Share Like
Simpan

Apa jenis musik favorit Ibu dan si Kecil? Kalau jawabannya musik dengan tempo cepat berarti sama dengan saya dong. Waktu baru menginjak usia 20 bulan, si Kecil spontan langsung bergoyang bak seorang penari profesional setiap mendengar lagu bertempo cepat di sekitarnya. Duh, lucunya!

Mengingat si Kecil selalu bersemangat ketika mendengar musik seperti itu, saya mulai berpikir. Kira-kira kegiatan positif apa ya yang bisa saya ajarkan pada si Kecil dengan bantuan alunan musik? Setelah berbincang dengan salah seorang kerabat, akhirnya saya memutuskan untuk mengajarkan si Kecil olahraga ringan dengan bantuan iringan musik bertempo cepat kesukaannya. Mau tahu seperti apa proses latihannya? Yuk, simak tahap-tahap berikut ini:

  1. Pilihlah waktu ketika si Kecil tidak baru selesai makan atau sedang tidak lapar. Hal ini perlu diperhatikan agar ia tidak muntah ketika asyik bergerak.
  2. Pasang lagu dengan volumesedang, agar suara Ibu tetap terdengar dengan jelas saat memberi aba-aba.
  3. Jika sudah siap, arahkan si Kecil untuk meregangkan kedua lengan ke samping kiri dan kanan, lalu sejajarkan dengan bahu. Pindahkan kedua tangan ke atas kepala, lalu bertepuk tangan sebanyak 10 kali. Ulangi langkah tersebut sebanyak tiga kali.
  4. Tahap berikutnya adalah latihan jari. Regangkan kedua tangan ke depan, sejajar dengan bahu. Buka dan tutup telapak tangan sebanyak 10 kali. Ulangi langkah tersebut sebanyak tiga kali.
  5. Ubah fokus gerakan ini setiap minggu dengan mengganti anggota tubuh yang lain, misalnya peregangan kepala dan kaki.

Mudah kan, Bu? Sekedar informasi, latihan peregangan ini bisa meningkatkan fleksibilitas si Kecil sejak dini, lho. Berolahraga sembari diiringi musik merupakan sebuah tantangan tersendiri untuknya yang masih tergolong batita. Olahraga sederhana ini bisa dijadikan pengalaman awal si Kecil untuk melakukan multitasking, serta merangsang perkembangan kognitifnya.

Bukan hanya itu saja, olahraga ringan ini bisa melatih kegesitan tangan si Kecil lho, Bu. Aktivitas ini nanti dapat mengasah bakat yang ia miliki, misalnya bakat menggambar, bermain piano, atau menari. Bayangkan saja, betapa bangganya bila kita berhasil mendukung bakatnya menjadi luar biasa melalui aktivitas sederhana.

Saking serunya latihan dengan lagu, saya pun pernah kewalahan, Bu.  Pernah membuat si Kecil tak mau berhenti untuk beristirahat. Padahal, bergerak begitu aktif bisa membuat tubuhnya kelelahan. Nah, supaya proses latihan berjalan optimal, pastikan si Kecil mendapat asupan nutrisi yang tepat setiap hari. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhannya akan Selenium. Zat ini berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya untuk melawan radikal bebas yang bisa merusak sel dan DNA tubuh.

 

Biasanya, Selenium dapat ditemukan dalam sereal, kacang-kacangan, ikan tuna, dan susu pertumbuhan. Untuk melengkapi tumbuh kembang si Kecil, susu Frisian Flag Jelajah tidak hanya diperkaya Selenium. Susu khusus anak usia 1-3 tahun ini juga memiliki kandungan Zinc, Protein, dan zat bergizi lainnya untuk mengoptimalkan perkembangan si Kecil yang sedang gemar menjelajah hal-hal di sekelilingnya. Kalau dia sehat, tumbuh kembangnya pasti lebih optimal. Setuju, Bu?