Share Like
Simpan

Melahirkan melalui operasi sesar belakangan sering diberitakan. Tidak sedikit orang tua yang mengajukan permintaan untuk melahirkan buah hatinya melalui operasi sesar. Padahal secara medis, keadaan ibu dan bayi dalam kandungan memungkinkan untuk dilakukannya persalinan normal.

Persalinan normal memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan operasi sesar. Di antaranya adalah membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan bayi. Memeluk bayi selama 15-20 menit setelah persalinan dapat membantu meningkatkan kemampuan ibu untuk merawat bayinya dan memperkuat ikatan antara ibu dan anak. Sentuhan kulit segera setelah bayi lahir juga berkaitan dengan fisiologis dan perilaku saraf yang lebih baik, hubungan keterikatan yang yang positif dan keberhasilan menyusui yang dimulai dengan inisiasi menyusui dini. Selain itu, secara psikis persalinan normal ditoleransi lebih baik dan lebih memberikan kepuasan pada ibu.

Sementara persalinan sesar memiliki beberapa risiko. Bayi yang lahir melalui operasi sesar bisa mengalami sindroma distres pernapasan. Sedangkan ibu berisiko mengalami perdarahan, robekan rahim/leher rahim, cedera kandung/saluran kemih dan mungkin akan melalui masa perawatan pasca melahirkan yang lebih lama di rumah sakit. Jadi operasi sesar sebaiknya hanya dilakukan pada keadaan tertentu, yaitu untuk menyelamatkan ibu dan bayi yang dikandungnya.

Pada situasi apa sebaiknya dilakukan operasi sesar?
• Tidak ada pembukaan jalan lahir
• Bayi besar sehingga tidak dapat melalui jalan lahir
• Bayi kekurangan oksigen (diketahui dari denyut jantungnya yang memburuk)
• Tali pusat telah lebih dulu keluar dari jalan lahir, sedangkan bayi masih di dalam
• Plasenta menghalangi jalan lahir
• Plasenta sudah terlepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir
• Bayi sungsang
• Ibu menderita tekanan darah tinggi (preeklampsi / eklampsi)
• Infeksi pada jalan lahir yang aktif, sehingga dikuatirkan dapat menular ke bayi
• Bayi kembar 2 atau lebih
• Persalinan berlangsung lama dan tidak ada kemajuan, bayi tidak juga lahir.

Dengan demikian, alangkah baiknya Ibu tidak langsung memutuskan untuk melakukan operasi sesar bila kondisi Ibu dan bayi memungkinkan untuk persalinan normal. Ibu dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan untuk mengetahui pilihan persalinan terbaik bagi Ibu agar Ibu dan bayi sehat dan selamat.