Share Like
Simpan

Mendengar ajakan mandi, pasti si Kecil sudah bisa membayangkan kesegaran air dan wanginya semerbak sabun atau shampoo. Sesudah mandi, si Kecil pun dapat memilih baju kesukaannya. Untuk mengajak mandi, Ibu juga perlu trik-trik unik agar saat si Kecil agak malas mandi dan saat waktu mandi tiba, Ibu dapat memperoleh waktu yang berkualitas antara ibu dan si Kecil.

Kegiatan mandi perlu Ibu buat menyenangkan agar si Kecil tidak merasa keberatan atau terpaksa untuk mandi. Ikuti cara di bawah ini:

  1. Siapkan mainan yang tahan air di sekitar bak mandi
  2. Membacakan dongeng yang lucu atau bercerita apa saja
  3. Membacakan buku cerita yang terbuat dari bahan anti air
  4. Dengarkan musik favorit si Kecil
  5. Biarkan si Kecil menjadi tokoh khayalannya dan memakai aksesorinya, misalnya dengan tiara bila si Kecil berkhayal menjadi ratu, atau bila si Kecil menjadi ksatria, biarkan si Kecil membawa pedang-pedangannya.

Menuai manfaat mandi

  • Menjadi waktu yang berharga antara Ibu dan si Kecil. Ibu bisa dengan puas membelai kulit halusnya dengan sabun, menghitung jari-jari mungilnya sambil dibilas dengan air. Si Kecil pun akan merasakan sentuhan lembut dan dengan mendengar suara Ibu, akan membuat si Kecil merasa disayang dan diperhatikan.
  • Waktu mandi juga menjadi waktu belajar bagi si Kecil. Lakukan berbagai kegiatan, misalnya ‘memukul’ air yang bisa membuat cipratan-cipratan kecil, membuat ombak kecil, membuat balon dari air sabun. Bila si Kecil sudah dapat duduk, tunjukkan cara menuang, mengisi dan menyemprot air dengan berbagai peralatan dapur yang bersih (misalnya cangkir, botol semprot kecil, dll). Sambil menyabuni si Kecil, tunjuk dan sebutkan nama semua anggota tubuhnya.
  • Mandi dapat menenangkan si Kecil yang sedang rewel. Lakukan pijat lembut saat membilas tubuhnya dengan sabun dan air. Namun jika si Kecil yang rewel tetap menolak mandi, jangan dipaksa, dan ajaklah bermain terlebih dahulu sejenak, lalu ajak mandi.
  • Sesudah mandi dan merasa segar, kadangkala si Kecil menjadi mengantuk dan tertidur.

 

Yang perlu Ibu perhatikan:

  • Bayi yang berusia hingga 6 bulan, tinggi air pada bak/ember mandi sekira 12 cm, atau hingga merendam bagian pundak si Kecil. Untuk usia yang lebih tua, tinggi air tidak lebih dari pinggang dalam posisi duduk.
  • Hindari meletakkan si Kecil dalam bak/ember mandi saat air masih mengalir, karena tinggi air sulit ditebak dan suhu air dapat berubah.
  • Isi bak/ember mandi dengan air dingin dulu dan kemudian tambahkan air panas, untuk menghindari kemungkinan si Kecil kena air panas.
  • Setelah mandi, segera kenakan handuk setelah si Kecil keluar dari bak/ember mandi karena si Kecil mudah kedinginan. Pilih handuk yang memiliki ‘kerudung’ sehingga Ibu bisa langsung ‘membungkus’ kepala dan mengeringkan rambutnya dengan cepat. (‘Panas’ tubuh si Kecil akan cepat menguap dari kepala, jadi penting untuk menjaga kepala tetap hangat).