Whatsapp Share Like
Simpan

Rekreasi menjadi saat yang menyenangkan dan digunakan untuk melepas stres bagi sebagian besar keluarga. Rekreasi juga menjadi sarana untuk meningkatkan eratnya hubungan antar anggota keluarga, sehingga suasana hangat tetap terjaga. Salah satu kegiatan yang menjadi favorit ketika rekreasi adalah berenang.

Bermain dan beraktivitas di air seperti berenang nyatanya dapat menjadi hal yang menyenangkan ketika dilakukan bersama keluarga. Terlebih untuk Ibu dan si Kecil yang mulai beranjak lepas dari masa balitanya. Si Kecil mulai memiliki koordinasi yang baik pada gerak tubuh, sehingga akan semakin aktif bergerak.

Kegiatan berenang sendiri untuk si Kecil memiliki banyak manfaat.Secara fisik, berenang merupakan kegiatan yang sangat sehat karena melibatkan setiap anggota tubuh yang dimiliki si Kecil. Berenang juga menuntut koordinasi badan yang baik agar tidak tenggelam dan bisa tetap berada di permukaan air. Gerak fisik aktif ini menjadi stimulasi yang sangat baik untuk pertumbuhan fisiknya secara umum.

Selain itu jika dilihat lebih jauh, setidaknya terdapat lima manfaat besar yang bisa dirasakan si Kecil dengan memiliki kemampuan berenang. Meski memang sedikit memerlukan usaha untuk belajar berenang, namun keenam manfaat ini akan menjadikannya sepadan dengan waktu dan tenaga yang dicurahkan.

  1. Faktor Keselamatan

    Banyak terjadi kasus di mana anak-anak terpaksa mengalami kejadian tidak diinginkan ketika beraktivitas di air karena ketidakmampuannya untuk berenang. Tak jarang, kasus ini berakibat fatal untuk si korban. Faktor keselamatan jadi poin pertama yang terpenting, sebab mengingat kemampuan berenang si Kecil dapat menjadi penunjang utama keselamatannya ketika beraktivitas di air.

    Artikel Sejenis

    Meski aktivitas yang berkaitan dengan air (misal di kolam renang atau pantai) tetap harus mendapat pengawasan penuh dari Ibu dan orang dewasa lain, si Kecil perlu memiliki kemampuan berenang. Dengan memiliki kemampuan berenang si Kecil bisa bersenang-senang dengan lebih aman dan terjamin keselamatannya.

  2. Olahraga dengan Resiko Rendah

    Jika dibandingkan dengan bentuk olahraga lain, berenang merupakan olahraga dengan resiko yang cenderung rendah. Olahraga fisik lain seperti sepak bola, basket atau bulutangkis misalnya, memiliki resiko lebih tinggi karena baik langsung maupun tidak akan ada resiko benturan dengan benda keras.

    Berenang, menjadi aktivitas yang sepenuhnya berada di air. Si Kecil tidak perlu ragu untuk bergerak karena kolam renang biasanya menyediakan area yang cukup luas untuk setiap pengunjungnya. Selain itu, fasilitas kolam renang selalu memiliki penjaga yang senantiasa mengawasi dan siap mengantisipasi kejadian tidak diinginkan. Resiko cedera yang dialami juga jauh lebih kecil, karena akan minim sekali benturan yang terjadi dengan benda keras.

  3. Melatih Kedisiplinan

    Jika si Kecil memiliki minat untuk menekuni olahraga renang, maka secara perlahan kedisiplinannya juga akan terbentuk. Berenang secara langsung menuntut kemampuan pengaturan waktu yang ketat. Bergerak, mengambil nafas, memanfaatkan momentum untuk meluncur, setiap aspek pada aktivitas ini akan melatih si Kecil untuk lebih memahami pengaturan waktu yang dimilikinya.

    Memang kedisiplinan yang muncul tidak secara serta merta namun bertahap. Berenang, seperti halnya belajar merangkak dan berjalan, membutuhkan waktu yang cukup lama hingga si Kecil dapat mahir melakukannya. Latihan yang rutin serta terarah akan membantu si Kecil untuk dapat mengatur waktunya lebih baik seiring bertambahnya usia.

  4. Latihan yang Sangat Baik

    Bergerak dengan koordinasi sempurna pada setiap bagian tubuh, menjadi latihan yang baik bagi tubuh si Kecil. Disisi lain, kerja otak ketika melakukan koordinasi juga dapat melatih kecerdasan si Kecil. Oleh sebab itu berenang tak hanya berefek baik pada fisik si Kecil secara langsung, tapi juga pada kecerdasan otaknya.

    Kedua latihan ini berjalan bersamaan tanpa disadari si Kecil. Maka dari itu berenang menjadi satu bentuk aktivitas fisik yang sangat disarankan untuk dipelajari si Kecil mengingat manfaatnya yang sangat besar. Terlebih jika berenang dilakukan bersama, maka tidak hanya si Kecil yang mendapat manfaat ini namun Ibu juga akan merasakan hal yang sama.

  5. Kemampuan Seumur Hidup

    Sama halnya seperti bersepeda, si Kecil tidak akan lupa caranya berenang. Kemampuan berenang yang dimiliki si Kecil sejak dini, katakanlah jika ia mulai mahir pada usia 6 tahun, akan bertahan seumur hidupnya. Stimulasi pertumbuhan fisik pada si Kecil yang didapatkannya akan berguna selamanya.

Melihat kelima manfaat tersebut, tentu tidak ada lagi alasan untuk tidak mendorong si Kecil untuk belajar berenang. Selain bermanfaat untuk fisiknya, berenang juga akan melatih kecerdasan otak, dan bisa membantu si Kecil menjadi lebih berprestasi di sekolah. Selalu pastikan si Kecil memiliki persiapan terbaik, seperti meminum susu bubuk pertumbuhan FF 456 PRIMANUTRI, yang tersedia dalam 3 varian rasa lezat dan disukai oleh anak yaitu madu, vanilla dan cokelat, agar tumbuh menjadi anak yang Pintar Kuat dan Tinggi!