Share Like
Simpan

Apa kabar, Bu? Masih rajin melakukan senam hamil, kan? Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Neuroscience Conference tahun 2013 lalu di San Diego, senam hamil dan olahraga ringan lainnya ternyata dapat meningkatkan perkembangan otak calon bayi.  Untuk tahu lebih jelasnya, ayo simak detail penelitian tersebut di bawah ini:

  • Aktivitas otak bayi baru lahir menyamai bayi berusia 1 minggu.  

Penelitian oleh University of Montreal ini dilakukan kepada 60 wanita hamil yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 30 orang yang melakukan aneka olahraga ringan termasuk senam hamil dan 30 orang yang tidak melakukannya. Saat bayi dari 30 wanita yang melakukan senam hamil telah lahir, diketahui bahwa aktivitas otak si jabang bayi telah menyamai bayi yang berusia 8 hingga 12 hari. 

  • Otak bayi baru lahir dapat memberikan respons lebih baik terhadap suara yang terdengar.

Para peneliti mengetahui perkembangan tersebut dengan menempelkan 124 elektrode di kepala bayi yang baru lahir. Ketika bayi sedang tertidur, peneliti memonitor respons otak terhadap suara yang terdengar di sekitarnya untuk melihat apakah ada reaksi pengulangan pada otak.  Terbukti, bayi-bayi dari 30 wanita yang melakukan senam hamil memberikan respons balik terhadap suara yang terdengar seperti layaknya bayi yang telah berusia beberapa hari. 

  • Ibu hanya perlu berolahraga ringan selama 30 menit setiap hari .

Agar senam hamil yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan otak janin, ternyata Ibu tak harus berolahraga selama berjam-jam setiap harinya. Seperti yang direkomendasikan oleh American College of Obstetrics and Gynecologists, Ibu hanya perlu berolahraga ringan selama 30 menit setiap hari  tentunya dengan persetujuan dokter kandungan.

  • Penelitian membuktikan bahwa senam hamil dan olahraga ringan dapat memberikan efek positif bagi ibu dan janin..

Dr. Jacques Moritz, dokter spesialis kandungan di rumah sakit St. Luke’s-Roosevelt, New York mengakui bahwa selama ini banyak mitos yang berkembang bahwa wanita hamil seharusnya lebih banyak beristirahat untuk kesehatan janin. Padahal, banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa senam hamil dan olahraga ringan lainnya dapat memberikan efek positif bagi ibu yang sedang mengandung dan juga janin seperti yang telah dibuktikan oleh tim peneliti dari University of Montreal tersebut. 

  • Senam hamil dapat mengurangi sakit punggung, risiko diabetes, dan susah tidur.

Dengan melakukan senam hamil dan olahraga ringan lainnya secara teratur saat mengandung, tak hanya otak janin yang mendapatkan manfaatnya. Ibu hamil juga memperoleh manfaat seperti berkurangnya sakit pada punggung, mengurangi risiko terkena diabetes, dan juga mengatasi masalah susah tidur pada malam hari. 

Semoga dengan informasi tersebut Ibu jadi semakin rajin melakukan senam hamil sesuai dengan kemampuan tubuh dan juga ajuran dokter kandungan langganan. Dengan demikian, kesehatan Ibu jadi lebih terjaga dan tumbuh kembang janin juga semakin optimal.