Whatsapp Share Like
Simpan

Selama kehamilan tidur yang cukup menjadi hal penting yang harus diperhatikan untuk kebaikan Ibu dan perkembangan janin. Tidak sekadar memperhatikan frekuensi, tapi juga kualitasnya. Bulan-bulan pertama kehamilan, tidur mungkin masih terasa nyaman. Namun, saat bulan semakin bertambah tidur nyenyak akan menjadi sesuatu yang sangat mewah. Posisi tidur favorit saat sebelumnya mungkin akan sulit didapatkan. Ibu akan sering bolak-balik bergerak untuk mendapatkan posisi nyaman tersebut.

Ketika mengandung, tubuh Ibu cenderung mengalami perubahan seperti ukuran perut yang semakin membesar, napas pendek, nyeri asam lambung dan insomnia. Dan ini sangat mengganggu kualitas tidur Ibu karena memang tidak mudah untuk tidur nyenyak dengan perut yang menghalangi. Untuk itu Ibu harus mengubah posisi tidur yang tepat agar dapat menopang tubuh dengan baik serta melindungi organ lainnya. Selain itu tidur dengan posisi yang tepat pun akan menghindarkan Ibu dari resiko sakit pinggang dan punggung. Lalu bagaimana sebenarnya posisi tidur yang disarankan untuk Ibu yang sedang mengandung? Simak penjelasannya berikut ini.

Posisi Tidur yang Tepat

Untuk menghindari rasa tidak nyaman ketika tidur, ada beberapa posisi yang disarankan untuk Ibu hamil yang antara lain.

  1. Menghadap ke Sebelah Kiri

    Posisi tidur terbaik untuk Ibu hamil adalah menghadap ke sebelah kiri. Posisi ini memungkinkan untuk mengalirkan darah dan nutrisi lebih maksimum ke dalam plasenta. Tidur yang menghadap ke kiri pun akan meningkatkan fungsi ginjal yang berdampak baik untuk menghilangkan produk limbah dan mengurangi pembengkakan di kaki, pergelangan kaki dan tangan Ibu.

  2. Posisi Setengah Duduk

    Ibu hamil kerap kali kesulitan bernapas saat berbaring. Mengganti posisi tidur menjadi setengah duduk bisa menjadi solusi karena dapat mengurangi tekanan pada diafragma. Posisi ini juga dapat membantu meredakan rasa mulas, nyeri ulu hati dan gejala kehamilan lain yang kerap kali dialami Ibu. Posisi ini bisa dilakukan dengan menggunakan bantal sebagai penyangga di bagian kepala dan punggung atas.

    Artikel Sejenis

  3. Menyangga Perut

    Sakit punggung karena pertambahan berat bisa diatasi dengan meletakkan bantal di bawah perut. Bantal ini akan memberikan penopang tambahan bagi tubuh Ibu karena mengurangi ketegangan pada punggung sehingga Ibu akan lebih mudah tidur. Ibu bisa menggunakan bantal khusus tidur yang membuat posisi ini lebih nyaman.

Posisi Tidur yang Tidak Dianjurkan

Berlawanan dengan poin sebelumnya, ada beberapa posisi tidur yang tidak dianjurkan untuk Ibu hamil yang antara lain.

  1. Tidur Tengkurap

    Tidur tengkurap sebaiknya tidak dilakukan bukan hanya pada Ibu hamil namun juga orang biasa. Perut dan payudara Ibu yang membesar selama masa kehamilan tentu saja membuat posisi ini sangat tidak nyaman. Akan tetapi, masih ada dampak buruk lain yang didapatkan jika Ibu tetap tidur dengan posisi ini. Ketika tengkurap perut Ibu akan mendorong ke bawah yang membuat usus, paru-paru serta organ tubuh lain berdempetan satu sama lain dan menyebabkan Ibu sulit bernapas. Selain itu, perut Ibu juga akan menekan janin sehingga janin akan terhambat pertumbuhannya atau bahkan mengalami keguguran.

  2. Tidur Terlentang

    Para ahli tidak menyarankan Ibu hamil untuk tidur di posisi ini. Tidur dengan keadaan terlentang akan memberikan tekanan lebih pada punggung, usus dan vena cava Ibu. Tekanan ini dapat memperburuk sakit punggung , menghambat pencernaan dan menyebabkan wasir. Vena cava yang tertekan akan mengganggu sirkulasi darah yang mungkin menyebabkan pusing dan hipotensi atau tekanan darah rendah. Sirkulasi darah yang kurang optimal juga dapat mengurangi aliran darah ke janin, sehingga bayi Ibu hanya mendapatkan sedikit oksigen dan nutrisi.

  3. Tidur Menghadap ke Sebelah Kanan

    Peneliti dari University of Auckland menyatakan bahwa ibu hamil yang tidur menghadap ke sebelah kanan akan menghambat aliran darah menuju janin sehingga bayi kekurangan oksigen. Ini beresiko meningkatkan kematian bayi di dalam kandungan. Posisi ini juga akan menekan organ hati yang berada pada sisi kanan.

Selain memperhatikan posisi tidur, tidur nyenyak bagi Ibu hamil juga bisa dicapai dengan melakukan relaksasi ringan sebelum tidur, diberikan pijatan, minum air hangat serta pencahayaan yang pas. Ini semua akan sangat membantu menciptakan suasana yang rileks dan nyaman. Jangan lupa pula untuk selalu mencukupi kebutuhan gizi Ibu ketika hamil. Karena kegiatan apapun yang dilakukan, jika tidak diimbangi dengan gizi yang seimbang maka akan tetap menimbulkan gangguan kesehatan. Ibu bisa mengonsumsi berbagai jenis buah, sayur, telur, ikan, daging, kacang-kacangan dan lainnya. Bila perlu sempurnakan dengan konsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa coklat yang lezat. Susu dengan kebutuhan gizi yang lengkap untuk kebaikan janin dan Ibu.