Whatsapp Share Like
Simpan

Buah alpukat sering dijadikan menu sarapan bagi banyak orang. Alpukat juga membawa manfaat untuk si Kecil. Berbagai kandungan di dalamnya bisa membantu proses pertumbuhan si Kecil. Alpukat mengandung nutrisi berupa vitamin, mineral, dan lemak sehat yang berguna untuk tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, alpukat sangat dianjurkan dikonsumsi si Kecil sebagai makanan pendamping ASI (MPASI).

Tekstur lembut yang dimiliki alpukat cocok dibuat menjadi bubur atau puree untuk si Kecil. Rasa alpukat juga ringan dan enak sehingga mudah disukai si Kecil. Meskipun masuk dalam golongan buah, alpukat tidak memiliki rasa manis berlebihan seperti buah lainnya. Dengan begitu si Kecil akan lebih mudah mengonsumsinya.

Alpukat memiliki manfaat yang sangat banyak diantaranya sebagai sumber protein. Kandungan protein dalam alpukat lebih tinggi dibanding buah lainnya. Karbohidrat dari alpukat sangat sedikit sehingga tidak akan membuat si Kecil kelebihan konsumsi gula. Kelebihan gula dalam tubuh akan menyebabkan si Kecil tidak tumbuh dengan sehat.

Selain sumber protein, alpukat juga penting sebagai sumber asam lemak tak jenuh yang berfungsi untuk mengurangi risiko peradangan. Asam lemak omega 3 dalam alpukat sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak si Kecil. Kandungan vitamin C dan K yang baik dan dibutuhkan untuk pertumbuhan serta perbaikan jaringan tubuh. Kandungan folat dan kalium berguna untuk membantu mengatur tekanan darah. Kandungan mangan dari alpukat juga berfungsi dalam fungsi otak dan saraf.

Kandungan serat yang penting dari alpukat bermanfaat untuk kesehatan usus si Kecil. Walaupun kandungan zat besi yang dimiliki alpukat tidak tinggi, namun kandungan folat, vitamin C, B6, dan riboflavin yang dimilikinya berfungsi dalam penyerapan zat besi. Sehingga memberikan alpukat sebagai MPASI bisa mencegah si Kecil dari anemia.

Artikel Sejenis

Ibu sudah mengetahui berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi alpukat. Lalu bagaimana cara mengolahnya agar bisa dikonsumsi si Kecil? Alpukat merupakan makanan yang kaya nutrisi dan salah satu makanan yang mudah disiapkan untuk si Kecil. Ibu bisa memberikan alpukat kepada si Kecil saat usianya 6 bulan ke atas. Bila perlu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk menentukan waktu yang tepat mengonsumsi alpukat.

Ibu harus teliti memilih alpukat sebelum diolah menjadi makanan si Kecil. Pilihlah alpukat yang segar tanpa bahan kimiawi. Ibu perlu menghindari buah alpukat dengan bintik hitam atau kerusakan lain yang terlihat pada kulitnya. Pilihlah buah alpukat yang memiliki warna kulit agak gelap dan terasa lembut ketika ditekan. Ibu sebaiknya tidak membeli alpukat yang terlalu keras atau terlalu lembek karena tidak akan enak ketika dikonsumsi.

Setelah membeli alpukat yang sesuai, irislah alpukat hingga terbelah. Sisihkan biji alpukat dan kerok isinya menggunakan sendok. Buanglah kulitnya bila selesai diambil isinya, lalu haluskan isinya dengan blender hingga halus. Ibu bisa menambahkan air sesuai kebutuhan si Kecil. Ibu bisa juga menambahkan ASI atau susu bubuk pertumbuhan ke dalam alpukat yang akan diblender.

Ibu sebaiknya memblender alpukat sampai sangat halus dan encer untuk si Kecil berusia 4-6 bulan. Ketika si Kecil berusia 6 bulan ke atas, Ibu bisa menyajikan buah alpukat dengan bentuk agak kental dan lembut. Dengan begitu si Kecil akan lebih mudah mengonsumsinya dan bisa menerima manfaat yang banyak dari alpukat. Ibu bisa memberikan alpukat yang kaya nutrisi kepada si Kecil lebih sering karena akan berpengaruh baik untuk pertumbuhannya.

Kandungan nutrisi yang banyak dari alpukat akan membuat si Kecil tumbuh menjadi sehat dan kuat. Ibu bisa membuat variasi penyajian makanan ini kepada si Kecil agar dia tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja. Ibu juga bisa membuat alpukat dicampur dengan makanan lain seiring dengan pertambahan usianya. Si Kecil yang terus tumbuh akan membutuhkan lebih banyak nutrisi agar tumbuh sesuai usianya. Ibu sebaiknya memperhatikan kebutuhan tersebut agar tidak ada yang kurang.

Pemberian alpukat sangat disarankan karena kandungan nutrisi yang dimilikinya. Cara menyajikannya pun tidak sulit dan menghabiskan banyak waktu. Buah alpukat juga buah yang mudah didapatkan di pasaran. Ibu bisa mendapatkan buah alpukat yang segar dan baik dengan mudah. Sehingga tidak ada salahnya menjadikan buah alpukat sebagai makanan si Kecil. Rasa yang tidak terlalu manis akan memberikan si Kecil kesan baru akan rasa. Si Kecil akan memiliki pengetahuan tentang berbagai rasa dan tekstur makanan. Nutrisi dari buah alpukat akan membuat si Kecil tumbuh dengan baik dan menjadikan tubuhnya kuat.