Whatsapp Share Like
Simpan

Di era ini, tuntutan untuk menguasai bahasa asing semakin tinggi. Hal tersebut disebabkan perlunya bisa berbahasa asing sehingga memudahkan dalam hal komunikasi secara internasional. Si Kecil biasanya akan belajar minimal 2 bahasa yaitu bahasa asing (biasanya bahasa Inggris) dan bahasa Indonesia. Sebagian akan diberikan satu bahasa tambahan untuk dipelajari yaitu bahasa Ibu (biasanya bahasa daerah). Namun, pentingkah untuk si Kecil belajar bahasa Ibu? Berikut ini berbagai alasannya.

Bahasa Ibu sebagai identitas

Mengajarkan bahasa Ibu pada si Kecil sejak usia dini membutuhkan usaha yang tidak mudah. Namun, sepenting itukah bahasa Ibu? Ternyata si Kecil memang perlu menguasai bahasa Ibu karena hal tersebut dapat digunakan sebagai ciri identitas. Dengan memiliki identitas kebahasaan tersebut, akan tumbuh rasa bangga dalam diri si Kecil terhadap bahasa, budaya, serta tempat di mana bahasa Ibu tersebut berkembang.

Memudahkan komunikasi antara Ibu dan si Kecil

Terkadang ketika Ibu sedang marah atau sedih, penyampaian menggunakan bahasa pertama akan lebih membuat lega dan jelas. Akan tetapi hal ini akan menjadi masalah apabila si Kecil tidak memahami bahasa Ibu. Untuk itulah si Kecil sebaiknya belajar bahasa Ibu sejak dini. Hal ini akan memudahkan komunikasi antara Ibu dan si Kecil.

Menciptakan ikatan yang semakin kuat dengan Ibu

Saat si Kecil menguasai bahasa Ibu, ia akan bisa menggunakannya untuk berkomunikasi, bukan? Jika ia sering menggunakannya untuk berkomunikasi dengan Ibu, hal itu dapat menciptakan ikatan yang semakin kuat. Si Kecil akan merasa bahwa dengan Ibu menjadi sangat spesial karena bahasa yang digunakan bukan bahasa formal seperti bahasa nasional dan internasional.

Membantu perkembangan emosi si Kecil

Ketika si Kecil belajar bahasa Ibu, ia tentu akan belajar hal lain yang berhubungan dengan bahasa tersebut. Beberapa hal yang kemudian akan ikut dipelajari adalah mengenai tradisi dan budaya, pakaian adat, serta apa saja yang berhubungan dengan kedaerahan asal bahasa Ibu tersebut lahir. Dengan mempelajari bahasa Ibu, si Kecil akan semakin berkembang secara emosi. Ia akan memiliki sikap-sikap menghargai dan empati terhadap berbagai bentuk warisan budaya.

Artikel Sejenis

Membantu perkembangan intelektualitas si Kecil

Belajar bahasa Ibu dapat meningkatkan kemampuan intelektualitasnya, lho. Dengan memahami bahasa daerah, si Kecil akan memiliki pengetahuan yang lebih luas. Selain itu, terdapat beberapa ungkapan serta perkataan dalam bahasa daerah yang memang sulit dialihbahasakan. Jika si Kecil menguasai bahasa daerah Ibu, tentu ia tidak akan kesulitan memahami beragam ungkapan dan perkataan.

Selain itu, Ibu dapat membantu perkembangan intelektualitas si Kecil dengan cara memberikan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI. Di dalamnya terdapat kandungan omega 3, omega 6, minyak ikan, zat besi, asam sialat, dan sphingomyelin yang tercantum dalam tabel nutrisi sehingga memperkuat memori dan menjadikannya lebih pintar. Terdapat 3 varian rasa yang tentunya disukai si Kecil seperti madu, vanila, dan coklat.

Mengasah kreativitas si Kecil

Dengan belajar bahasa Ibu, si Kecil pun akan terasah kreativitasnya. Ia akan lebih kaya dalam hal kosa kata serta pengetahuan sehingga akan menjadi lebih pintar serta kreatif. Si Kecil dapat memiliki berbagai opsi kebahasaan untuk digunakan dalam waktu dan keadaan yang berbeda-beda. Si Kecil juga menjadi lebih kreatif karena sudah terbiasa berpikir kompleks dengan belajar lebih dari satu bahasa termasuk bahasa Ibu.

Si Kecil turut melestarikan bahasa ibu

Belajar bahasa Ibu bukan hanya penting dan memberi manfaat pada si Kecil saja, namun juga pada kehidupan bahasa tersebut. Si Kecil yang mau belajar bahasa Ibu serta bisa menguasainya dengan baik dan benar memberi peran yang sangat besar pada kelestarian bahasa daerah. Banyak bahasa daerah yang punah karena tidak lagi ada penuturnya. Hal itu dikarenakan para Ibu tidak mengajari si Kecil sehingga mereka tidak lagi bisa menggunakan bahasa Ibunya. Oleh karena itu, si Kecil dapat berperan sebagai agen kebudayaan yang menyelamatkan bahasa daerah dari kepunahan dengan cara mempelajarinya.

Ternyata belajar bahasa Ibu bagi si Kecil sangat penting, lho. Oleh karena itu, Ibu diharapkan dapat mengenalkan bahasa Ibu sejak dini, ya. Si Kecil yang mempelajari lebih dari satu bahasa dalam satu waktu memang akan lebih lambat perkembangan kebahasaannya. Namun hal tersebut sangat wajar terutama pada tahun-tahun awal karena proses pembelajaran. Nantinya, si Kecil malah akan lebih unggul karena menguasai 2-3 bahasa bahkan lebih karena telah belajar sejak usia dini.