Whatsapp Share Like
Simpan

Dalam tumbuh kembangnya, anak memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyerap berbagai hal yang ada disekitar. Mulai dari meniru gerakan, ucapan, tingkah laku, dan berbagai macam hal lainnya, acap dilakukan oleh seorang anak pada masa pertumbuhan. Terkadang orang tua juga terkejut ketika melihat anaknya telah mampu melakukan berbagai hal baru.

Tentu saja, dalam batas kewajaran, perkembangan seorang anak bisa dilihat berdasarkan usia dan apa yang bisa dilakukannya. Banyak sekali panduan yang ada di berbagai sumber, baik internet, informasi dari dokter keluarga, atau sumber lain yang terjamin kebenarannya, mengenai apa saja yang sewajarnya telah bisa dilakukan oleh anak usia empat tahun.

Beberapa hal tersebut biasanya disebut dengan istilah milestones, yakni patokan-patokan umum untuk hal-hal yang biasanya telah mampu dilakukan anak ketika berusia empat tahun. Patokan ini mencakup perkembangan motorik dan juga psikis anak tersebut.

Untuk kemampuan psikis, biasanya anak yang sehat dan cukup pintar telah mampu mengidentifikasi rutinitas yang dilakukannya setiap hari. Hal-hal kecil seperti dimana harus buang air kecil, kapan waktunya makan, kapan acara televisi kesukaannya tayang, dan beberapa hal rutin lain, mulai bisa diidentifikasi dan anak sudah mulai mampu mengingat hal ini.

Selain itu, anak akan mulai mencoba melakukan beberapa kegiatan secara mandiri, tanpa bantuan orang tua. Tentu untuk orang tua yang memiliki anak pada usia ini pernah mengalami argumen kecil dengan buah hati ketika si Kecil tak lagi mau dibantu ketika melakukan hal yang ‘dianggap’ sudah bisa dilakukannya sendiri.

Perkembangan Fisik

Jika melihat perkembangan fisik, yang nantinya akan terkait dengan perkembangan motorik, anak usia empat tahun cenderung telah mulai mampu mengendalikan gerakan dan fisiknya secara mendasar. Pada usia ini umumnya anak mulai senang bermain dan aktif bergerak, tentu terkadang merepotkan untuk orang tua yang senantiasa harus menjaganya.

Terdapat beberapa milestones yang wajarnya sudah bisa dilakukan anak dengan kemampuan fisik dan motorik usia ini. Diantaranya adalah :

  1. Melompat dan berdiri seimbang

    Anak pada usia ini cenderung sangat aktif bergerak dan menyukai permainan yang melibatkan gerak tubuh. Tak jarang, mereka juga kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Wajarnya, anak usia empat tahun sudah mulai bisa mengurangi hal ini dan mulai mampu banyak meloncat dan mendarat dengan seimbang di atas kedua kakinya.

  2. Kayuhan sepeda

    Untuk orang tua dan orang dewasa lain, mengayuh sepeda bukan perkara yang sulit. Namun pada anak usia ini, gerakan dan kemampuan mengayuh sepeda, biasanya roda tiga, merupakan kemampuan yang harus sudah mulai dikuasai. Gerakan ini memang sedikit berbeda dengan berjalan dan berlari. Jika buah hati belum mampu mengayuh sepeda roda tiganya, sebaiknya orang tua mulai mengajari secara bertahap.

  3. Menuang dan menghancurkan makanan

    Meski terdengar sebagai satu bentuk kenakalan, nyatanya kemampuan anak untuk menghancurkan makanan yang berada di depannya merupakan satu bentuk perkembangan motorik yang normal. Gerakan mengayun yang berulang menunjukkan anak telah mampu mengontrol tangannya pada irama tertentu.

  4. Bermain lempar tangkap bola

    Bola merupakan media belajar dan bermain yang baik bagi anak-anak. Biasanya permainan yang biasa dilakukan adalah lempar tangkap. Jika orang tua pernah melakukan lempar tangkap, tentu pernah mendapati buah hatinya bergerak seirama dengan pantulan bola. Sebenarnya ini adalah proses belajar buah hati untuk menyesuaikan dan memperkirakan kapan bola itu bisa ditangkap. Kemampuan menangkap bola yang memantul juga satu bentuk gerakan yang seharusnya sudah dikuasainya.

  5. Bentuk dasar

    Pada media kertas, anak biasanya melakukan corat-coret tidak beraturan sebagai bentuk ekspresi diri. Namun ketika belajar, seorang anak berusia empat tahun seharusnya sudah mampu menyalin bentuk bentuk dasar seperti tanda tambah, bentuk segitiga dan persegi, serta bentuk dasar lainnya. Paling tidak si anak sudah mampu membuat bentuk menyerupai apa yang dicontohkan.

Perkembangan motorik anak perlu diperhatikan secara seksama dan serius ya, Bu. Kemampuan anak untuk melakukan lima hal dasar di atas bisa jadi bukti bahwa buah hati tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya sekarang. Memang tidak sedikit yang masih terbata-bata dalam melakukan beberapa hal yang disampaikan di atas, namun setidaknya ketika buah hati telah menunjukkan usaha untuk melakukan kelima hal tersebut, Ibu dan ayah pastinya bisa merasa lega karena tumbuh kembang si buah hati normal.

Seorang anak dengan kepintaran di atas rata-rata dan intensitas bermain yang cukup, akan mampu dengan cepat menyerap berbagai hal yang ada di sekitarnya. Pendampingan intensif dan perhatian penuh sangat diperlukan, agar anak tetap tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.