Whatsapp Share Like
Simpan

Banyak Ibu yang baru menyadari mereka telah mengandung pada usia kehamilan 5 minggu dari terlambatnya datang bulan. Ibu bisa melakukan tes kehamilan sendiri di rumah dan dari sini Ibu dapat menyimpulkan sendiri. Apabila masih ragu, Ibu dapat mengunjungi dokter kandungan dan kemungkinan besar Ibu sudah dapat dinyatakan sedang hamil.

Karena sudah melalui proses pembuahan dan sebagainya, usia kehamilan 5 minggu mungkin akan mengakibatkan Ibu mengalami ‘morning sickness.’ Perubahan yang lebih terasa pada usia kehamilan ini adalah Ibu harus bersiap ketika mood sering berubah dengan drastis. Ibu dapat merasa gembira, kesal, senang, atau bahkan tidak percaya diri. Segala macam emosi sangat mungkin terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini disebabkan karena si Kecil sedang mengalami pertumbuhan pesat.

Untuk mencegah terjadinya “mental breakdown” yang bisa berdampak buruk pada si Kecil, yuk persiapkan mental Ibu sebaik mungkin dengan melakukan beberapa tips berikut ini.

  1. Bersiap akan Hal Baru
    Proses kehamilan berbeda untuk setiap Ibu. Tapi jangan khawatir, justru dengan ketidaktahuan itu, Ibu berarti bersedia menjalani semua beban yang akan datang. Menjadi orang tua berarti siap menanggung semua konsekuensi. Jadi, jangan takut karena serba tidak tahu, karena itu akan membantu Ibu untuk bisa lebih tenang dan menikmati masa kehamilan.
  2. Mengumpulkan Informasi dari Ibu lainnya
    Informasi yang paling mudah didapat tentu saja dari orang tua sendiri atau mungkin mertua. Ibu juga bisa menanyakan pada kerabat atau teman yang sudah terlebih dahulu menjalani proses kehamilan, tentang pengalaman mereka dan apa saja yang membantu atau yang harus dihindari. Selain itu, orang-orang di sekitar Ibu juga bisa mendukung Ibu secara psikologis sehingga membantu mental Ibu menjadi lebih kuat untuk menghadapi proses kehamilan.
  3. Perubahan Gaya Hidup
    Merubah gaya hidup sudah suatu keharusan ketika Ibu memasuki masa kehamilan, namun memang tidak mudah untuk dilakukan. Maka dari itu, Ibu dapat mulai sedikit demi sedikit menjalani gaya hidup sehat sebelum Ibu dinyatakan hamil. Sehingga saat si Kecil mulai tumbuh dalam janin, Ibu sudah terbiasa dan tidak kaget untuk menjalani gaya hidup sehat.
    Dengan asupan makanan yang sehat dan terkontrol nutrisinya, Ibu dan si Kecil akan lebih mudah menjalani proses kehamilan hingga proses persalinan. Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan Ibu yaitu sumber protein hewani berkualitas seperti yang ada pada susu bubuk untuk ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan 9 gram protein dalam satu gelasnya yang dapat membantu mendukung kesehatan Ibu dan si Kecil.
  4. Selalu Berkomunikasi dengan Pasangan
    Cara terakhir yang direkomendasikan untuk menambah kesiapan mental Ibu saat pertumbuhan janin semakin membesar adalah terbuka pada pasangan. Dengan saling terbuka satu sama lain, ikatan hubungan akan lebih erat dan Ibu dapat mendapatkan dukungan terbaik yang bisa Ibu dapatkan.
    Mempersiapkan mental untuk menghadapi sembilan bulan mengandung si Kecil tidak boleh dianggap sepele. Kehamilan dapat berujung pada depresi dan kegelisahan yang berpengaruh pada pertumbuhan si Kecil. Ibu harus lebih waspada akan hal ini jika memiliki riwayat masalah pada kesehatan mental seperti berikut:
    1. Kesehatan mental pernah terganggu di masa lalu
    2. Hubungan dengan pasangan yang tidak harmonis
    3. Merasa tidak ada dukungan dari orang terdekat
    4. Kecanduan alkohol dan obat-obatan

Kehamilan merupakan masa transisi dan perubahan terbesar dalam kehidupan berkeluarga. Semakin dini Ibu melakukan persiapan, semakin kuat juga kondisi si Kecil dalam janin. Ibu harus lebih pintar dalam menghadapi masalah yang datang saat dalam proses ini. Sebaiknya Ibu menghindari hal-hal yang tidak berkenan dan usahakan selalu terbuka mengenai emosi yang sedang dirasakan agar tidak terpendam dan dapat mengganggu kesehatan mental.

Dengan melakukan tips untuk mempersiapkan mental di atas, kesehatan mental akan tetap stabil dan proses kehamilan akan dilalui tanpa mengalami stres. Penanganan masalah psikologi seperti ini memang tidak mudah dilakukan, pada akhirnya semuanya bergantung pada Ibu sendiri. Semangat selalu, Bu!

Artikel Sejenis