Share Like
Simpan

Menurut ahli, yang lebih penting adalah kualitas waktu yang dihabiskan bersama si Kecil, dan bukan banyaknya waktu. Seorang ibu bekerja yang meluangkan waktu berkualitas dengan si Kecil, meskipun hanya satu jam setiap harinya, akan memiliki ikatan yang lebih kuat dengan anaknya dibandingkan dengan seorang ibu yang sepanjang hari bersama anaknya tetapi tidak menciptakan waktu yang berkualitas.

Sepanjang waktu bersama si Kecil tidak menjadikan seorang ibu yang tidak bekerja menjadi ibu yang lebih baik dibandingkan ibu yang bekerja. Dengan keterbatasan waktu yang dimiliki, seorang ibu bekerja bisa menjadi seorang ibu yang sebaik atau mungkin bahkan lebih baik dari ibu yang tidak bekerja. Bukan masalah banyaknya waktu, tetapi masalah kualitas waktu yang diluangkan bersama si Kecil lah yang lebih penting.

Ibu bekerja tidak perlu berkecil hati meskipun tidak dapat sepanjang hari bersama si Kecil atau tidak dapat menyuapinya makan siang. Kehadiran ibu di samping si Kecil saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kehadiran dan interaksi yang berkualitas dengan memanfaatkan waktu yang terbatas itu sebaik mungkin, yaitu dengan berkomunikasi dan membentuk ikatan dengan si Kecil, berbicara dan berinteraksi seintensif mungkin.

Penelitian membuktikan, meluangkan waktu yang berkualitas bersama si Kecil merupakan cara yang sangat baik untuk membantu mengembangkan rasa percaya diri. Hubungan yang baik dengan si Kecil, yang berdasarkan pada kualitas waktu, bukan kuantitas waktu, membantu si Kecil untuk tumbuh menjadi dewasa yang percaya diri. Apa saja yang bisa Ibu lakukan untuk menciptakan quality time bersama si Kecil?

  • Lakukan hal-hal rutin seperti makan pagi bersama atau memeluknya erat ketika si Kecil terbangun di tempat tidurnya atau mencium keningnya setiap Ibu hendak berangkat ke kantor atau membacakan dongeng sebelum tidur
  • Berbicara dengan si Kecil, ceritakan apa yang Ibu kerjakan di kantor dan tanyakan apa yang si Kecil alami sepanjang hari ini, atau ketika sedang sarapan tanyakan bagaimana tidurnya semalam
  • Matikan televisi, radio atau telefon ketika Ibu berada di rumah dan meluangkan waktu bersama si Kecil
  • Olah raga bersama misalnya berjalan mengelilingi kompleks perumahan atau bersepeda
  • Libatkan si Kecil ketika Ibu menyiapkan makan malam, biarkan si Kecil menyusun lap atau sendok garpu di meja
  • Sempatkan untuk memandikan si Kecil di pagi hari sebelum ke kantor, mandikan si Kecil sambil bernyanyi bersama
  • Ungkapkan perasaan Ibu ketika Ibu menelpon si Kecil dari kantor, ungkapkan perasaan rindu & sayang Ibu pada si Kecil, serta betapa Ibu sudah tidak sabar ingin pulang ke rumah dan memeluknya
  • Berikan ‘hadiah’, jika si Kecil tadi siang makannya habis dan mau tidur siang. Sebagai hadiah, Ibu akan menemaninya mewarnai buku gambar yang baru Ibu belikan untuknya.


Luangkan selalu waktu berkualitas dengan si Kecil agar si Kecil tidak merasa diabaikan. Jangan lupa untuk melibatkan Ayah dalam menikmati waktu berkualitas Ibu bersama si Kecil. Meskipun sudah ada pengasuh yang membantu menjaga dan memenuhi kebutuhan si Kecil ketika Ibu di kantor, tetapi perkembangan intelektual, sosial dan emosionalnya adalah tanggung jawab Ibu dan Ayah sebagai orang tuanya.