Share Like
Simpan

“Lho kok warna pup-nya hitam?”

 

Pernah mengalami hal seperti ini, Bu? Dulu waktu si Kecil masih baru lahir, saya sempat bingung pas melihat fesesnya itu. Warnanya hitam kelam seperti oli, lengket dan tidak berbau sama sekali. Setelah berkonsultasi dengan dokter, saya jadi tahu kalau di awal kelahirannya, warna feses si Kecil memang akan mengalami perubahan beberapa kali hingga usia balita nanti.

 

Sebenarnya apa saja faktor yang menentukan warna-warna ini, Bu? Selain dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya, ternyata kesehatan si Kecil, juga ikut mempengaruhi warna fesesnya juga, lho.

 

Berikut ini adalah beberapa jenis warna feses si Kecil yang umumnya Ibu temukan dalam setiap tahap tumbuh kembangnya:

  1. Hijau gelap atau hitam dan tidak berbau

 

Nah, ini yang sempat membuat saya bingung dulu. Tapi, sebenarnya warna feses ini normal Ibu temui di awal kelahiran si Kecil (sekitar 2 hari). Feses yang warnanya mirip oli tersebut seringkali disebut sebagai meconium dan berasal dari zat-zat yang masuk ke dalam tubuh si Kecil waktu masih berada di perut kita dulu, misalnya air ketuban dan sel kulit,

 

  1. Kuning kehijauan, teksturnya menyerupai bubur

Warna feses yang satu ini berasal dari ASI yang dikonsumsi si Kecil. Bentuknya bisa cair seperti diare, tapi Ibu tidak perlu langsung khawatir dulu jika si Kecil tidak mengalami gejala-gejala lain, seperti frekuensi BAB yang meningkat, atau muntah dan demam.

 

  1. Coklat agak kental seperti selai kacang

Warna ini bisa Ibu temui ketika si Kecil sudah mulai meminum susu pertumbuhannya.  Siap-siap untuk rajin mengganti popoknya ya, karena di tahap ini, biasanya frekuensi BAB si Kecil mulai meningkat.

 

  1. Coklat gelap dan lebih padat

Inilah warna yang akan Ibu temukan saat si Kecil sudah mulai menyantap makanan pendamping ASI. Biasanya, bentuk feses si Kecil di tahap ini sudah mulai mengental dan juga memiliki bau yang lebih tajam dibandingkan sebelumnya.

 

  1. Hitam Kehijauan

Walaupun warnanya terlihat menyeramkan, jangan panik dulu, Bu. Feses berwarna hitam atau hijau gelap biasanya berasal dari jenis makanan yang mengandung zat besi tinggi. Namun, jika hal ini terjadi terus menerus padahal si Kecil tidak mengonsumsi zat besi, segera konsultasikan ke dokter, ya.

 

Lalu, apa saja jenis warna feses yang harus kita waspadai? Ini dia beberapa contohnya:

 

  • Feses berwarna coklat dan berbentuk seperti batu dapat menjadi indikasi kalau si Kecil sedang terkena sembelit. Perlu Ibu waspadai, jika Ibu menemukan ada bercak merah menyala pada fesesnya, segeralah bawa si Kecil ke dokter. Bisa jadi, ini karena anusnya terluka akibat gangguan konstipasi.
  • Perhatikan juga jika feses si Kecil didominasi oleh warna merah. Kemungkinan ini terjadi karena si Kecil mengalami penyumbatan pada usus atau yang sering dinamakan invaginasi.
  • Warna putih pucat pada fesesnya juga bisa menjadi pertanda kalau ada gangguan pada hati atau empedu si Kecil. Untuk itu, segera konsultasikan ke dokter agar bisa diberikan penanganan lebih lanjut

 

Menarik, ya! Ternyata dari warna fesesnya, kita bisa mengamati kondisi kesehatan si Kecil selama masa tumbuh kembangnya nanti. Semoga artikel ini bisa membantu, Bu!