Share Like
Simpan

 Keterampilan makan si Kecil akan berkembang sejalan dengan jenis makanan yang dapat dikonsumsinya karena tekstur dan kelembutan makanan perlu ditingkatkan sesuai dengan perkembangan dan kesiapan si Kecil. Walau demikian, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda dan tidak persis sama antara satu dengan yang lainnya.

Usia dan ukuran tubuh hendaknya tidak menjadi patokan mutlak untuk mempertimbangkan jenis makanan dan cara pemberian makanan. Salah satu hal yang penting adalah Ibu perlu melihat keterampilan makan si Kecil saat ini. Apakah si Kecil telah dapat mengkoordinaskan atau mengontrol gerakan tangan ke mulutnya? Hal ini penting untuk diketahui agar Ibu mengetahui kesiapannya untuk diberikan jenis dan tekstur makanan sesuai ketrampilan makannya saat ini.

Keterampilan makan pada bayi baru lahir dimulai dengan kemampuan menghisap dan menelan cairan, karena saat itu perkembangannya masih sangat terbatas sesuai ukuran mulut bayi yang baru lahir. Seiring perkembangannya, si Kecil akan mulai belajar mengunyah makanan padat, dan selanjutnya juga akan mampu mengambil sepotong kecil makanan dari piringnya dengan sendok dan mengarahkannya ke dalam mulut.

Perilaku si Kecil juga menjadi salah satu penentunya. Sebagian anak ada yang bersikap hati-hati dan perlahan-lahan dalam mencoba makanan baru, namun ada pula yang berani mencobanya dengan tidak sabar karena rasa keingintahuannya yang besar. Yang perlu diingat adalah perkembangan si Kecil selalu lebih baik bila didukung oleh Ibu, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.

Berikut ini adalah tahap perkembangan keterampilan makan si Kecil:
• Reflek mencari atau ‘rooting relfex’
Saat mulut atau bibir atau pipi diusap atau disentuh dengan lembut, maka kepala dan mulut bayi akan berpaling mencari benda yang menyentuhnya dan membuka mulutnya. Reflek ini memungkinkan si Kecil mencari puting susu Ibu saat menyusu.
• Reflek menghisap
Setelah mulut si Kecil terbuka akibat sekitar mulut disentuh, maka si Kecil akan mulai dengan gerakan menghisap. Ketika ASI masuk ke dalam mulutnya, bagian belakang mulut akan mulai menelan.
• Reflek dorongan lidah
Saat bibir si Kecil disentuh, lidah si Kecil akan bergerak keluar dari mulut. Reflek ini memungkinkan si Kecil untuk minum dari payudara Ibu, dan bukan dari gelas atau sendok.
• Gag reflex
Saat objek seperti sendok atau makanan padat diletakkan di belakang rongga mulut, dengan cepat objek atau makanan tersebut dikeluarkan ke lidah. Reflek ini adalah salah satu alasan makanan padat diberikan pada saat si Kecil berusia 4-6 bulan. Walau reflek ini dapat menghambat pemberian makan pada si Kecil, namun dapat melindunginya dari kemungkinan tersedak hingga ia belajar mengunyah.

Nah Ibu, dengan memperhatikan perkembangan si Kecil, kini Ibu tahu waktu yang tepat untuk memulai pemberian makanan pendamping / tambahan.