Whatsapp Share Like
Simpan

Pada umumnya terjatuh atau tersandung dalam proses belajar berjalan adalah hal yang wajar. Semua anak pasti pernah mengalaminya. Terjatuh juga menjadi bagian proses tumbuh kembang si Kecil. Bila si Kecil jatuh saat belajar berjalan berarti keseimbangan tubuh dan kemampuan otot penopang tubuh masih perlu dilatih. Ibu perlu melatih si Kecil cara menyeimbangkan tubuhnya.

Meski kasus jatuh ketika belajar jalan termasuk normal, namun ada beberapa anak yang cenderung terus jatuh padahal usianya sudah cukup untuk berjalan. Hal ini mungkin saja terjadi karena terjadi gangguan dalam tumbuh kembang si Kecil. Dalam kondisi seperti ini Ibu perlu membawa si Kecil untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan konsultasi Ibu bisa mengetahui lebih tepat penyebab si Kecil sering jatuh.

Sistem pertumbuhan si Kecil pasti berbeda dengan bayi lainnya. Penerimaan nutrisi atau rangsangan yang berbeda membuat pertumbuhannya pun berbeda. Si Kecil mengalami pertumbuhan bila kemampuannya sesuai dengan umurnya. Seperti yang Ibu ketahui ada tahap tumbuh kembang dalam setiap pertambahan usia si Kecil. Si Kecil akan mulai belajar berjalan dengan berpegangan di usia 12 bulan. Saat memasuki usia tersebut Ibu harus selalu memperhatikan si Kecil. Ibu sebaiknya mengawasinya agar tidak terkena benda yang bisa melukainya.

Meskipun sering jatuh ketika belajar jalan terbilang normal, Ibu juga harus waspada bila si Kecil jatuh. Apalagi jika si Kecil yang mulanya bisa berjalan dengan baik, lambat laun menjadi sering jatuh. Hal ini mungkin saja disebabkan gangguan tumbuh kembang pada tubuh si Kecil. Gangguan ini tidak hanya disebabkan oleh ketidakseimbangan tubuh si Kecil. Namun bisa saja karena terdapat masalah pada otot-otot kaki atau saraf yang terganggu. Bila hal ini terjadi pada si Kecil, Ibu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Si Kecil akan menangis ketika dia terjatuh karena ini respon yang umum ketika dia merasakan sakit. Lalu dalam kondisi yang bagaimana Ibu bisa membawa si Kecil berkonsultasi dengan dokter? Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter bila si Kecil menunjukkan gejala seperti mengalami pendarahan tanpa henti, rewel dan sulit ditenangkan, pupil matanya membesar, sulit dibangunkan dari tidurnya, kesulitan bernapas, muntah, kejang-kejang, kebingungan, keluar cairan bening dari hidung dan telinga, ada luka cukup parah yang perlu dijahit, lemas, kehilangan tenaga, atau hilang kesadaran (pingsan).

Bila si Kecil menunjukkan salah satu gejala di atas sebaiknya bawa si Kecil ke dokter. Dengan begitu si Kecil akan memperoleh perawatan yang lebih baik. Bila tubuh si Kecil sering terkena penyakit akan menghambat pertumbuhannya. Tubuhnya pun tidak akan kuat melakukan aktivitas apapun. Sehingga Ibu perlu memperhatikan berbagai kemungkinan buruk yang terjadi pada si Kecil.

Untuk mencegah si Kecil cedera karena terjatuh saat belajar berjalan ada tips yang bisa Ibu lakukan. Saat si Kecil bermain atau belajar berjalan jangan ditinggalkan sendirian. Harus ada orang yang mengawasi si Kecil agar terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan. Gunakanlah tempat tidur khusus bayi agar si Kecil terhindar dari risiko jatuh dari tempat tidur.

Pastikan mebel dan peralatan si Kecil tidak berbahaya untuknya. Jauhkan benda-benda yang berpotensi melukai si Kecil misalnya seperti barang pecah belah. Ibu tidak disarankan menggunakan baby walker untuk mengajari si Kecil berjalan. Dengan alat ini si Kecil akan lebih mudah menjangkau apapun sehingga berpotensi membahayakannya. Selain itu dengan adanya baby walker akan menghambat pertumbuhan otot-otot kakinya karena malas menggunakan tenaganya untuk bergerak.

Berikan alas kaki yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kakinya. Pastikan juga alas kaki yang digunakan si Kecil aman di berbagai tempat. Bila alas kaki terlalu licin bisa saja membuat si Kecil terpeleset dan jatuh. Pilihlah alas kaki yang aman untuk pergerakannya. Ketika bepergian letakkan si Kecil di kursi khusus bayi. Pastikan si Kecil duduk dengan nyaman dan aman.

Beberapa tips di atas bisa Ibu coba bila si Kecil sering jatuh saat belajar berjalan. Jatuh juga merupakan suatu proses dalam pertumbuhannya. Jadi Ibu tidak perlu cemas jika si Kecil jatuh sesekali. Hal itu akan membuat si Kecil lebih kuat dan mengenal rasa sakit. Karena dia merasa sakit ketika jatuh kemungkinan dia akan berusaha tidak jatuh lagi saat berjalan. Sehingga jatuh akan membantu si Kecil untuk berjalan dengan benar. Namun Ibu juga perlu berkonsultasi dengan dokter agar pertumbuhannya dapat dipantau.