Whatsapp Share Like
Simpan

Pergantian musim memang seringkali membawa penyakit pada si Kecil. Kondisi lingkungan yang terkadang panas berganti hujan. Cuaca yang tidak menentu kerap membuat si Kecil terkena penyakit. Saat musim hujan penyakit yang sering muncul seperti batuk, pilek, diare dan lainnya. Walaupun penyakit ini bisa muncul kapan saja namun lebih sering muncul saat musim hujan.

Musim hujan membuat kondisi lingkungan menjadi dingin. Namun karena hujan banyak genangan air di mana-mana. Genangan air tentu menjadi sarang untuk kembang biak nyamuk. Jika nyamuk sudah berkembang biak di lingkungan Ibu maka bisa membawa penyakit demam untuk si Kecil. Ibu harus waspada agar si Kecil tidak digigit nyamuk. Kuraslah genangan air yang ada di sekitar rumah Ibu setelah hujan. Usahakan tidak ada air yang tergenang.

Selain demam si Kecil mungkin akan terkena pilek. Penyakit ini memang umum terjadi saat musim hujan. Pilek membuat si Kecil mengeluarkan lendir hidung atau ingus lebih banyak daripada biasanya. Saat si Kecil pilek sediakanlah tisu untuk mengelap ingusnya. Karena belum banyak tahu si Kecil bisa saja memegang ingusnya. Hal yang paling bahaya apabila si Kecil memakannya. Ingus adalah lendir kotoran sehingga jangan sampai termakan oleh si Kecil.

Saat pilek si Kecil akan merasa hidungnya gatal, ajarilah si Kecil untuk mengeluarkan ingusnya. Beritahu si Kecil bahwa cairan hidungnya itu kotoran dan harus dibuang. Keadaan terburuk dari pilek ini adalah hidung tersumbat. Jika pilek sudah dibarengi hidung tersumbat si Kecil akan kesusahan untuk bernapas. Kalau kondisi sudah seperti ini bawalah si Kecil ke dokter atau pusat kesehatan.

Si Kecil mungkin saja terkena penyakit batuk saat musim hujan. Saat batuk kondisi tenggorokan si Kecil biasanya terasa gatal. Karena rasa gatal tersebut refleks yang keluar adalah batuk. Kondisi tenggorokan yang kering akan membuat batuk terasa lebih sakit. Sehingga saat si Kecil batuk berikan air agar tenggorokannya lebih basah. Bersihkan hidung si Kecil agar pernapasannya tidak terganggu.

Lalu bagaimana cara agar si Kecil terhindar dari penyakit di atas saat musim hujan? Jagalah si Kecil tetap bersih dan kering. Saat musim hujan si Kecil tentu tetap perlu mandi agar tubuhnya bersih. Bersihkanlah daerah-daerah yang rawan lembap dan tempat yang memungkinkan tumbuh kuman seperti area leher, lipatan ketiak, dan organ genitalnya. Setelah mandi keringkanlah tubuh si Kecil dan jangan biarkan bagian tubuhnya lembap atau basah.

Si Kecil harus memakai pakaian hangat dan nyaman. Pakaian yang terbuat dari bahan katun akan lebih nyaman di kulit si Kecil. Pakaiannya bisa mencegah kelembapan yang berlebihan sehingga jamur tidak tumbuh. Sediakan juga jaket agar si Kecil tidak kedinginan saat cuaca semakin dingin.

Hindari si Kecil dari gigitan nyamuk. Saat musim hujan pakaikan baju dan celana panjang. Oleskan juga losion anti nyamuk yang aman untuk kulit bayi dan pasang kelambu di tempat tidur si Kecil. Agar rumah Ibu tidak menjadi sarang nyamuk jagalah kebersihannya. Ibu juga harus menjauhkan si Kecil dari orang yang sakit. Penyakit sangat mungkin ditularkan dari orang sakit. Saat musim hujan virus begitu mudahnya menyebar dan menularkan penyakit.

Seringlah cuci tangan Ibu dan si Kecil. Virus dan bakteri sangat mungkin disalurkan dari tangan. Sehingga untuk membunuh virus dan bakteri tersebut Ibu dan si Kecil harus cuci tangan. Jika Ibu masih menyusui si Kecil maka cuci tanganlah sebelum menyusui. Ibu juga harus cuci tangan setelah ganti popok, sebelum menyiapkan makanan si Kecil, dan setelah pergi dari luar. Si Kecil harus dicuci tangannya setelah ia bermain dan sebelum makan.

Ibu sebaiknya menggunakan air masak untuk minum. Gunakan air yang dimasak hingga matang untuk minum si Kecil. Air minum yang tidak dimasak dengan baik sangat berpotensi menyebabkan diare. Air yang belum masak bisa saja masih mengandung bakteri. Sehingga dengan dimasak hingga matang bakteri itu akan mati.

Buah dan sayur yang akan dikonsumsi oleh si Kecil harus dicuci terlebih dahulu. Buah dan sayur berfungsi untuk meningkatkan daya tubuh sehingga lebih kebal dari penyakit. Agar buah dan sayur terhindar dari bakteri dan kuman maka harus dicuci. Cucilah buah dan sayur dalam rendaman air garam lalu bilas dengan air matang yang mengalir. Dengan begitu bakteri dan kumannya akan mati.

Jagalah kebersihan rumah dan lingkungan. Bersihkan genangan sekitar rumah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Jangan lupa lakukan hal di atas ketika musim hujan ya Bu agar si Kecil terhindar dari penyakit di musim hujan!