Whatsapp Share Like
Simpan

Menghadapi si Kecil susah makan merupakan kesulitan tersendiri bagi orangtua. Hampir semua orangtua pernah mengalami kesulitan tersebut. Bahkan, menurut penelitian terdapat 68 persen dari orangtua merasa frustasi dan stress menghadapi situasi ini. Orangtua biasanya mengkhawatirkan si Kecil akan kekurangan nutrisi dan tidak memiliki fisik kuat jika si Kecil tidak mendapatkan asupan dari makanan.

Jangan khawatir Bu, masalah susah makan pada si Kecil merupakan hal normal yang seringkali terjadi. Namun, Ibu juga tidak boleh abai dan jangan membiarkan si Kecil menunda makan, atau tidak makan sama sekali. Agar si Kecil tetap dapat mengkonsumsi makanan dan mendapatkan nutrisi yang cukup, Ibu perlu tahu cara membujuk si Kecil untuk makan. Berikut merupakan 5 tips membujuk si Kecil susah makan:

  1. Berikan Si Kecil Menu Makanan

    Memberikan si Kecil menu makanan di hari sebelumnya dapat meningkatkan rasa penasaran dan keingintahuan si Kecil tentang apa yang akan ia konsumsi besok. Ibu bisa menanyakan menu yang si Kecil inginkan. Misalnya, “Untuk sarapan besok, Ibu akan membuat sup ayam, kentang panggang keju, dan omelette. Hmm enak semua ya, Adik mau yang mana?”. Selain itu, memberikan makanan yang sesuai dengan pilihannya akan membuat si Kecil mudah makan.

  2. Siapkan Makanan Yang Mudah Dimakan

    Ibu dapat memberikan makanan yang mudah dimakan dan dicerna untuk membangkitkan selera makan si Kecil. Dengan makanan yang mudah dimakan dan dicerna, si Kecil akan berpikir ia tidak memakan banyak waktu untuk menghabiskannya dan masih bisa melakukan aktivitas si Kecil lainnya seperti bermain.

  3. Temani Si Kecil Makan

    Menemani si Kecil makan dengan makan bersama akan membuat si Kecil lebih bersemangat. Makan sendirian akan menjadi kurang menyenangkan bagi si Kecil. Luangkanlah waktu untuk menemaninya makan khususnya di pagi hari. Banyak orangtua yang melewatkan makan bersama di pagi hari dengan si Kecil karena kesibukannya masing-masing. Bila orangtua sibuk sendiri di pagi hari dan membiarkan si Kecil makan sendirian, si Kecil akan menganggap makan di pagi hari tidaklah penting.

    Artikel Sejenis

    Makan bersama adalah salah satu waktu terpenting bagi keluarga untuk berkomunikasi dan mempererat ikatan. Dengan makan bersama, si Kecil juga akan meniru apa yang orangtua makan. Jangan lupa untuk selalu menyediakan sayur-sayuran sebagai menu makanan agar si Kecil juga menginginkan dan tertarik untuk makan sayur.

  4. Batasi Minum Si Kecil

    Batasi minum si Kecil saat ia makan. Terlalu banyak minum dapat membuat si Kecil mudah merasa cepat kenyang. Ibu perlu membatasi minum terutama minum susu dan jus ketika mendekati waktu-waktu si Kecil makan.

  5. Hindari Porsi Makan Terlalu Banyak

    Memberikan makan si Kecil terlalu banyak akan membuatnya cepat bosan saat makan. Perlu diketahui bahwa porsi makan si Kecil berbeda dengan porsi makan orang dewasa. Hindari berpikir bahwa porsi makan yang banyak semakin mencukupi kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan nutrisi si Kecil dapat tercukupi dengan memberikan jenis makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi. Dalam memberikan makan si Kecil, berilah porsi secukupnya. Jika si Kecil menyukai makanan tersebut, ia akan meminta tambah, dan Ibu berhak untuk menambahnya.

Dalam membujuk si Kecil yang susah makan, penting bagi Ibu untuk selalu sabar jika anak memang tidak menginginkan makanan apapun. Ada beberapa kondisi yang membuat anak susah makan, seperti, tumbuh gigi, perut tidak enak, ataupun tidak menyukai makanan yang dihidangkan. Ibu sebaiknya mengetahui kondisi-kondisi tersebut untuk mengontrol asupan makan si Kecil.

Umumnya, si Kecil akan makan saat merasa lapar. Menunggu si Kecil lapar kadang membuat orangtua hilang kesabaran. Namun cara tersebut lebih baik, daripada memaksa si Kecil makan hingga membuatnya menangis.

Melatih disiplin dengan membuat rutinitas makan juga bisa Ibu terapkan. Membuat jadwal makan 3 kali sehari, pada pukul 07:00, 12:00, dan 19:00 serta memberikan beberapa cemilan di sela-sela waktu tersebut dapat mengurangi susah makan si Kecil.

Sebaiknya orangtua menghindari cara membujuk dengan memberikan ‘sogokan’ seperti permen atau makanan manis bila si Kecil menghabiskan makanannya dengan baik. Si Kecil akan menghabiskan makanannya karena ‘sogokan’ tersebut daripada karena keharusan menghabiskan makanannya. Ibu dapat memberikan pujian seperti “Adik pintar, makanannya selalu habis” saat si Kecil menghabiskan makanannya.

Penting juga bagi Ibu untuk memperhatikan makanan yang dihidangkan pada si Kecil. Hindari makanan yang manis-manis dan banyak mengandung serat gula. Menu makanan harus mengandung karbohidrat, lemak ,seperti omega 3 dan omega 6, vitamin, mineral, dan serat. Ibu juga perlu sesekali berkonsultasi dengan ahli nutrisi atau dokter anak terkait pola makan si Kecil.