Whatsapp Share Like
Simpan

Periode pemberian MPASI terbilang periode yang rentan untuk pemenuhan nutrisi si Kecil. Maka, penting bagi Ibu untuk memberikan MPASI secara benar agar tidak terjadi malnutrisi. Dalam memberikan MPASI, Ibu perlu memperhatikan kandungan nutrisi dalam makanan, porsi, tekstur, frekuensi makan, dan variasi makanan. Kandungan makanan dan sumber makanan untuk si Kecil pada prinsipnya harus mengandung energi, protein, dan mikronutrien (zat besi, zink, kalsium, vitamin A, vitamin C, dan folat).

MPASI yang sebaiknya dipilih oleh Ibu adalah makanan yang bersih dan aman. Artinya, tidak ada patogen bakteri yang dapat menyebabkan penyakit bagi si Kecil, tidak ada bahan kimia berbahaya atau toksin, tidak ada potongan tulang yang bisa membuat si Kecil tersedak, disajikan tidak terlalu panas dan dengan rasa yang pas. Selain itu, Ibu perlu memilih makanan yang disukai anak, mudah diperoleh, dan mudah disimpan.

Selama MPASI, zat gizi yang si Kecil perlukan utamanya adalah:

Lemak

Lemak berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan sel-sel saraf otak. Kebutuhan lemak yang harus dicukupi si Kecil adalah asam lemak esensial (omega 6 dan omega 3) serta asam lemak non esensial (omega 9, EPA, DHA, AA).

Protein

Protein berfungsi untuk membentuk sel-sel baru yang menunjang pertumbuhan organ-organ tubuh, pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil. Agar si Kecil memiliki tubuh yang kuat dan otak yang cerdas, kebutuhan protein yang harus dipenuhi pada usia 6-11 bulan adalah 18 gram per hari (AKG 2013)

Karbohidrat

Karbohidrat dapat menciptakan energi yang membantu menunjang keseluruhan proses pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Energi juga menunjang si Kecil dalam melakukan aktivitasnya. Kebutuhan energi yang diperlukan si Kecil adalah 950 kkal per hari.

Zat Besi

Zat besi diperlukan untuk pertumbuhan fisik si Kecil dan mempengaruhi penggunaan energi dalam tubuh. Mendorong pembentukan sel darah merah yang membantu proses penyebaran nutrisi serta oksigen ke seluruh tubuh.

Nah Bu, setelah mengetahui nutrisi apa saja yang diperlukan si Kecil, penting bagi Ibu mengetahui apa saja makanan yang cocok untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Beberapa makanan tersebut antara lain:

  • Sereal dan Umbi-umbian

    Sereal seperti beras merah dan umbi-umbian seperti ubi merah merupakan bahan makanan yang kaya akan karbohidrat. Pada tahap awal pemberian sereal, Ibu sebaiknya memberikan satu jenis sereal untuk menghindari potensi alergi pada si Kecil. Umbi-umbian dapat Ibu berikan dengan cara direbus dan dihaluskan terlebih dahulu.

  • Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti, kacang hijau, kacang merah, kacang polong, kacang kedelai, dan lain lain diperlukan si Kecil untuk mencukupi kebutuhan proteinnya. Namun, kacang tanah tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan alergi atau pembengkakan pada tenggorokan si Kecil

  • Sayur dan Buah

    Sayur seperti wortel, tomat merah, bayam, kangkung, labu kuning yang kaya akan kandungan karoten sangat disarankan sebagai MPASI si Kecil. Sayur seperti kol, kembang kol, dan lobak sebaiknya tidak diberikan kepada si Kecil karena mengandung gas dan berpotensi menyebabkan perut si Kecil kembung. Selain itu, Ibu bisa memberikan buah-buahan seperti pepaya, pisang, jeruk manis, apel, melon, alpukat, dan lainnya. Buah bisa mencukupi kebutuhan vitamin dan protein si Kecil.

  • Bahan Pangan Hewani

    Bahan pangan yang berasal dari hewan seperti daging sapi, daging ayam, dan ikan segar mengandung lemak dan protein yang tinggi. Bahan makanan tersebut dapat diberikan dengan cara dihaluskan terlebih dahulu. Telur dapat diberikan ke si Kecil namun Ibu sebaiknya memberikannya secara bertahap dengan porsi kecil karena telur berpotensi menyebabkan alergi kepada si Kecil.

  • Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak yang alami dapat membuat makanan si Kecil lebih lunak dan mudah ditelan. Lemak alami dapat diperoleh Ibu dari bahan seperti mentega, keju, dan jenis minyak umum yang digunakan MPASI seperti minyak kelapa, santa, minyak kacang, minyak jagung, dan lainnya. Dalam pemberian lemak dan minyak dalam MPASI, Ibu sebaiknya memberikan porsi yang secukupnya.

MPASI diberikan saat si Kecil berusia 6-12 bulan saat si Kecil telah memiliki perkembangan pencernaan yang baik. MPASI yang diberikan terlambat dapat menyebabkan si Kecil sulit menerima makanan pendamping di usianya. Selain itu, keterlambatan pemberian MPASI menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan terhambat. Perlu Ibu ketahui, energi dan zat-zat gizi yang dihasilkan oleh ASI tidak bisa mencukupi semua nutrisi si Kecil setelah usia 6 bulan. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk memberikan MPASI dengan bahan makanan yang tepat dan bernutrisi tinggi agar si Kecil memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan perkembangan otak yang optimal.