Whatsapp Share Like
Simpan

Memastikan asupan nutrisi pada si Kecil sejak dini merupakan peran Ibu yang harus dilakukan untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan si Kecil yang nampak sekali cepat bertumbuh besar. Memantau asupan nutrisi pada si Kecil dapat Ibu lakukan dengan membiasakan si Kecil memiliki gaya hidup yang sehat, pola makan yang seimbang dan teratur. Perlu bagi Ibu untuk menyiapkan menu yang menarik untuk si Kecil dan mengatur pola makannya.

Si Kecil perlu makan tiga kali sehari dengan porsi yang tepat dan nutrisi yang seimbang. Ibu bisa memberikan cemilan yang sehat setidaknya dua kali sehari sebagai selingan dan jeda makanan utamanya. Pemberian cemilan yang sehat di sela-sela waktunya juga penting untuk kebutuhan energi si Kecil dan menghindari si Kecil merasa terlalu lapar. Membiarkan si Kecil mengalami rasa lapar berlebih bisa membuat si Kecil menjadi tidak nafsu makan dan tidak baik bagi kondisi tubuh si Kecil. Jadwal makan yang baik bagi si Kecil setidaknya memiliki jeda waktu 1,5-2 jam.

Menciptakan suasana makan yang menyenangkan serta memberikan menu makanan yang variatif. Dengan begitu, si Kecil akan mulai terbiasa dan belajar mengunyah makanan dengan tekstur dan bentuk yang semakin mendekati masakan keluarga. Hal tersebut juga akan membiasakan si Kecil mengenali masakan Ibu dan membuat nyaman dengan masakan Ibu di usia dewasanya.

Penting bagi Ibu untuk mengatur pola makan yang berimbang bagi si Kecil. Berikut merupakan pola makan berimbang si Kecil yang dapat ibu ketahui:

Sarapan

Asupan dan bekal nutrisi si Kecil untuk memulai aktivitasnya dapat dimulai dengan memberikan sarapan. Pilih menu yang mudah dicerna, sehat, dan tetap mencukupi kebutuhan nutrisinya. Sereal, roti, omelette dapat menjadi menu pilihan. Selain untuk mencukupi nutrisi, sarapan bersama si Kecil dapat meningkatkan ikatan antara Ibu, Ayah dan si Kecil. Maka, setidaknya luangkanlah waktu untuk makan bersama si Kecil setiap paginya.

Artikel Sejenis

Makan Siang

Ibu sebaiknya memberikan menu makan siang yang mengandung banyak nutrisi khususnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan si Kecil. Buatlah menu yang setidaknya mengandung karbohidrat, serat dan vitamin, lemak, dan protein. Ibu bisa membuat variasi sumber karbohidrat seperti beras, mie, pasta, ataupun roti. Jangan lupa untuk memberikan daging atau telur sebagai pemenuhan kebutuhan protein hewani, tempe atau kacang-kacangan untuk protein nabatinya, serta sayuran seperti wortel, tomat, sawi, bayam, dan brokoli untuk pemenuhan serat dan vitaminnya.

Makan Malam

Porsi makan malam si Kecil biasanya tidak sebanyak dengan porsi makan siang ataupun porsi sarapan si Kecil. Perut si Kecil mungkin telah banyak menerima makanan dan cemilan di siang harinya serta si Kecil mulai lelah karena aktivitasnya sepanjang hari. Namun, Ibu tetap perlu mencukupi kebutuhan nutrisinya dengan memberikan makanan. Ibu bisa memberikan makanan yang mengandung nutrisi sama ataupun menu makanan yang sama dengan makan siang. Hanya saja yang perlu diperhatikan oleh Ibu adalah mengurangi porsi makanan si Kecil di makan malamnya.

Cemilan Sehat

Cemilan sehat perlu diberikan oleh Ibu untuk selingan dan mengisi jeda waktu makannya serta menghindari si Kecil kelaparan. Ibu bisa memberikan cemilan yang bergizi seperti, potongan buah, buah kering segar misalnya keripik apel atau pisang, sayuran rebus yang manis seperti wortel, roti panggang, biskuit, potongan kecil keju, puding atau agar-agar, serta cemilan tradisional yang terbuat dari tepung beras.

Biasakan Rutin Minum Susu

Susu mampu melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk mendukung pertumbuhan yang kuat dan perkembangan yang optimal pada si Kecil. Biasakan si Kecil untuk minum susu setidaknya dua kali sehari setelah sarapan dan makan siang. Ibu juga bisa mencampur susu pada cemilan si Kecil misalnya puding.

Si Kecil membutuhkan susu 600 mililiter setiap harinya. Ibu sebaiknya tidak memberikan lebih dari 600 mililiter dan tetap mencukupi kebutuhan air putih si Kecil untuk kesehatannya. Hindari memberikan kebiasaan susu berlebih karena si Kecil bisa kekenyangan dan kehilangan nafsu makan. Berikan susu khusus balita yang memiliki kandungan zat besi, vitamin, kalsium, zinc, asam sialat, yang bagus untuk pertumbuhan tulang dan daya tahan tubuh yang kuat, serta perkembangan kecerdasan otak, keterampilan motorik yang optimal.

Memberikan makan dan membiasakan pola makan yang sehat pada si Kecil seringkali membutuhkan kesabaran dan kreativitas orangtua yang tinggi. Namun jangan khawatir Bu, dengan mengatur pola makan si Kecil Ibu telah membiasakan si Kecil belajar pola makan sehat dan telah memberikan kecukupan nutrisi si Kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya.