ia menambahkan garam, jahe, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.

2. Tuangkan tepung sagu agar kental. Masak sampai meletup-letup. Angkat.

3. Sudah, Bu? Sekarang mari mengajak si Kecil membuat kuah santannya. Minta ia untuk mengaduk santan dan garam, lalu tambahkan larutan tepung maizena untuk mengentalkannya. Tunggu hingga meletup-letup lalu angkat.

4. Ajak si Kecil untuk menaruh kacang hijau, cincau hitam, dan agar-agar ke dalam mangkuk. Lalu tuang santan dan sajikan.

 

Kolak Biji Salak

Bahan-Bahan :

- 500 gr ubi merah / ubi manis

- 200 gr tepung sagu

- ½ sdt garam

- 1 lbr daun pandan

- 250 gr gula merah

- 3 sdm gula pasir

- 1 liter air


Kuah Santan :

- 300 ml santan kental

- ½ sdt garam

- 1 lbr daun pandan

Cara Membuat :

1. Yuk, siapkan terlebih dahulu kuah santannya. Ajak si Kecil untuk mengaduk air rebusan santan, garam, serta daun pandan. Jika ia terlihat lelah, bergantianlah dengan Ibu ketika mengaduk. Setelah matang, angkat santan dan dinginkan

2. .Kupas ubi lalu potong-potong dan kukus hingga matang. Sementara itu, Ibu bisa meminta si Kecil untuk menghaluskan ubi yang masih panas. 

3. Sambil menguleni ubi, dampingin si Kecil menuangkan tepung sagu beserta garam sedikit demi sedikit.

4. Saat menyiapkan ubi, Ibu bisa meminta si Kecil untuk membentuk ubi menggunakan cetakan yang ia suka. Misalnya berupa alfabet.

5. Ketika si Kecil sedang asyik membentuk ubi, masak air hingga panas. Masukkan biji salak yang telah dibentuk olehnya dan tunggu hingga mengembang lalu angkat. 

6. Setelah itu masak 1 liter air, gula merah, gula pasir, dan daun pandan hingga matang. Kemudian, ajak si Kecil memasukkan biji salak yang sudah matang ke dalamnya.

7. Jika sudah, dampingi si Kecil untuk menyajikan biji salak buatannya ke dalam mangkuk lalu tuang santan sesuai selera.

 Tidak hanya nikmat, ubi juga mengandung banyak manfaat bagi asupan gizi selama puasa. Kandungan kalsiumnya serta beta karotennya yang tinggi, dapat menunjang pertumbuhan si Kecil. Selain itu, ubi juga diperkaya dengan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah sembelit pada si Kecilnya. Begitu pula dengan kacang hijau. Kandungan fosfor serta vitamin B1, B2, dan antioksidan yangnya dapat membantu pertumbuhan dan mencegah penyakit beri-beri pada si Kecil.

Ketika mengajak si Kecil memasak bersama, sebaiknya Ibu tetap mengawasi proses yang ia lakukan ya, Bu. Misalnya dengan memberikan ia tugas yang mudah dikerjakan seperti menuang bahan-bahan ke dalam panciic dan mengaduk-aduk adonan. Ketika ia berada di dekat kompor atau benda-benda yang panas dan tajam, usahakan Ibu selalu mendampinginya, agar si Kecil terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sudah siap, Bu? Selain mengajarkannya cara memasak, aktivitas seperti ini pun bisa Ibu gunakan untuk mengurangi kemungkinan si Kecil untuk jajan di luar. Baiknya lagi, melihat Ibu dan keluarga menyantap masakan buatannya tentu membuat ia semakin termotivasi untuk melakukannya lagi. Selamat mencoba!